Sabtu, 25 April 2026, pukul : 19:15 WIB
Surabaya
--°C

Biden Siapkan Paket Pemulihan Ekonomi USD1,9 Triliun

Demi mendukung percepatan pemulihan pandemi Covid-19, Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengajukan paket pemulihan ekonomi senilai 1,9 triliun dollar AS. Ini termasuk 20 miliar dollar AS (Rp 280 triliun) untuk program vaksinasi nasional dan menaikkan upah minimum menjadi 15 dollar AS per jam (Rp 210 ribu). Biden juga berjanji untuk memberikan 100 juta dosis vaksin selama 100 hari pertama pemerintahannya.

“Ini akan menjadi salah satu upaya operasional paling menantang yang pernah kami lakukan sebagai sebuah bangsa,” kata Biden tentang distribusi vaksin.

Biden mengatakan rencana bantuan Covid-19 akan membantu “mendorong perekonomian.” Akan ada bantuan cek stimulus senilai 1.400 dollar AS, untuk hibah ke bisnis kecil dan miliaran dolar agar sekolah dibuka kembali.

Wall Street Journal mengungkapkan bantuan untuk rumah tangga-rumah tangga di Amerika menelan sekitar setengah dari total rencana stimulu. Sementara sisanya dipakai untuk distribusi vaksi dan anggaran pemerintah lokal. “Kita harus bertindak dan kita harus bertindak sekarang,” kata Biden.

Presiden Biden juga mengatakan dia akan mengusulkan rencana pajak baru yang mencakup menaikkan pajak penghasilan badan menjadi 28%. Saat ini, tarif pajak perusahaan adalah 21%, yang ditetapkan berdasarkan rencana pajak Trump 2017.

Di bawah rencana pajaknya, Biden mengatakan mereka yang berpenghasilan kurang dari 400.000 dollar AS tidak akan mengalami kenaikan pajak. Tetapi pajak jaminan sosial sebesar 12,4% akan dikenakan kepada mereka yang berpenghasilan 400.000 dollar AS (Rp 5,2 miliar) atau lebih.

Sementara itu, perang dagang antara Amerika Serikat dengan China di bawah kepemimpinan Biden diprediksi akan tetap berlangsung. Biden dalam kampanyenya sempat menyerang Trump soal kesepakatan dagang Washington-Beijing yang dianggap tidak mendorong sektor produksi Amerika.

Dalam situasi dunia ekonomi dunia yang sulit akibat pandemi Covid-19, Washington hampir pasti dipaksa menyelamatkan dan mengutamakan kepentingan Amerika sendiri, dibandingkan dengan memamerkan kedigdayaan Negeri Paman Sam melalui kebijakan politik mercu suar.

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.