Sepakbola Eropa

Antonio Conte Tolak Tawaran Tottenham, Mengapa?

  • Whatsapp
Mantan manajer Inter Milan, Antonio Conte

LONDON-KEMPALAN: Tottenham dilaporkan telah menyerah untuk mencoba merekrut Antonio Conte karena manajer asal Italia itu menolak tawaran The Lily White.

Ini adalah pukulan baru bagi Spurs, yang baru-baru ini mengalami kegagalan dalam mengejar mantan bos mereka, Mauricio Pochettino.

Mantan manajer Chelsea, Conte keluar dari Inter Milan pekan lalu dan mengakui terbuka untuk kembali ke Liga Premier.

Tottenham yang sedang mencari pelatih baru, menargetkan Pochettino sebagai prioritas setelah pemecatan Jose Mourinho, tetapi Paris Saint-Germain tidak membiarkan pelatih asal Argentina itu pergi.

Ketua Spurs Daniel Levy dengan cepat mengalihkan perhatiannya ke Conte dan mengadakan pembicaraan dengan pelatih asal Italia itu pada hari Kamis (3/6).

Namun menurut beberapa laporan, Conte tidak ingin menjadi manajer baru Tottenham, dilansir Sky Italia (⅚), Conte dikatakan memiliki ‘keraguan besar’ kepada manajemen Spurs.

The Telegraph juga menambahkan bahwa Conte tidak yakin apakah Tottenham akan mampu menyamai ambisinya.

Hal ini membuat Spurs semakin khawatir dengan tuntutan pelatih asal Italia itu di tengah isu bahwa Conte tidak akan memprioritaskan pengembangan pemain muda di klub.

Berbicara dalam sebuah wawancara dengan DAZN, Conte menegaskan kembali ambisinya untuk melatih di luar Italia.

“Saya ingin memiliki lebih banyak pengalaman di luar negeri, Saya pikir saya bukan orang yang senang hanya berada di situasi yang nyaman. Saya selalu memilih situasi yang paling sulit sebagai gantinya.” kata Conte.

“Sebagai seorang pelatih, saya memenangkan semua yang mungkin untuk dimenangkan, tetapi saya juga kehilangan banyak hal. Ketika Anda kalah, itu meninggalkan keinginan dalam diri Anda untuk tidak mengalaminya lagi, jadi Anda melakukan segalanya untuk mengirimkannya kepada pemain Anda ketika Anda adalah seorang pelatih. Itu semua berasal dari bekas luka Anda dan keinginan meraih yang lebih banyak.” tambah manajer asal Italia itu.

Conte memimpin Chelsea meraih gelar Liga Premier dan Piala FA selama masa kepelatihannya di Stamford Bridge.

Pelatih asal Italia itu juga memimpin Inter Milan meraih gelar Serie A pertama sejak 2010 musim ini, tetapi masa pemerintahan itu berakhir karena perselisihan dengan klub, di mana Conte menolak menjual pemain untuk menyeimbangkan keuangan klub yang sedang mengalami krisis.

Levy sangat ingin mendatangkan Conte dengan harapan itu akan mendorong striker mereka Harry Kane untuk mempertimbangkan kembali keputusannya untuk meninggalkan Spurs.

Kapten Timnas Inggris itu telah memberitahu manajemen klub bahwa dia ingin meninggalkan Tottenham di transfer musim panas ini untuk meningkatkan peluangnya memenangkan trofi.

Manchester United, Man City dan Chelsea telah dikaitkan dengan tanda tangan striker asal Inggris itu.

Namun, Kane mengatakan bahwa bermain di Euro bersama Inggris adalah satu-satunya hal yang dia pikirkan saat ini dan baru akan memikirkan keputusan soal kepindahannya setelah kompetisi Eropa nanti. (Mirror UK, Edwin Fatahuddin)

Berita Terkait