JAYAPURA-KEMPALAN: Ambisi mengakhiri puasa medali emas sejak PON 2000 di Jatim atau sejak 21 tahun Silam dikobarkan srikandi-srikandi Jawa Timur pada PON XX Papua 2021.
Pelatih Kepala Bola Voli Putri Jatim, Taufiq Hidayat mengatakan target medali emas ini tak bisa di tawar lagi. Sebab sejak PON 2000 Voli Indoor putri Jatim tak pernah merasakan kalungan medali emas.
Ini sekaligus untuk mengakhiri puasa medali emas dari cabang olahraga bola voli yang sudah 20 tahun atau sejak PON tahun 2000 sampai PON Jawa Barat, maka seperti yang sudah ditargetkan KONI Jatim dan Pengprov. PBVSI Jatim, dalam PON XX Papua ini akan menjadi laga ajang pembuktian untuk merealisasikan target medali emas tersebut.

“Secara teknik dan mental mereka [anak asuhnya] sudah siap berlaga di PON XX Papua,” Jelas Taufiq kepada Kempalan.
Ambisi tersebut bisa jadi hanya mimpi di siang bolong. Sebab Juara bertahan alias pemegang medali emas PON XIX-2016, Jabar, masih berambisi mempertahankan medali emasnya. Sederet pemain nasional di tim PON Jabar jadi garansi bagi tim asuhan Risco Herlambang tesebut untuk mempertahankan medalinya.
Diakui oleh Taufiq untuk mengakhiri puasa medali emas tersebut tidaklah mudah. Sebab Jatim harus berjuang keras.
Srikandi-srikandi Jatim harus melewati hadangan tuan rumah PON Papua yang mayoritas pemain naturalisasi dari Jawa Barat dan DKI Jakarta. Rintangan Jatim belum terhenti di sini. Tim asuhan Taufiq Hidayat tersebut harus menyingkirkan Jawa Tengah dan DKI Jakarta serta Bengkulu yang notabene diperkuat pemain Jabar level tiganya. (Ambari Taufiq)
Editor: Rafi Aufa Mawardi

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi