JAKARTA-KEMPALAN: Honor merupakan salah pabrikan teknologi yang berfokus pada pengembangan smartphone asal Tiongkok. Perusahaan yang dimiliki oleh Shenzhen Zhixin New Information Technology Co ini, menjelma sebagai pabrikan yang secara masif berinovasi terkait produk-produk smartphone nya.
Seperti baru-baru ini, perusahaan Honor dikabarkan bakal melakukan inovasi dengan membuat smartphone dengan layar yang dapat diipat. Hal ini berawal dari bocoran terkait paten dari Honor yang muncul di berbagai laman di internet.
Kemudian, hal ini diafirmasi oleh Digital Chat Station sebagai leaker yang memiliki kredibilitas di Tiongkok. Di mana dalam informasi yang berhembus ke permukaan, smartphone ini akan memiliki layar utama dengan ukuran 8 inci. Sedangkan, pada penel keduanya ada layar dengan ukuran 6,5 inci.
Panel pada smartphone milik Honor ini dikembangkan oleh BOE, yaitu sebuah produsen layar terbesar di Tiongkok. Sebelumnya, BOE juga sempat bekerja dengan Huawei dan saat ini sedang mengembangkan teknologi baru untuk lapisan kaca fleksibel ultra-tipis untuk melindungi layar yang rapuh.
Selanjutnya, belum ada informasi yang jelas dan resmi dari Honor mengenai jeroan atau spesifikasi dari smartphone inovatif ini. Serta, belum ada kabar juga mengenai perilisan dan penjualan dari smartphone ini secara global.
Pada tahun 2020 lalu, Honor memisahkan diri dengan Huawei secara legal. Huawei yang memang menjadi perusahaan teknologi terbesar di China, juga secara konstan menerapkan layanan teknologinya sendiri. Huawei tidak menerapkan layanan Google yang secara masif hampir digunakan oleh berbagai brand smartphone.
Honor memutuskan untuk memisahkan diri Huawei, serta mulai menerapkan layanan Google di smartphone terbarunya. Perangkat lunak dari Amerika Serikat ini akan disematkan oleh smartphone Honor 50 dan Honor 50 Pro. Perlu diketahui, bahwa Huawei juga dicekal oleh Google untuk menyematkan fitur layanannya. Hal ini ditandai dengan tidak adanya aplikasi Play Store, yang disinyalir sebagai mata-mata China oleh pemerintah Amerika Serikat. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi