LONDON-KEMPALAN: Arteta yakin bahwa Bukayo Saka memiliki “karakter kuat” yang bisa menahan pelecehan rasis yang dideritanya setelah kekalahan final Euro 2020 Inggris.
Manajer Arsenal, Arteta telah berbicara dengan pemain berusia 19 tahun itu, yang menjadi sasaran rasisme di media sosial bersama dengan rekan setimnya di Inggris Marcus Rashford dan Jadon Sancho, menyusul kegagalan penalti mereka dalam kekalahan adu penalti Inggris dari Italia di Wembley.
Pelecehan rasis telah menerima kecaman luas, termasuk dari bos Inggris Gareth Southgate, Perdana Menteri Boris Johnson, dan Asosiasi Sepak Bola Inggris FA. Penyelidikan Polisi Metropolitan juga sedang berlangsung.
Saat ditanya apakah dia secara pribadi telah melakukan kontak dengan Saka, Arteta mengatakan kepada Sky Sports News: “Ya, saya pernah. Saya berbicara dengannya dengan mengirim pesan. Dia akan baik-baik saja.”
“Dia memiliki karakter yang kuat. Dia telah menerima banyak cinta dan dukungan dari sepakbola dunia, tidak hanya dengan Arsenal, tetapi juga tim nasional dan semua penggemar Inggris karena dia tidak pantas mendapatkan sesuatu seperti [apa] telah dia lalui.” tambahnya.
Saka, yang melakukan debutnya di Inggris pada Oktober 2020, adalah pemain reguler Arsenal di bawah Arteta musim lalu dan kemudian tampil dalam empat pertandingan di bawah Southgate di Kejuaraan Eropa.
“Dia memiliki musim yang fenomenal.” tambah Arteta, yang berbicara setelah klub asal itu kalah 2-1 dari Hibernian dalam pertandingan persahabatan pramusim pada Selasa (13/7).
“Dalam sepak bola, Anda ingin menjadi bagian dari yang terhebat, Anda harus menjadi lebih baik tidak ada pengecualian untuk aturan itu.” tambah Arteta.
Perdana Menteri Inggris juga telah bertemu dengan perusahaan media sosial di Downing Street pada hari Selasa (13/6) untuk membahas cara mengatasi penyalahgunaan online dengan lebih baik.
Arteta menegaskan sekarang adalah waktu yang penting untuk menghentikan kebencian lebih lanjut dan menghukum pelaku.
“Mudah-mudahan kita bisa melakukannya sekarang untuk membuat pernyataan yang kuat dan kita harus menghentikan pelecehan rasial di media sosial dan orang-orang yang menggunakan media sosial untuk bersembunyi dan menempatkan orang di tempat yang sangat buruk.” kata pelatih kepala The Gunners itu.
“Mudah-mudahan undang-undang akan menjadi lebih kuat. Itu bisa berdampak besar karena saya pikir ini saatnya untuk memperbaikinya.” tutup Arteta. (Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi