BEIJING-KEMPALAN: Gempa berkekuatan 7,3 melanda Qinghai Selatan, China Sabtu (22/5) pagi. Gempa itu berpusat sekitar 10 kilometer (6 mil) di tengah China, sekitar 1.000 kilometer (621 mil) utara dari gempa sebelumnya mengguncang pada hari Jumat (21/5).
Survei Geologi AS mengatakan gempa bumi kedua yang telah melanda China.
Ahli geofisika USGS Jonathan Tytell mengatakan badan tersebut memperkirakan “kerugian ekonomi yang signifikan” dan kerusakan akibat gempa, tetapi itu berpusat di sebagian besar daerah pedesaan. Tidak ada laporan kematian segera.
Melansir dari APNews, Pada Jumat malam, gempa bumi dangkal dan kuat lainnya mengguncang daerah barat daya China dekat Myanmar, menyebabkan setidaknya satu kematian.
Kedua gempa itu tidak terkait, kata Tytell.
Survei Geologi AS mengatakan bahwa gempa berkekuatan 6,1 itu berpusat 10 kilometer (6 mil) di bawah permukaan barat laut kota Dali, sebuah daerah berpemandangan indah di provinsi Yunnan.
Gempa dangkal sering kali menyebabkan lebih banyak kerusakan di permukaan bumi, terutama di daerah berpenduduk.
Gempa tersebut menyebabkan guncangan kuat di sekitar Dali tetapi laporan berita China menunjukkan kerusakan yang relatif kecil.
Biro seismologi Yunnan mengatakan menerima laporan satu kematian dan enam cedera di daerah Dali. Itu memberi kekuatan gempa 6,4 dan mengatakan itu menghantam 8 kilometer (5 mil) di bawah permukaan.
Daerah tersebut sering mengalami aktivitas seismik. Pada tahun 2020, gempa bumi berkekuatan 5 di Yunnan menewaskan empat orang dan melukai 23 lainnya, menurut Pusat Jaringan Gempa China. (APNews, Abdul Manaf Farid)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi