MANCHESTER-KEMPALAN: Edinson Cavani mengecam keputusan klub-klub Liga Premier yang melarang pemain membela tim nasional yang ada di negara-negara daftar merah pemerintah Inggris.
Klub-klub Liga Premier telah mencapai keputusan bersama untuk melarang para pemainnya membela timnas pada jeda internasional September karena kekhawatiran para pemainnya akan melewatkan pertandingan klub karena menghabiskan waktu yang lama di karantina.
Banyak negara Amerika Selatan masuk dalam daftar merah Inggris, termasuk negara asal Edinson Cavani, yaitu Uruguay. Keputusan 20 klub itu berarti striker veteran itu akan absen pada kualifikasi Piala Dunia melawan Uruguay melawan Peru, Bolivia, dan Ekuador.
Pemain berusia 34 tahun itu jelas tidak senang dengan hal ini dan menulis di Instagram untuk menyuarakan penentangannya terhadap penyimpangan dari protokol FIFA.
Cavani membagikan tangkapan layar pernyataan Liga Premier dan menambahkan tiga emoji tanda tanya.
Klub-klub Premier League menegaskan keputusan mereka pada Selasa (24/8) malam dan mengklaim akan melarang pemainnya melakukan perjalanan ke negara-negara zona merah.
“Keputusan klub, yang sangat didukung oleh oleh otoritas Liga Premier, akan berlaku untuk hampir pada 60 pemain dari 19 klub Liga Premier yang akan melakukan perjalanan ke 26 negara yang ada di daftar merah pada jendela internasional September.” bunyi pernyataan itu.
“Ini mengikuti posisi FIFA saat ini untuk tidak memperpanjang pengecualian rilis sementara untuk pemain yang diharuskan dikarantina saat kembali dari tugas internasional.” tambahnya.
“Diskusi ekstensif telah dilakukan dengan FA dan Pemerintah untuk menemukan solusi, tetapi karena masalah kesehatan masyarakat yang sedang berlangsung terkait dengan pelancong yang masuk dari negara-negara daftar merah, tidak ada pengecualian yang diberikan.”
“Jika diminta untuk dikarantina sekembalinya dari negara-negara daftar merah, itu akan mempengaruhi kebugaran pemain secara signifikan, dan mereka juga tidak akan tersedia untuk mempersiapkan dan bermain di dua putaran pertandingan Liga Premier, pertandingan kompetisi klub UEFA dan, putaran Piala EFL.” tambah pernyataan itu.
“Periode ini mempertimbangkan 10 hari karantina hotel saat kembali ke Inggris, tetapi tidak termasuk waktu tambahan yang diperlukan pemain untuk memulihkan kebugaran sebelum pertandingan.” tambahnya.
Adanya keputusan akan menyebabkan Cavani mungkin tidak bisa mendapatkan caps ke-124 bersama Uruguay pada pertandingan internasional di bulan September dan Oktober.
Badan sepak bola Amerika Selatan telah memilih untuk memperpanjang jeda internasional September dan Oktober dari sembilan menjadi 11 hari.
Pernyataan Liga Premier menambahkan: “Klub juga membahas ketidakpuasan mereka dengan keputusan FIFA untuk memperpanjang jendela internasional CONMEBOL dua hari pada bulan September dan Oktober dari sembilan menjadi 11 hari.”
“Ini menempatkan kewajiban internasional tambahan pada pemain dari wilayah itu, sehingga merugikan ketersediaan pemain untuk mewakili klub mereka.” tambahnya.
“kami mendesak FIFA untuk bekerjasama dengan semua pemangku kepentingan untuk membuat keputusan yang dapat disepakati semua orang tentang masalah ini.” tutup pernyataan tersebut. (The Mirror, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi