Lima-Kempalan: Presiden Peru, Castillo Terrones mengumumkan bahwa negaranya akan melakukan reformasi agraria kedua dengan tujuan untuk mempromosikan prosedur agrikultural yang inklusif bagi lebih dari 2 juta warganya.
Castillo mengatakan bahwa reformasi agraria kedua tersebut akan memperbolehkan negara untuk mengintervensi para petani dalam konteks komunikasi, teknologi hingga bantuan teknis.
“Banyak orang yang salah paham mengenai kata ‘Reformasi Agraria’ karena selalu identik dengan perebutan lahan. Hal tersebut merupakan kesalahan besar, dan kami memastikan bahwa hal tersebut bahkan tidak terlintas di pikiran kami. Jika memang benar ada pihak yang seperti itu, maka pemerintah tersebut ‘Aneh’” ucap Castillo.
Ia memastikan bahwa reformasi agraria kedua tersebut akan memberikan kebijakan bagi pemerintah untuk tidak hanya memonitor semua agraria, namun juga untuk membangun kembali nilai-nilai keluarga, komunitas dan kerja sama sebagai satu kesatuan bangsa.
NEXT: Pemerintah Peru telah memiliki rencana…

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi