Senin, 11 Mei 2026, pukul : 13:59 WIB
Surabaya
--°C

Ledakan Margo City, Ada Hubungan dengan Teroris?

DEPOK-KEMPALAN: Ledakan di Mall Margo City, Depok, Sabtu (21) terjadi di tengah ramainya berita mengenai kemenangan pasukan Taliban di Afghanistan. Bersamaan dengan itu Badan Nasional Penangulangan Terorisme (BNPT) juga melakukan beberapa penangkapan di beberapa kota.

Menjelang peringatan kemerdekaan 17 Agustus, tim Densus 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan sejumlah terduga teroris di sejumlah daerah di Indonesia. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan hal itu upaya penindakan dalam pencegahan aksi terorisme jelang HUT ke-76 Kemerdekaan RI.

Menurut Boy, penindakan terhadap terduga pelaku terorisme tersebut merupakan hasil deteksi petugas dalam menghadapi momentum HUT ke-76 Kemerdekaan RI. Penindakan ini dimaksudkan untuk melakukan pencegahan. ‘’Pencegahan agar pihak-pihak yang telah diamati dan di deteksi jangan sampai melakukan tindakan hal yang membahayakan masyarakat,’’ kata Boy (18/8).

Menurutnya, berdasarkan UU Terorisme Nomor 5 tahun 2018, upaya di bidang pencegahan sangat di kedepankan. ‘’Siapa pun yang diketahui melakukan perencanaan yang dapat membahayakan masyarakat dapat dilakukan tindakan hukum,’’ katanya.

Sementara itu, sehubungan ramainya pemberitaan mengenai Taliban, Boy mengimbau seluruh masyarakat untuk bersikap bijak dalam menyikapi pemberitaan konflik antara Afghanistan dengan kelompok Taliban. ‘’Bukan tidak mungkin ada kelompok yang berusaha menggalang simpatisan menggunakan isu tersebut,’’ kata Boy.
“Jangan sampai masyarakat salah bersimpati, karena berdasarkan pemantauan kami, ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menggalang simpatisan atas isu Taliban. Ini sedang kita cermati,” ujar Boy Rafli Amar dalam siaran per Jumat (20/8).
Boy mengatakan hal itu kepada wartawan usai bersilaturahim ke Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, di Balai Kota Surakarta, Kamis kemarin. Silaturahim Kepala BNPT dan jajarannya tersebut dalam rangka membangun sinergi dengan berbagai instansi dalam rangka pencegahan radikalisme dan terorisme.
Dia menekankan kepada masyarakat agar bijak dan tetap sadar bahwa apa yang terjadi di Afghanistan merupakan persoalan dalam negeri Afghanistan itu sendiri. Ditegaskan, masalah pergerakan yang terjadi di negara tersebut adalah sesuatu yang tidak boleh terjadi di Indonesia.
“Jangan sampai masyarakat terpengaruh masuk ke dalam aksi-aksi yang tidak perlu. Karena kita adalah negara yang memiliki ideologi dan konstitusi yang mewajibkan kita untuk bela negara sendiri, bukan bela negara lain,” ujarnya.

Menyinggung kemungkinan pengaruh pergerakan Taliban dengan kelompok jaringan terorisme Islamic State of Iraq and Suriah (ISIS) di Indonesia, Kepala BNPT mengatakan Taliban tidak ada afiliasi dengan ISIS.

Namun, demikian Taliban dalam pergerakannya terjebak dalam perbuatan kekerasan yang dalam terminologi hukum disebut sebagai perbuatan teror. “Selama berupaya meraih kekuasaan, Taliban melakukan kekerasan. Itu yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia. Taliban jangan dijadikan role model bagi anak muda karena bertentangan dengan falsafah dan ideologi kita, Pancasila,” ucap Boy.

Meskipun belum ada keterangan resmi, tetapi diperkirakan ledakan di Margo City tidak ada hubungannya dengan terorisme. Dugaan awal ledakan terjadi karena kebakaran gas di salah sebuah restoran yang menjadi tenan di Margo City. (*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.