Sabtu, 16 Mei 2026, pukul : 16:21 WIB
Surabaya
--°C

Burkina Faso dan Thomas Sankara, Negara dan Pemimpin

OUAGADOUGOU-KEMPALAN: Negara yang bernama Republic of Upper Volta, dinyatakan berubah nama menjadi Burkina Faso oleh Presiden Thomas Sankara pada 5 Agustus 1983. Burkina Faso sendiri berarti “Tanah orang-orang yang tak bisa dikorupsi”.

Sehari sebelumnya, Thomas Sankara menjadi presiden. Menurut akun Twitter Redfish, Sankara hidup dengan sederhana. Hal itu membuatnya terkenal di kalangan masyarakat umum Republik Volta Atas. Ia terkenal karena program sosialisnya selama memimpin negara itu.

Sankara juga orang yang tak takut berkonfrontasi dengan elit nasional serta melawan imperialisme Barat dan neokolonialisme di Afrika. Selama menjadi presiden, ia menurunkan gajinya hingga hanya $450, serta hanya memiliki satu mobil, empat sepeda motor, satu gitar, satu kulkas, dan satu kulkas rusak. Ia juga menjual sejumlah besar koleksi mobil Mercedes-Benz pemerintah lalu menjadikan mobil paling murah di Burkina Faso sebagai kendaraan pelayanan publik.

Sebagai seorang yang terinspirasi ide Marxisme, ia menggalakkan kampanye membaca. Hal ini menurut Redfish meningkatkan angka melek huruf di Burkina Faso dari 13% pada tahun 1983 menjadi 73% ditahun 1987.

Ia mendistribusikan kembali tanah-tanah dari para tuan tanah yang feodal kepada para petani. Strategi yang dikenal dengan istilah landreform. Sankara juga mengadakan vaksinasi terhadap 2,5 juta anak-anak guna mencegah meningitis, demam kuning, dan campak.

Pada masa pemerintahannya yang singkat, ia membangun jalan dan jalur kereta api yang menghubungkan negaranya serta mengubah toko persediaan milik tentara menjadi supermarket yang terbuka untuk semua orang.

Ia bahkan menolak menggunakan AC karena beranggapan barang mewah semacam itu tidak dapat dinikmati oleh banyak orang di Burkina Faso. Dia juga terkenal karena menunjuk perempuan pada posisi-posisi yang tinggi dan memperbolehkan mereka cuti hamil ketika sedang menempuh pendidikan.

Sama seperti Sukarno, Sankara juga menolak bantuan internasional. Ia berkata: “mereka yang memberimu makan, mengendalikanmu.” Ia menyerukan pembentukan front bersama negara-negara Afrika untuk menolak hutang luar negerinya. Ia berpendapat bahwa yang miskin dan tereksploitasi tidak wajib untuk memberikan uang kepada yang kaya.

Nahas, ia terbunuh dalam kudeta militer, yang menurut Redfish, didukung oleh Amerika Serikat dan Prancis. Thomas Sankara tewas diumur 37 tahun. Meskipun hanya empat tahun memimpin Burkina Faso, nama Thomas Sankara masih diingat hingga sekarang, bahkan semakin mendunia. (Redfish, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.