KIEV-KEMPALAN: Rusia telah mengambil alih novel, cerita pendek dan lakon Nikolai Gogol serta menganggap sang penulis sebagai orang Rusia, sementara seharusnya ia adalah orang Ukraina. Hal ini disampaikan oleh Alexander Tkachencko, Menteri Kebudayaan Ukraina yang mengatakan bahwa Rusia telah mencuri Gogol.
Menurut RT, dalam bahasa Ukraina, ia dikenal sebagai Hohol, sang penulis sohor itu lahir di Sorochintsy, sebuah desa kecil di dekat kota Poltava sekitar 150 km barat dari perbatasan Rusia yang sekarang menjadi bagian dari Ukraina. Pada saat kelahiran Hohol, wilayah tersebut masuk ke dalam Kekaisaran Rusia dan dikuasai oleh Moskow.
Bagi Tkachenko, Gogol lahir dari keluarga Cossack Ukrania, dan maka dari itu seharusnya tidak dianggap sebagai orang Rusia sehingga sejarah harus ditulis kembali.
Pemikiran Gogol sendiri sangat berbenturan dengan ide-ide nasionalisme Ukraina, itulah sebabnya ia tidak pernah dirayakan secara luas oleh para pejabat di Ukraina masa kini yang kebanyakan menyebut penulis ternama itu dalam konteks bahwa ia “diambil alih” oleh Rusia.
Perkataan Gogol yang sering dikutip yang diterbitkan oleh penulis kontemporer Rusia Grigory Danilevsky, berbunyi: “Kita harus menulis dalam bahasa Rusia, kita harus berusaha untuk mendukung dan mengkonsolidasikan satu bahasa dominan untuk semua suku asli kita. [Yang] dominan untuk Rusia, Ceko, Ukraina, dan Serbia harus menjadi satu relik suci – bahasa [Alexander] Pushkin, seperti Injil untuk semua orang Kristen, Katolik, Lutheran, dan Huguenot… Kami, Orang Rusia Kecil [Ukraina] dan Rusia, membutuhkan satu puisi, tenang dan kuat, puisi kebenaran, kebaikan dan keindahan yang abadi.”
Ia menghabiskan masa kecilnya di wilayah yang sekarang menjadi bagian dari Ukraina sebelum pindah ke St. Petersburg usai lulus dari universitas. Meskipun ia bisa berbicara bahasa Ukraina, karya terkenalnya ditulis dalam bahasa Rusia, beberapa di antaranya The Nose, Viy, dan The Overcoat. Dia melanjutkan menulis novel klasiknya, Dead Souls di Roma setelah meminjam ide dari temannya, penyair Rusia, Alexander Pushkin.
Melansir Eurasianet, Gogol lahir di Ukraina, terkenal di Rusia, ia mewujudkan ikatan yang menghubungkan kedua negara dan perbedaan yang membedakan mereka. Ketika hubungan mereka memburuk, pertanyaan tentang afiliasi nasional Gogol berulang kali muncul di daftar masalah yang disengketakan oleh Ukraina dan Rusia.
Meskipun tidak selaras, perjuangan Ukraina untuk menentukan nasib sendiri juga mendapat inspirasi dari karya-karya Gogol, terutama Taras Bulba, syairnya untuk nasionalisme romantik. Novel ini mengikuti eksploitasi seorang pejuang legendaris, Cossack dari Zaporozhian Host, yang menempatkan cita-cita patriotik di atas perasaan paternal.
“Sejarah Cossack adalah dasar dari identitas nasional Ukraina,” kata Pavlo Mykhed, seorang doktor filologi di Taras Shevchenko Institute of Literature sembari menjelaskan bagaimana ketika Maidan terjadi, masa lalu mengenai Cossack dibawah kembali seperti dalam Taras Bulba.
Bulan lalu, Menteri Dalam Negeri Ukraina, Arsen Avakov mengatakan bahwa warga negaranya tidak boleh meninggalkan bahasa Rusia tetapi menggunakannya untuk “kontra-propaganda” melawan Moskow, mencatat kebutuhan untuk membuat saluran TV pro-Ukraina berbahasa Rusia berkualitas tinggi.
“Mengapa kita, orang Ukraina, menolak bahasa Gogol, Kvitka-Osnovianenko, Shevchenko, Nosov, Zoshchenko, Bulgakov, Viktor Nekrasov, dan ratusan penulis hebat berbahasa Rusia Ukraina lainnya?” tulis Avakov yang menyebut dirinya sebagai nasionalis Ukraina berbahasa Rusia.
Sebelumnya, kepala dinas rahasia Ukraina, Kolonel Jenderal Igor Smeshko mengklaim bahwa bekas Kekaisaran Rusia sebenarnya adalah Kekaisaran Ukraina. Sebagai tanggapan, Senator Rusia Alexey Pushkov yang berpengaruh mengatakan bahwa Ukraina hanya dalam bentuknya yang modern karena runtuhnya Uni Soviet.
“Ukraina tidak pernah ada – bahkan dalam mitos dan legenda,” tulis Pushkov seraya menambahkan bahwa kota dan wilayah Ukraina adalah warisan dari Uni Soviet dan pemberian dari Lenin. Mayoritas dari wilayah Ukraina masa kini dan wilayah Rusia yang berdekatan dengan Eropa adalah bagian dari Kievan Rus, sebuah federasi yang membentang dari Laut Hitam di selatan hingga Laut Putih di utara. (RT/Eurasianet, reza m hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi