Senin, 11 Mei 2026, pukul : 00:30 WIB
Surabaya
--°C

Pemprov DKI Target 12 Taman Baru di 4 Wilayah

JAKARTA-KEMPALAN: Para pemerintah provinsi DKI Jakarta tahun ini berencana untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH) dengan target pembangunan 12 taman di empat wilayah di wilayah metropolitan tersebut. Dengan adanya tambahan 12 taman baru itu, maka akan melengkapi 57 Taman Maju Bersama (TMB) yang sudah lebih dulu ada di DKI Jakarta.

Suzi Marsitawati selaku Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa 12 taman baru tersebut akan dibangun pada empat wilayah. Melihat dari rinciannya, lima lokasi tersebut yang berada di Jakarta Selatan, tiga lokasi lainnya berada di Jakarta Timur, dua lokasi di Jakarta Barat, dan dua lokasi di Jakarta Utara.

“Lokasinya antara lain Taman Pejatian di Pejaten Barat, Taman Sambas Asri di Kebayoran Baru, Taman Samin Neong di Kecamatan Ciracas, Taman Simpang UKU di Matraman, Taman Oasis di Petamburan, Taman Pulir di Duri Kosambi, Cengkareng, dan Taman KP. Muka di Pademangan,” ucap Suzi.

Diketahui, TMB merupakan hasil kolaborasi dari Pemprov DKI dengan masyarakat. Artinya, sejak awal perencanaan tersebut sampai dengan pembangunan maupun hasilnya nanti, melibatkan warga di sekitar lokasi taman tersebut.

“Hingga kini, Pemprov DKI Jakarta terus melibatkan masyarakat dalam tahap awal perencanaan dengan FGD (Forum Group Discussion) sehingga masukan dan ide dari masyarakat dapat tersampaikan dan terealisasi dalam pembangunan taman di lingkungan mereka,” tutur Suzi.

Tak hanya itu, adapun pula Taman Grande yang merupakan hasil revitalisasi taman-taman yang sudah ada sehingga naik kelas. Contohnya, Taman Tebet, Taman Tugu Tani, Taman Langsat, dan Taman Cempaka.

RTH lainnya adalah hutan kota, misalnya Hutan Kota Srengseng dan Hutan Kota Sangga Buana di Jakarta Selatan, serta Hutan Mangrove yang ada di Jakarta Utara.

Pemprov DKI sendiri juga terus berupaya menambah RTH di Jakarta sehingga menjadi kota yang nyaman bagi para warganya. Suzi juga mengatakan bahwa, pihaknya selalu mendorong perusahaan untuk melakukan CSR guna meningkatkan peran sosial yang mendatangkan manfaatnya bagi masyarakat, misalnya membuat ruang hijau di sekitar lingkungan perusahaan dan wilayah-wilayah lainnya.

“Kami melakukan komunikasi agar ruang hijau yang kurang dimanfaatkan dapat diolah dan dihijaukan oleh pemilih lahan tersebut, sehingga manfaatnya dapat terasa bagi masyarakat. Minimal dalam fungsi ekologis sebagai resapan penyaring udara kota,” tandasnya.

Seluruh taman dan hutan kota tersebut merupakan upaya dari Pemprov DKI menyediakan RTH bagi masyarakat. Patut diketahui juga bahwa, RTH tidak seluruhnya dikelola oleh Pemprov DKI. Ada pula RTH milik instansi atau perusahaan BUMN seperti PT KAI yang mengelola garis sempadan rel kereta api dan PT PLN dengan jalur hijau pada jaringan yang mempunyai tegangan tinggi.(cnnindonesia/Akbar Danis)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.