Menu

Mode Gelap

kempalanda · 12 Okt 2021 17:10 WIB ·

Jangan Bersedih…


					Ilustrasi Al-Qur'an. (Abdulmeilk Aldawsari-Pexel) Perbesar

Ilustrasi Al-Qur'an. (Abdulmeilk Aldawsari-Pexel)

Hamid Abud Attamimi

Aktivis Dakwah dan Pendidikan, tinggal di Cirebon

KEMPALAN: “Berusahalah untuk tidak bersedih, baik atas sesuatu yang luput atau hilang, atau atas perlakuan seseorang pada kita. Jika pun kita akhirnya tetap merasa sedih, maka jangan terbawa sampai menjelang tidur malam. Yakinlah semua dalam pengaturan-Nya, maka mohonlah kekuatan dari-Nya. ” Nasehat ini terucap dari seseorang Ibu (87 tahun) yang Ahad kemarin kutemui dirumahnya di kawasan Depok, ketika kumintakan resep hidup sehatnya.

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengkaruniakan usia yang berkah kepadanya… Aamiin.

Ini resep yang singkat, namun pasti tak sesingkat itu menemukan, apalagi menerapkannya.

Namun ini disampaikan oleh seseorang yang telah mengalaminya, ia pasti tau bahwa itu tak mudah, namun jika itu disampaikannya, maka kita harus meyakini bahwa selalu ada peluang untuk meraih Kebaikan, yaitu menjalani hidup tanpa kesedihan yang berlarut-larut. Susah atau mudah adalah persepsi yang akan menjebak kita, maka keputusannya ada pada kita, berpikirlah positif maka keberhasilan tak pernah menjauh.

Kesedihan ibarat cairan yang mulai pekat, semakin kita larut dan terinternalisasi didalamnya, maka semakin kita lebih jauh tenggelam.

Semua seakan semakin gelap dan kita semakin merasa tak berdaya keluar darinya, karena ketakberdayaan itu hakekatnya kita lah yang menciptakan. Merasa lemah mengaburkan akal sehat, dan kita tak bisa lagi memaknai peluang serta kesempatan, semua ikhtiar seakan terkubur dan bumi seakan diam, beku dan cuma menatap sendu.

Simaklah kata-kata Ibu di atas tadi, ‘berusahalah untuk tidak bersedih’, rasanya tak mungkin sepanjang hidup kita tak mengalami kesedihan, tetapi kita pasti bisa menghindari bahkan menghentikannya.

Sampai disini kita faham, menjauhi atau keluar dari rasa sedih harus dimulai dari diri sendiri, jangan terlalu bergantung pada orang lain.

Yang pertama…

Artikel ini telah dibaca 199 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Memaknai Jabatan Sebagai Amanah

22 Oktober 2021 - 19:59 WIB

Meluruskan “Maulid dan Selawat”

19 Oktober 2021 - 15:49 WIB

Mengenang Muhammad Rasulullah

19 Oktober 2021 - 15:37 WIB

Kongres Nasional Indonesia Kompeten II 2021, Akselerasi SDM Kompeten

19 Oktober 2021 - 15:22 WIB

Pada Rasulallah Shallallah Alaihi Wassalam Kita Belajar dan Meneladani

18 Oktober 2021 - 07:50 WIB

Rakyat Azerbaijan Merayakan 30 Tahun Kemerdekaan dengan Kesuksesan Besar

17 Oktober 2021 - 12:51 WIB

Trending di kempalanda