Senin, 1 Juni 2026, pukul : 23:33 WIB
Surabaya
--°C

Bincang Santai dengan PM Malaysia: dari soal Covid, Politik, sampai Berbalas Pantun

Pemred lainnya, Sutta Dharmasaputra (Kompas), Rosiana Silalahi (KompasTV), Titin Rosmari (CNN Indonesia), Arief Suditomo (MetroTV), Lalu Mara Satriawangsa (TVOne), Almukarom Irfan (Republika), Ahmad Munir (Antara), Yadi Hendriana (Sindo), Iwan Kurniawan (Tempo), Rita Uli (detikcom), dan Asro Kamal Rokan sebagai Ketua Ikatan Setiakawan Wartawan Malaysia-Indonesia (ISWAMI).

Suasana bincang sore itu berlangsung santai, diwarnai “demo” berbalas pantun antara Asro Kamal Rokan dan Sri Ismail.

Sri Ismail –kelahiran 18 Januari 1960 — dikenal sebagai politikus senior di Malaysia.
Dilansir Wikipedia, karir awal Sri Ismail adalah pengacara di tahun 80-an. Baru tahun 90 an ia berkiprah di dunia politik dan dipercaya menjadi anggota dewan Kota Temerloh pada tahun 1996. Sri Ismail pernah menjadi Ketua Bidang Gerakan Pemuda, Wakil Ketua Bidang pada 2001, dan menjadi Kepala Bidang Temerloh UMNO pada 2004. Jabatan yang disebut terakhir membuat namanya di dunia politik amat tersohor, hingga akhirnya ditunjuk sebagai Perdana Menteri Malaysia, menggantikan Muhyiddin Yassin yang mengundurkan diri.
Sri Ismail menjabat PM setelah Raja Malaysia bertemu dengan raja-raja Melayu di Kuala Lumpur, 20 Agustus 2021. Namun, ia tidak dapat hadir secara fisik pada waktu upacara pelantikannya, 30 Agustus. Ia masih menjalani masa karantina mandiri setelah dinyatakan ada kontak dekat dengan pasien Covid-19.

BACA JUGA  Dari Bandung ke Istana: Ketika “Kembali ke UUD 1945” Menjadi Gerakan Kedaulatan

Empat Topik

Ada empat topik yang dibicarakan Jokowi dengan PM baru Malaysia tersebut. Pertama, soal pentingnya kerja sama perlindungan warga Indonesia yang ada di Malaysia. MoU perlindungan tenaga kerja domestik Indonesia dapat diselesaikan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan keterangan usai pertemuan Rabu.
Topik kedua,soal negosiasi batas negara. Mulai dari batas darat dan batas laut. “Ini sudah agak lama progresnya, kita harap dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, masalah ini dapat segera diselesaikan,” tambah Jokowi. Ketiga, berkaitan dengan pemulihan ekonomi pasca pandemi. Untuk mendukung upaya pemulihan ekonomi, Jokowi mengatakan Indonesia dan Malaysia sudah sepakat untuk membuat “travel corridor arrangement”
Nantinya, secara bertahap akan dibuka satu per satu pintu masuk di antara kedua negara. “Awal ini mungkin kita mulakan lewat Kuala Lumpur-Jakarta-Kuala Lumpur, dan Kuala Lumpur-Bali-Kuala Lumpur. Jadi inshaallah segera dipercepatkan urusan detailnya. Saya sudah bersetuju supaya joint statement kita buat untuk kita mengumumkan pembukaan border antara Malaysia dengan Indonesia,” ujar Sri Ismail.
Keempat, isu kawasan. Mulai dari isu Myanmar, Laut Cina Selatan, dan lainnya. Presiden Jokowi mengaku senang dan berterima kasih atas kunjungan Sri Ismail ini. “Sebagai negara tetangga dekat dan bangsa serumpun, kita harus memperkuat kerja sama berdasarkan prinsip yang saling menghormati dan saling menguntungkan,” kata Jokowi.

BACA JUGA  Misi Emas Porprov X: Skuad Voli Putra Surabaya Mulai Terbentuk
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.