JAKARTA-KEMPALAN: Bank merupakan lembaga keuangan resmi yang memiliki lisensi dari otoritas terkait untuk menghimpun dana dari masyarakat. Dana tersebut oleh bank akan didistribusikan kembali dalam bentuk produk keuangan, seperti kredit atau pinjaman dana kepada masyarakat.
Kemudian, dalam konteks Bank, juga terjadi transaksi trade finance. Yaitu, sebuah asilitas yang diberikan untuk membiayai kegiatan perdagangan debitur yang berkaitan dengan transaksi perdagangan Luar Negeri (ekspor-impor) maupun Dalam Negeri (jual beli).
Untuk memaksimalkan berkaitan pada transaksi trade finance, PermataBank memanfaatkan teknologi blockhain. PermataBank dikabarkan bersinergi dengan perusahaan Contour, yang mana merupakan platform teknologi berbasis teknologi blockchain yang sudah memiliki kredibilitas.
PermataBank ialah salah satu bank swasta nasional yang berasal dari Indonesia. Namun, pada tahun 2019 lalu, Bangkok Bank mengambil alih PermataBank dan memulai transformasi besar-besaran di dalam organisasi. PermataBank memiliki visi menjadi pelopor dalam memberikan solusi finansial yang inovatif.
PermataBank yang memanfaatkan teknologi blockchain pada pelayanan transaksi trade finance, maka menjadi bank Indonesia pertama yang melakukan inovasi ini. Tentu saja, inovasi juga untuk memperkokoh posisi PermataBank sebagai bank yang inklusif dan terdepan dalam menjawab tantangan digitalisasi di era modern ini.
Darwin Wibowo selaku Direktur Wholesale Banking PermataBank mengungkapkan, bahwa PermataBank selalu berupaya menghadirkan inovasi yang simple, fast, dan reliable kepada para nasabah. Penerapan teknologi blockchain dalam transaksi trade finance merupakan upaya PermataBank merespon transformasi digital yang berkembang cepat.
“Dan juga komitmen kami untuk membantu pelaku usaha dan korporasi dalam mengakselerasi pengembangan bisnis mereka. Kami pun bangga dapat bekerja sama dengan Contour, penyedia teknologi blockchain terkemuka di dunia dalam peluncuran perdana blockchain bagi sektor perbankan di Indonesia,” ujar Darwin Wibowo dalam keterangannya, pada Senin (19/7).
Dapat disimpulkan bahwa teknologi blockchain menjadi instrumen yang dapat membantu PermataBank kepada usaha Bank Indonesia dalam menavigasi sistem pembayaran nasional yang sudah mengejawantahkan sistem teknologi digital secara optimal dan transformatif. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi