Selasa, 14 April 2026, pukul : 07:33 WIB
Surabaya
--°C

The Dead Don’t Die, Film Zombie Unik nan Konyol

KEMPALAN: Film Zombie kerapkali menegangkan seperti seri Resident Evil, 28 Days Later, dan World War Z, namun muncul tren baru yang mana film Zombie diberi sentuhan komedi layaknya Zombieland, Shaun of the Dead, dan Warm Bodies.

The Dead Don’t Die masuk dalam kategori film Zombie yang kedua. Karya Jim Jarmusch ini memberi sentuhan yang berbeda dibanding komedi Zombie lainnya yang menekankan pada senda guraunya.

Mengisahkan kota Centerville di Amerika Serikat, bumi pada film itu sedang keluar dari garis rotasinya sehingga menghasilkan banyak kejadian aneh yang tak bisa dinalar, diawali dengan larinya hewan-hewan peliharaan dari rumah pemiliknya.

Petugas Kepolisian setempat bernama Ronald (Adam Driver) sudah merasakan ada yang aneh dengan situasi kotanya, namun atasannya, Kepala Kepolisian Cliff Robertson yang sudah tua dan seharusnya pensiun, bukanlah orang yang cepat tanggap dan tidak terlalu membingungkan kasus di kotanya.

Di sepanjang film, kita akan menemukan keduanya berkeliling kota, namun tidak terlalu melakukan pengamanan kecuali menyarankan warganya agar tidak keluar di malam hari.

Satu per satu penduduk kota itu dihabisi oleh para zombie, mulai dari pemilik kedai, pemilik motel, bahkan para pemuda yang berkunjung ke Centerville.

Tokoh dalam film ini juga mayoritas aneh dengan gayanya masing-masing, mulai dari Zelda Winston yang lihai dengan katananya; Minerva, petugas kepolisian yang panik sendiri; petani bernama Miller yang rasis sekaligus sangat obsesif dengan propertinya; juga Bobby Wiggins, pemilik toko yang menyedihkan.

Film ini tidak dimulai dengan ketegangan seperti film horror lainnya, namun dengan alur cukup lambat. Film berdurasi 103 menit ini juga tidak memperlihatkan orang-orang berlarian karena ada wabah Zombie, namun para Zombie itu bangkit satu demi satu menyerang penduduk Centerville.

Musik tema dari film ini memiliki judul yang sama, The Dead Don’t Die karya Sturgill Simpsons yang berkali-kali diputar, namun memunculkan ketegangan antara Cliff dan Ronald.

Para zombie dalam film ini juga bisa berbicara, namun hanya menyebutkan satu kata dari barang yang mereka sayangi ketika masih hidup (coffee, wifi, lollipop, fashion, dlsb), menambah keanehan dalam film Jarmusch ini. Kemunculan para zombie terkadang dibarengi adegan gore, akan tetapi hanya sekilas tanpa kesadisan berlebihan.

The Dead Don’t Die adalah film zombie absurd yang penuh dengan adegan awkward di antara para karakternya, dengan kisah yang aneh yang mungkin terdengar tidak masuk akal. Namun film ini masih menyuguhkan hiburan dan alur yang cukup susah diprediksi dengan ending yang tidak umum. Karya Jarmusch ini dapat dinikmati di Netflix. (reza m hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.