Moskow-Kempalan: Pada Senin (4/10), Utusan Rusia untuk Afghanistan, Zamir Kabulov mengatakan bahwa Rusia mungkin saja melakukan usul untuk mengadakan pertemuan Dewan Keamanan PBB dalam waktu dekat untuk memaksa koalisi AS melaporkan tindakannya di Afghanistan selama ini.
Mengutip dari media Sputnik, perwakilan presiden Rusia, menambahkan perkataan diplomat Rusia bahwa memang pihaknya kemungkinan akan mengusulkan pertemuan DK PBB. Rusia hanya ingin mendengar laporan dari tindakan koalisi AS di Afghanistan saja, namun tidak sampai mencoba untuk membela Afghanistan atau usul untuk mengangkat sanksi yang ada. Pihak Rusia mengatakan bahwa sangat terlalu dini untuk menghapus Taliban dari daftar sanksi internasional sehingga pihaknya setuju dengan sanksi yang ada.
Meskipun begitu, Rusia sudah mulai memberikan pengakuan secara sedikit demi sedikit kepada Taliban sebagai penguasa baru yang sah di Afghanistan. Diplomat Utusan Rusia untuk Afghanistan, Kabulov mengatakan bahwa DK PBB tidak seharusnya merevisi sanksi yang diberikan kepada Taliban karena ia percaya bahwa Rusia tidak akan tergesa-gesa untuk melakukan kontak diplomatik secara resmi di waktu mendatang.
“Kami tidak ingin mengubah apa yang ada selama ini dalam konteks sistem sanksi kepada Taliban, kami juga percaya bahwa kami akan bijak serta tidak terburu-buru (Untuk memberikan pengakuan kepada Taliban)” ucap Kabulov.
Kabulov juga mengatakan jika sekiranya Taliban dapat membentuk struktur kabinet yang inklusif serta mewakili semua yang ada, maka mungkin Rusia akan memberikan posisi yang lebih jelas untuk memberikan pengakuan sepenuhnya kepada Taliban.
(Sputnik/RepublicWorld, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi