Minggu, 17 Mei 2026, pukul : 17:11 WIB
Surabaya
--°C

Alex Noerdin dan Politik Kakus

Saiful Ilah menjadi sosok yang tepat untuk menggambarkan profil orang kuat daerah. Orang-orang kuat semacam ini menjadi raja besar di daerahnya. Selama ini orang menjulukinya sebagai sebagai raja kecil di daerah, padahal sebenarnya, dalam praktik, dia adalah raja besar di daerah.

Saiful menjadi wakil bupati selama sepuluh tahun. Lalu menjadi bupati sepuluh tahun. Sebelum menjadi pejabat dia adalah pengusaha tambak yang sudah dikenal sebagai tuan tanah. Setelah menjadi penguasa daerah tradisi tuan tanah itu masih terus berlangsung.

Saiful sudah menyiapkan anaknya untuk melanjutkan dinasti politik. Tapi terlambat. Sebelum anaknya bisa di-install menjadi bupati Saiful sudah keburu dicokok KPK. Sekarang Saiful mendekam di penjara dan masih menunggu sidang lanjutan perkara korupsi lainnya. Ia bisa menghabiskan sisa umurnya belasan tahun di penjara.

Alex Noerdin juga punya rekam jejak politik yang kurang lebih sama dengan orang-orang kuat di berbagai daerah lain. Selama sepuluh tahun menjadi gubernur, Alex terlihat begitu powerful dan full power. Alex sangat berani mengambil langkah-langkah terobosan besar. Ia membangun infrastruktur daerahnya, dengan memancing anggaran dari pusat melalui proyek-proyek nasional maupun internasional.

Terobosan Alex dalam membangun kompleks olahraga Jakabaring merupakan terobosan yang berani. Di masa Alex berkuasa, Jakabaring menjadi salah satu sarana olahraga bertaraf internasional, yang dipakai tempat penyelenggaraan even-even olahraga level Asia Tenggara dan Asia.

Di Masa Alex, Sumatera Selatan sangat aktif menjadi tuan rumah berbagai even olahraga, bisnis, dan budaya internasional. Alex berani dan cenderung nekat. Dia menjadi salah satu jagoan Golkar dan pernah dicoba untuk bertanding di kontestasi pemilihan gubernur DKI tapi gagal.

Semasa kekuasaan Alex banyak proyek-proyek besar yang berbau kurang sedap, tapi seolah tidak terdeteksi. Banyak manuver-manuver Alex yang ngeri-ngeri sedap dan menyerempet bahaya. Alex bisa berakrobat dengan lincah, tapi akhirnya kepeleset juga.

Alex lolos dari KPK tapi dicokok oleh Kejaksaan Agung. Sepandai-pandai tupai melompat akhirnya kena cokok juga. (*)

Editor: Reza Maulana Hikam

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.