Sabtu, 14 Maret 2026, pukul : 00:40 WIB
Surabaya
--°C

Pria Dipenjara 208 Tahun Karena Runtuhnya Gedung Sekolah

MEXICO CITY- KEMPALAN: Pengadilan Meksiko menjatuhkan hukuman 208 tahun penjara kepada seorang pria atas pembunuhan kriminal terhadap 26 orang, kebanyakan dari mereka anak-anak, yang tewas ketika sebuah sekolah runtuh saat gempa bumi dahsyat yang melanda Mexico City pada 2017 , kata pihak berwenang, Rabu (14/7).

Kantor jaksa agung Mexico City mengatakan telah menunjukkan bahwa pria yang digambarkan sebagai direktur pekerjaan telah menjamin keamanan struktural sekolah di Tlalpan, distrik selatan ibukota, tanpa melakukan pengujian yang diperlukan dan meskipun ada penyimpangan dalam konstruksi gedung.

Kantor jaksa agung menyebut pria itu sebagai Juan “N.” Media lokal mengidentifikasi dia sebagai Juan Mario Velarde Gamez.

Pengadilan juga memerintahkan Velarde untuk membayar 377.450 peso ($ 19.000) kepada masing-masing keluarga korban.

Sembilan belas anak-anak dan tujuh orang dewasa tewas ketika sekolah swasta Enrique Rebsamen runtuh selama gempa berkekuatan 7,1 SR, yang paling mematikan di Meksiko dalam satu generasi. Sedikitnya 369 orang tewas di ibu kota dan negara bagian sekitarnya.

Jaksa Meksiko mengatakan pada saat itu mereka telah membuka penyelidikan atas potensi tanggung jawab pidana pemilik dan inspektur swasta atas keruntuhan.

Hukuman itu dijatuhkan selama penyelidikan atas runtuhnya jalan layang di Jalur 12 metro Mexico City pada 3 Mei, yang juga menewaskan 26 orang. Jalur tersebut mengalami kerusakan pada gempa yang sama, menurut data pemerintah. (dji/rtr)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.