HANOI-KEMPALAN: Pham Thu Hang selaku wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri Vietnam mengatakan pada siaran pers bahwa negaranya mengamati situasi di Afghanistan, dan sebagai anggota tidak permanen di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), Vietnam meminta segala pihak di negara Asia Tengah itu untuk menahan diri tidak menggunakan kekerasan.
Ia juga menekankan kepastian akan keamanan, ketertiban, infrastruktur penting serta kehidupan dan barang kepemilikian dari penduduk Afghanistan juga penduduk luar negeri. Hang menambahkan perhatian justru seharusnya difokuskan kepada akses bantuan kemanusiaan. Berkaitan dengan apakah negaranya akan mengakui Taliban, jubir itu tidak memberikan jawaban pasti.
Mundurnya pasukan Amerika Serikat (AS) dan kekacauan evakuasi di Kabul mengingatkan Vietnam pada kejadian yang sama ketika rezim Saigon yang disokong AS runtuh pada tahun 1975. Maka dari itu jubir tersebut mengatakan bahwa orang Vietnam berhasil memerdekakan Vietnam selatan pada awalnya lalu mempersatukan dua Vietnam menjadi satu dan membuka masa kemerdekaan.
Menurut Hang, yang dikutip oleh Vietnam News, kemenangan Vietnam dalam peperangan 20 tahun itu telah membawa kekaguman dan kepercataan diri kepada orang-orang progresif dan cinta damai di seluruh penjuru dunia seraya menekankan makna historis dari kemenangan itu tak terbantahkan. (VNN, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi