PARIS-KEMPALAN: Penggemar balapan jet darat Formula 1 di seluruh penjuru dunia musim depan bakal semakin dimanjakan. Sebab, kalender Grand Prix (GP) Formula 1 musim depan tak lagi hanya menuntaskan 22 seri balapan.
Melainkan 23 seri balapan. Keputusan tersebut didapatkan dalam pertemuan World Motor Sport Council, Jumat malam (15/10). Sejak kali pertama digelar, baru kali ini Formula 1 menuntaskan sampai 23 seri balapan.
Dimulai dari Bahrain pada 20 Maret, rangkaian 23 GP Formula 1 musim depan akan diakhiri di Yas Marina, Abu Dhabi, 20 November 2022. Rangkaian balapan Formula 1 dikebut supaya bisa berakhir sebelum ajang Piala Dunia 2022 berlangsung, di Qatar.
Presiden dan CEO Formula 1 Stefano Domenicali menyebut, penambahan satu seri ini agar bisa semakin dekat dengan fans. ’’Kami berharap bisa menyambut lebih banyak fans kembali musim depan dan berharap 2022 terasa lebih normal dibanding kehidupan dua tahun tahun terakhir ini,’’ sebut Domenicali.
’’Musim ini, sejauh ini sudah luar biasa dengan pertarungan hebat di atas lintasan, banyak orang yang menonton, dan penggemar yang kembali ke balapan setelah dampak pandemi,’’ sambung Domenicali.
Memang, dari daftar 23 GP F1 musim depan yang sudah disiapkan Formula 1, beberapa seri di antaranya berlangsung di sirkuit yang selama pandemi dua tahun terakhir batal jadi tuan rumah. Australia, Kanada, Singapura, dan Jepang kembali menggelar GP F1 setelah dua musim absen. Begitu pula dengan Portugal dan Turki.
Seri balapan di Miami juga akan berlangsung pada bulan Mei untuk kali pertama. Biasanya, Mei jadi kalender balapan di Eropa. ’’Senang melihat minat untuk jadi tuan rumah balapan Formula 1 musim depan, kami percaya kalender fantastis musim 2022 dengan tujuan seperti Miami bakal bergabung dengan tempat terkenal dan bersejarah lainnya di dunia,’’ harap Domenicali.
’’Pandemi masih menyertai kita semua, dank arena itu kami akan terus waspada dan memastikan semua yang terlibat dalam balapan tetap aman. Melindungi semua personel dan komunitas yang akan kami kunjungi,’’ pesannya.
Presiden Federasi Otomotif Internasional (FIA) Jean Todt menyebut tetap digelarnya F1 selama dua musim pandemi Covid-19 jadi bukti Formula 1 mampu bertahan. ’’Ke-23 GP selama 2022 akan jadi pameran menarik mobil-mobil baru, dan saya menantikannya,’’ sebut Todt. (Crash, Formula 1, Yunita Mega Pratiwi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi