Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 12:35 WIB
Surabaya
--°C

Mar’ie Muhammad: Mr. Clean dan Aktivis Anti-PKI dari Ampel

Lepas kuliah dan setelah berhasil meraih gelar terakhirnya sebagai Master of Arts in Economics, dari Universitas Indonesia, Mr. Clean mulai meniti kariernya di Direktorat Jenderal Pengawasan Keuangan Negara Kementerian Keuangan pada 1969 – 1972. Berlanjut kemudian pada 1972 – 1988, Ia mengabdikan dirinya di Direktorat Jenderal Pembinaan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Kementerian Keuangan, dengan jabatan terakhirnya sebagai Direktur.

Meski kariernya sempat terganjal akibat tercium oleh pihak Istana yang mensinyalir dirinya merupakan aktivis garis keras sebagai anggota HMI, akhirnya Ia menduduki jabatan pentingnya dalam pemerintahan orde baru, Ia pun akhirnya diangkat menjadi Direktur Jenderal Pajak 1988 – 1983. Di masa periode kepemimpinannyalah, Ia berhasil mengubah nama Kantor Pajak menjadi Kantor Pelayanan Pajak.

Mr. Clean muda bersama eksponen 66.

Perubahan nama yang dilakukannya itu adalah sebuah terobosan yang mampu menyadarkan masyarakat, bahwa pajak adalah alat pembangunan yang senantiasa dimanfaatkan untuk melayani segala kepentingan rakyat.

Karier terakhir dan tertingginya dalam birokrasi permerintahan adalah saat dirinya diangkat oleh Presiden Soeharto menjadi Menteri Keuangan pada Kabinet Pembangunan VI, 17 Maret 1993. Prestasi yang ditorehkannya selama 5 tahun menjabat sebagai Menteri Keuangan tersebut, Indonesia pernah dinobatkan sebagai pelopor di Asia Tenggara dalam bidang perekonomian

Tahun 1995, majalah Asiamoney yang berpusat di Hong Kong memberinya penghargaan kepada Mr. Clean sebagai Menteri Keuangan terbaik, karena kemampuannya dalam mempertahankan posisi indonesia di kondisi yang sangat sulit kala krisis ekenomi tengah mendera Bangsa Indonesia.

Atas pengabdian jasanya terhadap negara, pemerintah memberinya anugerah Bintang Maha Putra, sebuah penghargaan tanda kehormatan tertinggi kedua yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Saat akan menerima penghargaan itu di istana negara, Mr.Clean datang dengan mengendarai mobil kijang bututnya, sontak penjaga istana menghadang tapi seketika itu juga tersentak, dari balik jendela kaca mobil butut yang dibukanya, di hadapannya adalah seorang pejabat negara sekelas menteri yang menjadi tamu khusus, sebagai penerima Bintang Maha Putra yang akan disematkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia.

Penggalan peristiwa yang…

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.