Sabtu, 30 Mei 2026, pukul : 05:22 WIB
Surabaya
--°C

Dua Jurnalis Menangi Penghargaan Nobel Perdamaian

Nobel Perdamaian-HindustanTimes

Komite Nobel memberikan sebuah alasan mengapa mereka memiliki Maria Ressa karena pada tahun 2012, ia mendirikan Rappler yang merupakan situs berita dimana memiliki fokus untuk memberikan perhatian kepada Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. Dalam salah satu artikel di Rappler, ia menyebut Duterte sebagai “Kontroversial, pembunuh dalam kampanye anti-narkoba”.

 

Maria Ressa-CNN
Maria Ressa-CNN

Kemudian ia juga mendokumentasikan bagaimana media sosial digunakan untuk menyebarkan berita palsu yang kemudian menyerang musuhnya serta memanipulasi suara publik.

Berkat tindakannya tersebut, ia dituduh telah menyebarkan fitnah dan diberikan hukuman penjara yang kemudian mengagetkan semua pers secara global.

NEXT: Kemudian, Muratov…

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.