JAKARTA-KEMPALAN: Menteri luar negeri Indonesia mengatakan pada hari Kamis (5/8) bahwa negaranya telah memasuki “era baru hubungan bilateral” dengan Amerika Serikat, ketika TNI melakukan latihan bersama dengan AS dan menjadi yang terbesar pada minggu ini melibatkan 3.000 tentara.
Melansir dari Reuters, Berbicara dari Washington setelah bertemu dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan pejabat lainnya, Retno Marsudi menyambut lebih banyak keterlibatan AS di kawasan itu dan menyatakan harapan besar untuk hubungan yang lebih erat dengan pemerintahan Presiden AS Joe Biden.
“Sebagai negara demokrasi dan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, kemitraan strategis yang kuat dengan Indonesia akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi keterlibatan AS di kawasan ini,” kata menteri dalam konferensi pers.
“Kemitraan strategis” antara negara-negara itu mencakup perdagangan, investasi, keamanan dan kesehatan masyarakat, katanya, dengan AS mengumumkan minggu ini akan menyumbangkan tambahan senilai $30 juta dalam bantuan COVID-19 untuk membeli oksigen dan pasokan medis untuk meningkatkan vaksin Indonesia.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat Indonesia Jenderal Andika Perkasa dan Charles A. Flynn, komandan jenderal Angkatan Darat AS Pasifik, mengatakan pada hari Rabu (4/8) mereka berharap latihan bersama akan meningkatkan kemampuan militer dan hubungan bilateral, menurut sebuah pernyataan oleh militer Indonesia.
Latihan bersama dengan nama “Garuda Shield” akan berlangsung antara 1-14 Agustus dan melibatkan lebih dari 3.000 tentara. (Reuters, Abdul Manaf)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi