JAKARTA-KEMPALAN: Indonesia akan menerima 23,1 juta dosis vaksin AstraZeneca Plc dalam paruh pertama 2021. Tambahan vaksin ini akan menjadi tambahan amunisi untuk melawan pandemi Covid-19 yang di Indonesia kasus aktifnya telah mencapai 174.083 orang per Minggu (31/1). Kasus aktif Indonesia ini sekaligus menjadi yang tertinggi di kawasan Asia, walaupun total akumulasi kasus Indonesia baru satu jutaan kasus. Kalah jauh dengan India yang sudah 10 juta kasus itu.
Indonesia akan mendapatkan vaksin AstraZeneca melalui Covax, badan inisiatif Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kementerian Luar Negeri seperti dikutip Bloomberg, mengungkapkan Covax bertujuan membantu vaksinasi bagi negara-negara berkembang. Termasuk Indonesia.
Vaksin itu akan tiba bertahap. Sebanyak 25%-35% pada Maret dan sisanya di kuartal II/2021. Mengutip surat konfirmasi dari Covax, vaksinasi dapat dipakai setelah WHO menyetujui penggunaan vaksin AstraZeneca untuk kebutuhan darurat.
Adapun alokasi awal untuk Indonesia adalah antara 13,7 juta dan 23,1 juta. Lebih dari 493.000 orang telah menerima dosis pertama vaksin Covid-19 per 31 Januari 2021. Sementara 22.500 orang menerima dosis ke-2. Pemerintah menargetkan memvaksin 598.400 orang per Januari 2021. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi