COP26-KEMPALAN: 45 negara di dunia telah menyetujui adanya perjanjian untuk lebih menjaga alam dan seisinya di bumi pada perhelatan COP26 yang merupakan konferensi lingkungan terbesar pada tahun ini. Dalam perjanjian tersebut, tujuan utamanya adalah bahwa dunia tidak boleh mengulangi kegagalan yang ada di masa lalu.
45 negara yang melakukan perjanjian untuk lebih menjaga alam dan seisinya terjadi pada Sabtu (6/11) yang disetujui oleh AS, Jepang, Jerman, India, Indonesia, Filipina dan lainnya.
Dalam persetujuan tersebut, 4 Miliar USD akan digelontorkan ke dalam bentuk investasi yang kemudian akan membantu inovasi yang berkaitan dengan penjagaan alam.
Agrikultur, deforestasi dan beberapa perubahan yang sangat nampak di bumi telah merubah banyak hal dalam kaitannya dengan kehidupan umat manusia. Terlebih lagi dengan semakin prominennya pemanasan global, gas rumah kaca dan lainnya yang kemudian semakin mendesak negara-negara yang ada untuk segera menjaga alam namun masih berupaya untuk memenuhi semua kebutuhan manusia tanpa merusaknya.
“Permasalahan iklim dan alam saling keterkaitan, kemudian orang-orang yang ada di sekitar kami menghadapi dampak yang sangat terlihat dari adanya kenaikan temperatur” ucap Alok Sharma yang merupakan Presiden dari COP26 di Glasgow.
“Jika suhu terus menerus naik, maka dapat dipastikan 70% terumbu karang tropis yang menjadi tempat berteduh ikan akan hilang jika naik 1,5 derajat Celsius. Jika naik dua derajat celsius, semua terumbu karang akan hilang” ucap tambahnya.
Pada saat ini, dunia telah mengalami kenaikan sebesar 1,2 derajat Celsius yang kemudian menjadi tujuan utama diadakannya COP26 adalah untuk melakukan limitasi kenaikan suhu sebesar 1,5 derajat Celsius.
(France24, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi