Jumat, 5 Juni 2026, pukul : 04:25 WIB
Surabaya
--°C

Dibantai NTB 1-5, Tim Futsal Jatim Pulang tanpa Medali

MIMIKA-KEMPALAN: Tim futsal Jatim dibantai Nusa Tenggara Barat (NTB) 1-5 dalam laga perebutan medali perunggu di GOR Futsal SP2 Mimika, Minggu (3/10). Dengan hasil tersebut tim futsal Jatim harus angkat koper dari tanah Papua tanpa membawa pulang medali.

Lima gol NTB dalam laga ini masing-masing dicetak Muhammad Farjrin Akbar pada menit 3, Makrifatul Amri (7), Romi Humadri (10,22), dan M.Wahyu Hidayat (36).

Sedang satu-satunya gol balasan tim futsal Jatim dicetak Januardy Ramdhani pada menit ke-36 setelah pelatih Eko M.Purbo menerapkan strategi power play.

Pada laga yang sempat berlangsung panas ini, penjaga gawang Jatim Muhammad Ulul Arham diganjar kartu merah. Pasalnya, ia dinilai sengaja melabrak pemain NTB, Romi Humadri hingga digotong keluar lapangan. Akibatnya pada menit 48 Jatim harus bermain dengan empat pemain.

BACA JUGA  UAS UNESA 2025-2026

Kendati unggul jumlah pemain, NTB gagal menambah koleksi gol. Sampai peluit panjang ditiup wasit Evi Supriatna, kedudukan 1-5 tidak berubah.

Asisten pelatih tim futsal Jatim Agus Himawan mengatakan, dalam suatu pertandingan performa pemain fluktuatif, kadang naik kadang turun, fluktuatif. “Mungkin hari ini bukan harinya (Jatim), kita terus berjuang menekan lawan, tapi hasilnya seperti ini,” kata Agus Himawan kepada awak media usai pertandingan.

Namun demikian, Agus memuji permainan NTB yang tetap stabil sejak awal hingga akhir laga. Sehingga ia menilai NTB berhak untuk memenangkan pertandingan dan merebut medali perunggu.

“Bukan berarti tim kita tidak punya perlawanan. Tim kita juga baik sebetulnya. Cuma ya itulah pertandingan, ada kalah ada menang,” tegasnya.

Menurut Agus, jika melihat hasil pada PON XX Papua, Jatim memang diakui gagal karena pulang tanpa membawa medali. Namun, untuk pembibitan Jatim sudah berhasil memunculkan beberapa pemain yang masih bisa tampil pada PON XXI/2024 di Aceh. “Ada tiga sampai empat pemain,” ujarnya.

BACA JUGA  Satu Rumah, Tiga Matra Garuda: Jejak Emas Keluarga Atlet Mukti Wibowo Mengguncang Asia

Di antaranya adalah Adriano Tomassy, Vicky Irawan, dan Albert Sadewa. “Itu jika PON XXI mendatang regulasinya tetap under U-23,” katanya.

Untuk itu, lanjut Agus Himawan, Jatim sudah harus mulai berbenah mulai sekarang. Perlu ada evaluasi setelah PON XX Papua usai, sehingga ke depan hasilnya bisa lebih bagus lagi.

Sementara itu, tuan rumah Papua berhasil merebut medali emas di cabor futsal. Di partai final, Papua mengkakahkan juara bertahan Jawa Barat dengan skor 4-2. Sedang Jawa Barat merebut medali perak dan perunggu disabet NTB. (Dwi Arifin)

Editor: Freddy Mutiara

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.