Jumat, 5 Juni 2026, pukul : 02:42 WIB
Surabaya
--°C

Demonstran di Paris Desak Uni Eropa Larang Semua Produk yang Berkaitan dengan Uighur

KEMPALAN: Sebelumnya, Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen berpidato pada 15 September untuk mengumumkan rencana Uni Eropa akan adanya larangan impor produk yang dibuat dengan menggunakan pekerja paksa. Beberapa minggu setelah pidatonya tersebut, lebih tepatnya pada hari Sabtu (2/10), para aktivis di Prancis melakukan aksinya di Place de la Republique Paris untuk mendesak Uni Eropa memberikan hukuman kepada Tiongkok karena melanggar HAM etnis Uighur

Anggota Parlemen Eropa, Raphael Glucksman, menuduh perusahaan Eropa yang ada di Tiongkok menghalangi upaya Uni Eropa dalam melarang adanya impor produk yang dibuat oleh pekerja paksa.

“Ketika kami ingin mengesahkan undang-undang yang akan melakukan oposisi terhadap Tiongkok, kami akan berhadapan dengan perwakilan perusahaan Eropa dan bukan dihubungkan yang bekerja untuk pemerintahan Tiongkok. Pada saat ini, tempat ternyaman bagi Tiongkok bukan lagi di kedutaan, melainkan perusaahan Eropa yang ada di negaranya” ucap Raphael Glucksman.

BACA JUGA  AVC Women's Volleyball Nations Cup 2026

Sebagian besar orang Uighur di Xinjiang adalah beragama Islam. Dalam laporan dari badan PBB yang mengurusi hak asasi manusia, UNHRC, sekiranya kurang lebih satu juta etnis Uighur di Tiongkok ditahan di kamp-kamp penahanan dan dipaksa untuk bekerja di luar keinginannya. Para aktivis hak asasi manusia pun menuduh Tiongkok melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap etnis Uighur. Namun, Tiongkok menyangkal tuduhan itu dan tetap mempertahankan kamp-kamp sebagai alasan untuk ‘pendidikan ulang’ yang bisa diikuti secara sukarela oleh masyarakat untuk melawan ekstremisme.

(France24, Muhamad Nurilham)

Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.