BAKU-KEMPALAN: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengunjungi Azerbaijan pada Selasa (15/6) ke kota Shusha. Ia bertemu dengan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev. Keduanya menandatangani memorandum persekutuan.
Aliyev mengatakan dalam sebuah konferensi pers bersama, memorandum itu termasuk urusan perdagangan maupun politik dengan penekanan pada industri militer dan saling membantu dalam perkara militer.
Presiden Azerbaijan itu menekankan, Turki dan Azerbaijan telah berdiri bersama. Menurutnya dukungan Turki kepada Azerbaijan dalam konflik Nagorno-Karabakh menunjukkan persatuan antara keduanya. Ia juga mengatakan, “era baru dimulai sekarang.”
Sementara itu, Erdogan mengatakan bahwa Karabakh telah kembali kepada pemilik sahnya. Ia juga mengucapkan selamat kepada Azerbaijan atas kemenangannya. Presiden Turki itu menyampaikan, dirinya berencana membuka Konsulat Jenderal Turki di Shuhsa.
“Kami berharap bahwa Armenia akan memegang tangan niat baik dan solidaritas yang diperluas ke sana dan memanfaatkan kesempatan untuk membentuk masa depan bersama. Kami sekarang ingin kawasan itu menjadi kawasan yang damai,” ujar Erdogan seperti yang dikutip Kempalan dari Daily Sabah.
Mantan Perdana Menteri Turki itu juga berharap perdamaian kawasan yang berisikan enam negara, yakni Rusia, Turki, Azerbaijan, Iran, Armenia, dan Georgia seraya menandatangani Deklarasi Shusha.
Selama di Azerbaijan, Erdogan ditemani istrinya Emina Erdogan, Menteri Pertahanan Hulusi Akar, Direktur Komunikasi Fahrettin Altun, juru bicara presiden Ibrahim Kalin, juru bicara AKP Omar Celik, dan Osman Askin Bak selaku perwakilan Turki di Dewan Parlemen NATO.
Azerbaijan juga memberikan upacara penyambutan dengan pasukan pengawal diatur di alun-alun yang dihiasi bendera kedua negara. Kepala pasukan melaporkan pada Presiden Turki dan Presiden Turki memberikan penghormatan kepada pasukan Azerbaijan seraya lagu kebangsaan Turki dan Azerbaijan dimainkan. (Daily Sabah/Anadolu Agency/Azer News)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi