SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya akan memberi kesempatan bekerja kepada seluruh warganya. Untuk itu, semua warga yang masih produktif berusia di bawah 50 tahun dan memiliki skill akan ditempatkan sebagai tenaga kerja sesuai dengan keahliannya.
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengatakan, pola rekrutmen akan dilakukan melalui RT masing-masing. Asal ber-KTP Surabaya, mereka mempunyai kesempatan yang sama untuk dipekerjakan.
“Tentu melalui seleksi ketat dan terbuka. Bisa sebagai bekerja di lingkungan Pemkot dan bisa di perusahaan di Surabaya sesuai bidang keahliannya,” kata Armuji seusai kunjungan di sejumlah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Surabaya, Rabu (17/3).
Menurut Cak Ji –panggilan akrab Armuji–, pendaftaran akan dilayani melalui RT setempat. Mereka yang punya skill dan ijazah akan dikelompokkan. Semua akan disesuaikan dengan keahlian dan ijazah peminat.
Cak Ji menyebut, pemkot akan berupaya semaksimal mungkin memberikan hak-hak warga mendapatkan pekerjaan. Apalagi dalam suasana pandemi seperti saat sekarang ini.
“Pemkot akan melakukan apa yang mampu dilakukan. Jika memenuhi kualifikasi, mereka bisa direkrut menjadi tenaga kontrak atau semacam outsourching di kantor Pemkot. Atau bisa di perusahaan di Surabaya,” tegasnya.
Prioritaskan MBR
Kabid Sosial dan Pemerintahan Bappeko Surabaya, Febri Kusumawati membenarkan apa yang disampaikan Cak Ji. Menurutnya, memang ini program Pemkot Surabaya untuk memfasilitasi warganya mendapatkan pekerjaan. Tapi tidak kemudian semua warga. “Prioritas utama adalah warga MBR (masyarakat berpenghasilan rendah,red),” kata Febri.
Dikatakan, RT yang merupakan kepanjangan tangan pemkot di tingkat paling bawah yang dinilai paling paham kondisi warganya. “Jadi, memang sudah diprogramkan,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi