Film

Zack Snyder Terbuka untuk Sutradarai Film Dragon Ball Z, Apa Alasannya?

  • Whatsapp
Zack Snyder

JAKARTA-KEMPALAN: Satu dekade ini, banyak anime asal Jepang yang digarap ulang menjadi film bertajuk live-action. Ada yang sukses dan kebanyakan harus gagal serta mendapatkan respon negatif dari para kritukus dan fans.

Salah satu yang terburuk dalam sejarah pembuatan film live-action adalah Dragon Ball Evolution. Film ini sempat digadang-gadang akan menjadi salah satu karya reboot terbaik di kancah industri Hollywood. Namun nyatanya gagal total. Jalan cerita yang jauh dari original screenplay, CGI yang buruk, dan akting dari para pemeran yang benar-benar jelek, menjadi beberapa faktor dari buruknya film ini.

Kegagalan dari film Dragon Ball Evolution di masa lalu, nyatanya tidak membuat berbagai Production Companies kapok untuk membuat film live-action. Keberanian ini berbuah manis, karena ada beberapa film live-action yang sukses di pasaran.

Dalam suatu momen, Zack Snyeder yang dikenal sebagai salah sutradara sukses Hollywood berujar bahwa dirinya sangat terbuka untuk menyutradari film Dragon Ball Z. Film ini akan dibuat versi ulang atau yang familiar dikenal sebagai live-action.

Alasannya cukup unik, dimana ia merupakan salah satu penggemar anime. Di beberapa kali kesempatan, Zack Snyder bersama sang anak menyaksikan berbagai anime secara bersama. Hal ini yang membuatnya sangat tertarik jika dapat menggarap ulang film anime, Dragon Ball Z.

“Saya tentu akan mempertimbangkannya. Maksud saya, jika ada kesempatan, saya tentu mau membuat remake anime atau live-action,” ujar Zack Snyder seperti dilansir dari NME.

Zack Snyder memang bukan sutradara baru di kancah belantikan perfilman Hollywood. Karya-karyanya sangat dikenal dan beberapa mendapatkan respon positif dari para fans. Sebut saja dua karya terakhirnya, yaitu Justice League: Snyder Cut dan Army of Dead.

Menarik untuk menunggu karya Zack Snyder jika benar-benar menggarap film Dragon Ball Z. Dragon Ball Z merupakan serial anime yang diproduksi Toei Animation yang tayang di Fuji TV, Jepang, yang tayang 1989-1996. Sambutan hangat penggemar membuat salah satu waralaba Dragon Ball tersebut didistribusikan ke 81 negara. (Rafi Aufa Mawardi)

Berita Terkait