“Kami mengakui bahwa ada laporan tentang masalah yang dialami pengguna terkait cut-scene, ekspresi wajah, pergerakan pemain, dan pergerakan bola. Kami meminta maaf atas masalah ini dan kami ingin semua orang tahu bahwa orang-orang Konami menanggapi masalah tersebut dengan serius. Kami berusaha untuk memperbaiki situasi saat ini,” tulis Konami pada awal Oktober lalu.
Di awal peluncurannya, eFootball 2022 langsung diserbu komentar negatif dari penggemarnya. Para penggemar menyayangkan kualitas grafik yang menurun jauh dibanding PES. Muka para pemain tidak mirip sama aslinya, kualitas gameplay-nya juga menurun. (Hitekno, Ihsan Arief)
Editor: Reza Maulana Hikam

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi