MALANG-KEMPALAN–Banjir bandang di Kota Batu, Jawa Timur menyisakan tumpukan material lumpur dan kayu berdiameter.

Kendaraan bermotor hanyut dan sejumlah rumah terendam banjir bandang. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal akibat banjir bandang di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, ada lima orang.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan dari lima korban meninggal itu, tiga diantaranya belum teridentifikasi. “Laporan terkini pukul 10.00 WIB lima korban meninggal dunia,” kata Abdul dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/11).
Tim gabungan sampai saat ini masih terus berupaya melakukan langkah-langkah percepatan penanganan banjir bandang dengan mengutamakan operasi pencarian pertolongan.
“Pembersihan sisa material banjir bandang, mendirikan tempat pengungsian dan distribusi logistik kepada para penyintas,” ujarnya.

Sebelumnya, BPBD Kota Batu juga mencatat, banjir bandang itu telah menyebabkan kerugian materil. Sebanyak 17 unit rumah rusak, 28 sepeda motor rusak dan 3 unit mobil rusak. Selain itu, 8 ekor hewan ternak hanyut terseret derasnya arus sungai dan 6 kandang hewan ternak rusak berat.

Bantuan yang telah didistribusikan meliputi selimut 200 lembar, tenda pengungsi 2 unit, lauk pauk 201 paket, matras 200 lembar, makanan siap saji 204 paket dan masker 2.000 lembar.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa turun tangan langsung dalam penanganan banjir bandang yang menerjang Kota Batu, Jumat (5/11).
Khofifah bergegas menyambangi Kota Batu usai mendapat kabar perihal bencana tersebut guna memastikan penangannya berjalan dengan baik.

Sejumlah instruksi dikeluarkan Khofifah dalam penanganan banjir bandang tersebut. Pertama, keselamatan korban banjir bandang menjadi prioritas utama, sehingga proses pencarian, penyelamatan, dan evakuasi harus dipercepat karena berburu dengan waktu.
Banjir bandang di Kota Batu disebabkan oleh hujan deras akibat fenomena La Nina di wilayah di Jatim. Intensitas hujan tinggi membuat arus sungai Brantas meluap ke sejumlah desa sekitar. (ham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi