Di Malaysia Vaksin Sudah 98 %
Menurut Sri Ismail 29 November pemerintah merencanakan membuka kembali pembatasan kunjungan internasional ke Malaysia. Indonesia, termasuk dalam prioritas itu.
Dalam kesempatan pertemuan sore itu, saya bertanya soal parameter yang digunakan Malaysia untuk membuka pembatasan kunjungan internasional. Sri Ismail menerangkan, salah satunya karena Vaksinasi dosis 1-2 sudah menjangkau 98 % populasi penduduk Malaysia. Malaysia kini bersiap untuk vaksinasi ketiga. Secara umum pandemi sudah mereda meski angka penularannya masih naik turun.
“ Kasus positif belakangan hari ini yang terjangkit umumnya belum melakukan vaksin kedua, atau warga yang berusia lanjut yang memiliki komorbid. Secara umum kondisi Malaysia sudah relatif bagus. Secara tehnis, warga asing y boleh masuk sesudah menjalani vaksi kedua di negaranya masing- masing. Sebelum kunjungan menjalani Swab PCR di negaranya. begitu begitu di Malaysia atau Indonesia wajib tes Swab PCR.
“ Di bandara, itu hanya perlu waktu 3-4 jam untuk mengetahui hasilnya,” kata Sri Ismail. Terhadap mereka tidak diwajibkan karantina.

Menurut data, jumlah penduduk Malaysia yang terpapar Covid 19 per tanggal 9 November sebanyak 2,52 juta, yang meninggal dunia 29.427. Kasus terbaru per tanggal 9 November sebanyak 6321. Rata-rata dalam seminggu ini 5119 kasus. Populasi Malaysia 32,37 juta (2020). Sebagai perbandingan, Indonesia 272.229.372 jiwa ( Juni 2021). Yang terpapar Covid19, per tanggal 9 November, total : 4.25 juta, meninggal dunia 144 ribu jiwa. Kasus positif harian pertanggal 9 November 434 jiwa, atau dalam sepekan rata -rata 496 jiwa. Pada awal pembukaan Indonesia – Malaysia, akan dimulai antara Jakarta dan Kualalumpur. “ Kota lain nanti kita lihat perkembangannya, “ ucap Sri Ismail.
Pertanyaan lain yang menggelitik PM Malaysia, datang dari Arifin Asydhad. Ketua Forum Pemred Indonesia itu menanyakan situasi politik di Malaysia dewasa ini.
“ Hehehe Malaysia pun alami satu priode pemerintahan berganti tiga PM,” ucapnya. Yang dimaksud, adalah hasil Pilihan Raya ( Pemilu) Malaysia tahun 2017 yang dimenangkan oleh Tun Mahathir. Di tengah jalan, PM tertua di dunia itu mengundurkan diri. Lalu diganti oleh Muhyiddin Yassin. Dan, Agustus lalu Yassin pun mengundurkan diri, digantikan oleh Ismail Sabri Yacoob.
“Saya pun tak tahu bagaimana satu dua bulan ke depan ini, “ ungkap PM baru itu santai. Sri Ismail jujur, pernyataan mosi tidak percaya terhadapnya memang masih masih terus disuarakan sebagian masyarakat di negeri jiran.
Serahkan Buku

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi