Rabu, 15 April 2026, pukul : 07:34 WIB
Surabaya
--°C

Melawan Teror Dalam Negeri, Biden Buka Rencana AS

WASHINGTON-KEMPALAN: Presiden AS Joe Biden membuka rencana pemerintahannya untuk melawan terorisme dalam negeri usai penyerangan di Gedung Capitol beberapa bulan yang lalu.

Pada Selasa (15/6), Biden melalui pernyataan, mengatakan Strategi Nasional Penanggulangan Terorisme Domestik bertujuan untuk memperkuat telaah dan pembagian informasi pemerintah akan terorisme dalam negeri untuk memperkuat penegakan hukum di segala tingkat.

Strategi itu berisikan upaya untuk mencegah perekrutan teroris, kemampuan untuk memobilisasi, dan mengganggu aktivitas mereka.

Rencana tersebut juga bertujuan untuk “mengatasi kontributor jangka panjang” untuk terorisme domestik seperti “kebencian ras, etnis dan agama.”

“Terorisme domestik – didorong oleh kebencian, kefanatikan, dan bentuk ekstremisme lainnya – adalah noda di jiwa Amerika. Itu bertentangan dengan semua yang diperjuangkan negara kita dan itu merupakan tantangan langsung bagi keamanan nasional, demokrasi, dan persatuan kita, ”kata Biden dalam pernyataan itu seperti yang dikutip Kempalan dari Voice of America.

Di bawah hukum Federal, “terorisme domestik” didefinisikan sebagai “kegiatan yang melibatkan tindakan berbahaya bagi kehidupan manusia yang merupakan pelanggaran hukum pidana Amerika Serikat atau Negara Bagian mana pun; tampaknya dimaksudkan untuk mengintimidasi atau memaksa penduduk sipil, untuk mempengaruhi kebijakan pemerintah dengan intimidasi atau paksaan, atau untuk mempengaruhi perilaku pemerintah dengan penghancuran massal, pembunuhan, atau penculikan; dan terjadi terutama di dalam yurisdiksi teritorial Amerika Serikat.”

Dalam mengembangkan strategi ini, pemerintahan Joe Biden akan berkonsultasi dengan para pakar yang berkecimpung di bidang itu, juga komunitas keagamaan, pemerintah daerah, anggota Kongres, dan pemerintah luar negeri.

“Selama proses tersebut, kami merangkul perlindungan hak-hak sipil dan kebebasan sipil sebagai keharusan keamanan nasional,” ujar pernyataan Gedung Putih tersebut. (VoA/Situs Gedung Putih, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.