LONDON-KEMPALAN: Klub-klub Liga Premier dengan telah sepakat dan memutuskan untuk tidak mengizinkan pemain mereka untuk membela tim nasional pada pertandingan internasional di tempat-tempat yang berada dalam daftar merah Inggris bulan depan.
Keputusan ini telah diambil untuk membuat para pemain tidak perlu dikarantina selama 10 hari setelah mereka kembali ke Inggris.
Sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Selasa (24/8) berbunyi: “Klub-klub Liga Premier hari ini dengan enggan, tetapi dengan suara bulat, memutuskan untuk tidak melepaskan pemain untuk pertandingan internasional yang dimainkan di negara-negara yang ada di daftar merah bulan depan.”
“Keputusan klub, yang sangat didukung oleh Liga Premier, akan berlaku untuk hampir 60 pemain dari 19 klub Liga Premier yang akan melakukan perjalanan ke 26 negara daftar merah di jendela internasional September.” tambahnya.
“Ini mengikuti posisi FIFA saat ini untuk tidak memperpanjang pengecualian pembebasan sementara untuk pemain yang diharuskan dikarantina saat mereka kembali dari tugas internasional.” tambah pernyataan tersebut.
“Diskusi ekstensif telah dilakukan dengan FA dan Pemerintah untuk menemukan solusi, tetapi karena masalah kesehatan masyarakat yang sedang berlangsung terkait dengan pengube yang masuk dari negara-negara daftar merah, tidak ada pengecualian yang akan diberikan.” tambahnya.
“Jika diminta untuk dikarantina sekembalinya dari negara-negara daftar merah, tidak hanya kesejahteraan dan kebugaran pemain akan terpengaruh secara signifikan, tetapi mereka juga tidak akan tersedia untuk bermain di dua putaran pertandingan Liga Premier, hari pertandingan kompetisi klub UEFA dan putaran ketiga Piala EFL.” tambahnya.
“Periode ini mempertimbangkan 10 hari karantina hotel saat kembali ke Inggris, tetapi tidak termasuk waktu tambahan yang diperlukan pemain untuk mendapatkan kembali kebugaran pertandingan.” tutup pernyataan tersebut.
Argentina, Brasil, dan Mesir termasuk di antara negara-negara yang saat ini masuk dalam daftar merah Pemerintah Inggris terkait larangan perjalanan ke Inggris.
Keputusan Liga Premier ini akan menyebabkan Mohamed Salah tidak akan bisa bermain di Kualifikasi Piala Dunia Mesir di Kairo melawan Angola pada 2 September dan FA Mesir mengatakan Liverpool telah memberitahu mereka bahwa Salah tidak akan tersedia.
Delapan pemain Liga Premier lainnya, dalam skuad Brasil, yaitu trio Liverpool Alisson Becker, Fabinho dan Roberto Firmino. Kemudian Ederson dan Gabriel Jesus (keduanya Manchester City), Thiago Silva (Chelsea), Fred (Manchester United), Richarlison (Everton) dan Raphinha (Leeds United) juga tidak akan bisa berpartisipasi di timnas.
Penjaga gawang Aston Villa asal Argentina Emiliano Martinez, yang menjadi starter dalam kemenangan 1-0 di final Copa America atas Brasil bulan lalu, juga akan dilarang bermain di kualifikasi negaranya.
Kepala eksekutif Liga Premier Richard Masters mengatakan: “Klub-klub Liga Premier selalu mendukung keinginan pemain mereka untuk mewakili negara mereka, ini adalah masalah kebanggaan bagi semua pihak.”
“Namun, klub dengan enggan, tetapi sampai pada kesimpulan bahwa sama sekali tidak masuk akal untuk melepaskan pemain dalam keadaan baru ini.” tambah Masters
“Persyaratan karantina berarti kesejahteraan dan kebugaran pemain akan terpengaruh secara signifikan.” tambah Kepala eksekutif Liga Premier itu.
“Kami memahami tantangan yang ada di kalender pertandingan internasional dan tetap terbuka untuk solusi yang bisa diterapkan.” tutup pria berkebangsaan Inggris itu. (Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi