JAKARTA-KEMPALAN: Aplikasi “Peduli Lindungi” adalah sebuah platform online yang membantu pranata pemerintahan dalam melakukan pelacakan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Namun di tengah proses vaksinasi yang masif, aplikasi ini masih mengalami beberapa kendala terkait sistem yang menyebabkan proses vaksinasi tidak lancar.
Melihat hal ini, Nurhadi selaku Anggota Komisi IX DPR RI menjelaskan bahwa perlu ada tindakan langsung dari pemerintah untuk memperbaiki sistem dan melakukan upgrade hingga aplikasi dapat menjadi lebih baik. Ia melihat apikasi “Peduli Lindungi” sangat penting, terutama mengenai kartu vaksin yang acap kali menjadi syarat administrasi dalam moblisasi maupun ke tempat-temat hiburan.
“Di samping itu layanan umum lainnya seperti masuk mal dan penggunaan transportasi darat, laut, udara dan perkeretaapian juga harus menunjukkan kartu sudah vaksin yang juga didapatkan dari aplikasi PeduliLindungi. Jadi, bisa kita bayangkan pentingnya aplikasi ini,” imbuh Nurhadi, dikutip dari Republika, pada Senin (30/8).
Ia menambahkan, proses akselerasi dalam konteks vaksinasi harus dioptimalkan guna menciptakan imunitas yang sifatnya komunal. Di sini, pemerintah menjadi fasilitator dalam menyediakan vaksin dan masyarakat dapat mengikuti program vaksinasi ini.
“Soal apakah persyaratan sudah vaksin harus diperluas, sepanjang itu baik dan dapat mendorong masyarakat agar mau divaksin, kita support,” jelasnya.
Menurutnya, Aplikasi “Peduli Lindungi” ialah bentuk nyata dalam mereduksi penyebaran Covid-19 yang sudah bermutasi dengan berbagai varian baru. Oleh karenanya, ia sangat mendukung adanya perbaikan dan upgrade sistem pada aplikasi ini.
Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini mengatakan, aplikasi ini dapat menambah animo dari masyarakat untuk dapat melakukan proses vaksinasi. Bahkan, aplikasi ini sudah diakses oleh enam juta orang dan tentu harus dibarengi dengan proses sosialisasi yang jelas dan informatif. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi