Rabu, 20 Mei 2026, pukul : 00:40 WIB
Surabaya
--°C

Tanpa Pelatih Difinitif, Persebaya Justru Bernyali Tinggi : Madura United Dibungkam,9 Rekor Tak Terkalahkan Berlanjut!


PAMEKASAN -KEMPALAN: Arek-arek Green Force Persebaya Surabaya membuktikan bahwa Nyali “Arek-arek Green Force” jauh lebih besar daripada sekadar urusan administratif pelatih kepala. Meski hingga saat ini masih dalam kondisi darurat tanpa pelatih definitif, Persebaya sukses mencuri poin penuh setelah menundukkan tuan rumah Madura United dengan skor tipis 0-1 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan (03/01/2026).
Gol tunggal kemenangan arek-arek green force Persebaya ini dicetak oleh sang kapten sekaligus mesin gol andalan, Bruno Moreira, pada menit ke-73. Memanfaatkan skema serangan balik yang rapi, pemain asal Brasil tersebut melepaskan sepakan terukur yang gagal diselamatkan kiper lawan.
Kemenangan ini terasa sangat spesial sekaligus menjadi tamparan bagi pihak-pihak yang meragukan stabilitas tim. Pasalnya, Persebaya saat ini masih dipimpin oleh tim pelatih sementara (interim) di tengah kekosongan posisi pelatih kepala. Alih-alih limbung, Bruno Moreira dkk justru tampil disiplin dan militan sepanjang 90 menit.
Hasil positif di kandang Madura United ini juga memperpanjang catatan impresif Persebaya musim ini. Green Force kini mencatatkan rekor 9 laga beruntun tak terkalahkan, dengan rincian tiga kemenangan dan enam hasil imbang.
Ketajaman Bruno Moreira dan solidnya lini pertahanan Persebaya menunjukkan bahwa meskipun tim dalam status “darurat” pelatih, identitas permainan mereka tidak hilang. Kemenangan ini sekaligus memberikan sinyal kuat kepada manajemen bahwa siapapun pelatih baru yang akan datang nanti, ia akan mewarisi skuad dengan Nyali tinggi yang sedang berada dalam tren positif.
Bagi suporter, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan bukti bahwa kebanggaan Surabaya tetap tegak menantang meski di tengah badai ketidakpastian manajerial. (Ambari Taufiq/ M Fasichullisan)

Pecat Maresca, Ini Calon Kuat Pelatih Chelsea

LONDON-KEMPALAN: Chelsea telah mendepak pelatihnya Enzo Maresca, Jumat dini hari WIB (2/1). Maresca didepak dari Chelsea setelah melakoni 90 pertandingan dengan memenangi 55 laga di antaranya.

Maresca meninggalkan The Blues (julukan Chelsea) dengan mencatatkan 61,1 persen menang. Pelatih yang berkebangsaan Italia tersebut menukangi Chelsea sejak musim panas 2024–2025 yang lalu.

Beberapa sosok pelatih disebut-sebut sebagai kandidat kuat untuk menukangi Reece James dkk. Mulai dari yang non job seperti Xavi dan John Terry, dan beberapa tactician aktif.

BACA JUGA: Jadi Korban Aston Villa, Ini yang Jadi Alasan Kubu Chelsea  

Di antaranya Andoni Iraola (AFC Bournemouth), Marco Silva (Fulham FC), Oliver Glasner (Crystal Palace), Cesc Fabregas (Como 1907), serta Liam Rosenior (RC Strasbourg Alsace).

Nama terakhir yang disebut jadi kandidat kuat. Bukan hanya karena mampu membawa Strasbourg menembus tujuh besar klasemen sementara Ligue 1 musim ini, Rosenior juga datang dari klub saudara Chelsea, Strasbourg.

Sekadar diketahui, Chelsea dan Strasbourg dipunyai satu konsorsium. Yaitu BlueCo. Owner Chelsea Todd Boehly termasuk salah satu pendiri konsorsium yang berbasis di AS itu.

Dalam wawancara kepada The Times, Rosenior pernah menuturkan caranya untuk mengelola ruang ganti Chelsea. Terutama saat berhadapan dengan pemain-pemain bintang di Chelsea.

’’Hal pertama yang akan aku katakan kepada mereka adalah, apabila kalian mampu dipercaya dan menjalani latihan dengan benar, maka kalian bakal menjadi bagian dari klub ini,’’ ucap Rosenior.

’’Aku harus mendapatkan respek dari para pemain. Sebagai seorang pelatih, realitanya saat ini kendali bukan berada di tangan pelatih. Melainkan ada di tangan pemain,’’ sambung mantan pelatih Hull City tersebut. (YMP)

Komunitas Paguyuban Golf Ceria (PGC) Mulai Gulirkan PGC Cup

PASURUAN-KEMPALAN: Paguyuban Golf Ceria (PGC) bukan komunitas golf baru. PGC juga sudah beberapa kali menggelar turnamen golf. Namun, baru Senin lalu (22/12) PGC menggelar turnamen golf yang bertajuk PGC Cup.

Seri perdana PGC Cup tersebut berlangsung di Taman Dayu Golf Club and Resort, Pasuruan. Sebanyak 152 golfer mengikuti turnamen yang direncanakan rutin tersebut.

Ketua PGC Yani Budi Sarwono mengungkapkan nantinya PGC Cup digelar secara berseri. ’’Sementara rutin setahun sekali. Tetapi nanti tidak tahu apabila ada perkembangan lagi. Misal teman-teman sudah kangen bermain golf,’’ sebut Yani.

BACA JUGA: PGC Berbagi Keceriaan dalam Adi Cup Golf Tournament

Kebetulan, seri pertama PGC Cup kemarin digelar juga menyambut hari ulang tahun Muhammad Hariyanto, atau yang akrab dipanggil Abah Hariyanto. Beliau merupakan salah satu pendiri PGC.

Walaupun sudah mulai berformat PGC Cup, Yani menyatakan turnamen-turnamen yang digelar PGC tetap memakai format serupa seperti sebelumnya. Yaitu menggunakan usia sebagai acuan pembagian kategori. Bukan handicap.

Pendiri PGC Abah Hariyanto dan Ketua PGC Yani Budi Sarwono yang melakukan pukulan dalam turnamen golf PGC Cup. (Foto; Istimewa)
Pendiri PGC Abah Hariyanto dan Ketua PGC Yani Budi Sarwono yang melakukan pukulan dalam turnamen golf PGC Cup. (Foto; Istimewa)

Sehingga, pegolf yang berusia di atas 60 tahun, hanya bersaing melawan sesama pegolf berusia di atas 60 tahun. Bukan melawan pegolf yang lebih muda usianya.

Menurut Yani, golf bukan hanya tentang kompetisi. Juga sebagai sarana mempererat silaturrahmi antarpegolf lintas usia dan latar belakang. ’’PGC ingin membangun suasana menyenangkan tanpa mengurangi nilai sportivitas,’’ tegas Yani. (YMP)

Jadi Korban Aston Villa, Ini yang Jadi Alasan Kubu Chelsea  

LONDON-KEMPALAN: Aston Villa membuktikan bahwa streak kemenangannya di semua ajang musim ini belum terhenti. Sekalipun yang dihadapi sesama klub dari papan atas Liga Primer Inggris, Villa belum terganjal.

Minggu dini hari WIB (28/12), Chelsea yang jadi tumbal streak menang Villa itu di depan pendukungnya sendiri, di Stamford Bridge, London. Chelsea kalah tipis 1-2 di laga tersebut.

Padahal, Chelsea sempat unggul lebih dulu melalui gol Joao Pedro pada menit ke-37. Tetapi, dua gol Ollie Watkins masing-masing pada menit ke-63 dan 84 mampu membalikkan keadaan.

Kapten Chelsea Reece James menyebut performa jeblok dia dan rekan-rekannya di balik kekalahan tersebut. Terutama dalam mengunci permainan Villa dalam kurun waktu 60 menit.

BACA JUGA: Revans 1-3 dari PSG, Aston Villa Bisa Mengandalkan Pemain Ini

’’Dalam 60 menit mereka tidak mampu menciptakan peluang. Lalu mereka mampu mendapatkan satu peluang dan dinamika permainan pun berubah,’’ ucap James, di dalam wawancara dengan Goal.

’’Kami tahu mereka melakukan pergantian pemain dan formasi mengalami sedikit perubahan. Tetapi itu harusnya bisa kami atasi. Kami memahami gaya dan caranya bermain. Kami sendiri yang harus disalahkan,’’ lanjut James.

Perubahan pada menit ke-83 dengan menarik Ian Maatsen dan Boubacar Kamara, dan menggantinya dengan Lucas Digne dan Lamare Bogarde memberi kekuatan di lini serang. Terlebih saat serangan balik.

Terciptanya gol kedua Watkins juga lewat skema serangan balik cepat The Villains, julukan Villa. ’’Kami gagal karena kami tidak dapat mempertahankan konsentrasi kami sepanjang laga,’’ sebut gelandang Chelsea Moises Caicedo, dilansir dari laman resmi klub.

Meski begitu, Caicedo pun berharap dia dan rekan-rekan seklubnya di Chelsea kali ini bisa memetik Pelajaran di balik kekalahan tersebut. ’’Berikutnya, aku yakin saat ini kami bisa kembali dengan lebih kuat lagi dalam musim ini,’’ lanjut Caicedo.

Apalagi peluang The Blues (julukan Chelsea) bertahan pada empat besar klasemen sementara Liga Primer Inggris musim ini bisa bahaya. Chelsea bisa tergeser lawan sesama klub besar tradisional Inggris, Manchester United. (YMP)

Amorim Berjudi dengan Empat Bek, Untung Manchester United Menang

MANCHESTER-KEMPALAN: Pelatih Manchester United Ruben Amorim selama ini sudah dikenal sebagai pelatih yang fanatik dengan skema tiga bek. Amorim sudah memakainya sejak masih bersama Sporting CP, klub dia sebelum di United.

Sabtu dini hari WIB (27/12), Amorim mengubah formasi permainan United dari tiga bek jadi empat bek saat bersua Newcastle United, di Old Trafford, Manchester. Alhasil, United mengalahkan NUFC dengan skor tipis 1-0.

Amorim memainkan skema 4-2-3-1. Bukan 3-4-3, skema favoritnya sejak datang di Theatre of Dreams (sebutan Old Trafford). ’’Terkadang Anda perlu beradaptasi,’’ sebut Amorim kepada Sky Sports.

BACA JUGA: Manchester United Main Tanpa Bruno Fernandes, Amorim Sudah Nyerah?

Bagi United, baru kali ini mereka bisa menang nirbobol lagi setelah sepuluh laga. United kali terakhir merasakannya saat bisa menekuk Sunderland AFC, 4 Oktober lalu.

Dengan skema itu, Patrick Dorgu bisa lebih maju. Dorgu jadi pencetak gol di balik kemenangan United tersebut. Dengan skema 4-2-3-1, Amorim juga bermain dengan enam pemain bertipikal bertahan sekaligus.

Amorim mengubah filosofinya pada laga ke-61-nya bersama United. Pelatih berkebangsaan Portugal itu memerlukan waktu setahun lebih sebulan mengganti formasi.

’’Aku merasa itu satu-satunya cara untuk menciptakan lebih banyak bahaya, untuk memiliki lebih banyak peluang gol dengan memainkan formasi empat bek, dengan lebih banyak pemain (bertahan) di dalamnya,’’ sambung Amorim.

Mantan pemain Liverpool FC dan pandit Sky Sports Jamie Carragher menyebut perubahan yang dilakukan Amorim sudah tepat. Menurutnya permainan United di laga itu berbeda.

’’Saat menguasai bola atau tidak, formasinya tetap dengan empat pemain di lini belakang dan empat pemain di tengah. Gara-gara itu, Newcastle pun mengubah skemanya dengan lima pemain di lini belakang,’’ tutur sosok yang disapa Carra itu. (YMP)

Manchester United Main Tanpa Bruno Fernandes, Amorim Sudah Nyerah?

MANCHESTER-KEMPALAN: Bruno Fernandes dominan kontribusinya bersama Manchester United. Bukan hanya musim ini. Bahkan sejak dari awal bergabung di United.

Musim ini, kontribusi Fernandes bisa mencapai hampir 39 persen di United. Dari total gol-gol klub berjuluk The Red Devils itu dalam semua ajang musim ini, total dia mencatat 12 kontribusi. Dengan rincian lima gol dan tujuh kali umpan gol.

Musim ini, Fernandes bahkan belum pernah absen. Makanya, saat bermain tanpa Fernandes menghadapi Newcastle United di Old Trafford, Manchester, Sabtu dini hari nanti WIB (27/12), akan jadi ujian bagi tactician United Ruben Amorim.

BACA JUGA: Bruno Fernandes Kembali Jadi Si Biang Apes Manchester United

Terutama dalam mencari pemain yang dapat menjadi algojo dan kreator di lini serangan The Red Devils, julukan United, sekaligus. Dua peran yang di musim ini mampu dijalankan Fernandes sama bagusnya.

Statistik menunjukkan, persentase menang United ketika tanpa Fernandes lebih rendah. Yaitu hanya di 47,1 persen. Dari 17 laga tanpa Fernandes, hanya 8 laga di antaranya dimenangi United.

’’Mustahil untuk menggantikan peran Bruno,’’ sebut Amorim, dilansir dari laman Sky Sports. Meski begitu, Amorim pun konfiden dapat menemukan pemain yang mampu menggantikan peran Fernandes tersebut.

BACA JUGA: Banyak Dikritik, Amorim Konfiden Tidak Mainkan Mainoo

’’Bukan hanya soal peluang gol. Dalam setiap situasi bola mati, dialah yang selalu mengaturnya. Ini kesempatan bagus semua pemain meningkatkan dirinya dan menyadari bahwa tim ini tidak bisa bergantung dengan satu orang,’’ tambah Amorim yang sekompatriot dengan Fernandes dari Portugal itu.

Dari sisi pencetak gol terbanyak, hanya Bryan Mbeumo yang punya jumlah gol lebih bagus dari Fernandes. Mbeumo mencetak enam gol. Tapi, dia bermain di Piala Afrika. Total umpan gol Amad Diallo dan Diogo Dalot jauh dari Fernandes.

Tanpa diperkuat oleh Fernandes, Mason Mount bisa jadi opsi pengganti di posisi 10. Tapi, Mount bukan sosok yang familier menjebol gawang The Magpies, julukan NUFC. Sejak membela Chelsea, dia tidak pernah mencetak gol ke gawang NUFC.

Di United musim ini Mount baru mencatat tiga gol dan satu umpan gol dari 15 laga semua ajang. Terakhir, dia mencetak gol ke gawang Wolverhampton pada 9 Desember lalu. (YMP)

Opick Ajak Galang Donasi untuk Aceh, Sumatera, dan Palestina dalam Konser Kemanusiaan

SIDOARJO-KEMPALAN: Suara indah penyanyi religi Opick berhasil memukau ratusan penonton yang memenuhi Gedung Serba Guna Agrowisata Puspa, Sidoarjo, Minggu lalu (21/12). Tepatnya dalam Konser Amal Kemanusiaan.

Dengan lantunan lagu-lagunya, Opick mengajak masyarakat menanamkan nilai kebaikan dan kepedulian. Dia pun turut mengajak masyarakat menunjukkan kepedulian lewat donasi yang dihimpun secara terbuka selama konser tersebut.

Total, nilai donasi yang terkumpul mencapai sebesar Rp 289.193.015. Nantinya, donasi tersebut akan disalurkan untuk membantu korban bencana alam di Aceh-Sumatera. Selain itu, juga didonasikan ke masyarakat Palestina.

Penyanyi Opick yang mengajak penonton Konser Kemanusiaan untuk berdonasi untuk korban bencana di Aceh-Sumatera dan umat Islam di Palestina, (Foto: Istimewa)
Penyanyi Opick yang mengajak penonton Konser Kemanusiaan untuk berdonasi untuk korban bencana di Aceh-Sumatera dan umat Islam di Palestina, (Foto: Istimewa)

Konser Kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara QUPRO Indonesia, BPC HIPMI Sidoarjo, AKSI, Lembaga Manajemen Infaq (LMI). Selain itu juga didukung Muslimah Sidoarjo Bersholawat dan PC Fatayat NU Sidoarjo.

Ketua HIPMI Sidoarjo Muh Zakaria Dimas Pratama menyebut, konser amal ini bukan sekadar hiburan. Juga jadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas bagi korban bencana alam di Aceh dan Sumatera.

’’Di tengah duka dan keterbatasan yang mereka hadapi saat ini, kehadiran dan kepedulian kita ini bisa jadi harapan, serta kekuatan bagi mereka untuk bangkit,” ujar Dimas.

Menurutnya, tiap donasi yang diberikan merupakan bentuk doa dan kasih sayang yang memiliki nilai ibadah. ’’Lewat kegiatan ini mari kita satukan langkah, hati, dan niat untuk berbagi. Donasi sekecil apapun, adalah doa dan bukti bahwa kita tidak membiarkan mereka berjuang sendirian,’’ lanjutnya.

Direktur LMI Ozy Riyanto mengapresiasi kolaborasi lintas organisasi yang kuat dalam kegiatan tersebut. Semangat gotong royong masyarakat Sidoarjo jadi faktor utama keberhasilan penggalangan donasi.

BACA JUGA: HIPMI Sidoarjo Menjajaki Potensi Bisnis Lintas Negara dalam Kunjungannya ke Vietnam dan Hong Kong

’’Dana yang sudah terhimpun saat ini adalah amanah besar. LMI berkomitmen menyalurkan secara profesional, akuntabel, dan tepat sasaran untuk pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan pascabencana, serta bantuan kemanusiaan untuk Palestina,’’ tutur Ozy.

Melalui tausiyah-nya, Pengasuh Ribath Lebo Haqqul Mubin Ponpes Bumi Sholawat H Syaikhul Islam Ali menyebut, membantu sesama tidak hanya sekadar memberi. Tetapi juga bentuk perjuangan di jalan Allah.

’’Teman-teman kita yang berada di Sumatra dan Aceh kehilangan tempat tinggal. Kehilangan harapan. Berinfaklah yang terbaik. Nominal memang bukan utama, tapi kalau sedikit terus ya cek nemene,” tegas Gus Syaikhul yang diikuti tawa dari seisi gedung. (YMP)

Bawa Napoli Menangi Supercoppa, Ini Ambisi Conte

RIYADH-KEMPALAN: Antonio Conte kembali menambah koleksi trofinya dalam musim keduanya bersama SSC Napoli ini. Selasa dini hari WIB (24/12), Napoli di King Saud University Stadium, Riyadh, memenangi Supercoppa Italiana.

Il Partenopei (julukan Napoli) mengalahkan Bologna FC 1909 dua gol tanpa balas melalui dua gol wide attacker-nya, David Neres. Gol tersebut terjadi ketika menit ke-39 dan 57.

Bagi Conte, trofi tersebut sudah mengakhiri penantiannya selama 12 musim. Kali terakhir, Conte memenanginya pada 2013 bersama Juventus. Sementara, Napoli sebelas tahun menanti trofi ini.

BACA JUGA: Napoli Dihancurkan PSV 2-6 di Liga Champions, Antono Conte Beralasan Ini

Sebelumnya, pelatih yang berjuluk The Godfather tersebut sudah memberi gelar scudetto Liga Italia Serie A bagi Napoli. Sekalipun sudah memenangi dua gelar ini tetapi dia belum merasa puas.

Conte belum berhenti memburu gelar. Conte masih haus dengan trofi bagi Napoli lagi ke depan. ’’Kami sudah memenangi scudetto, lalu kini Supercoppa Italiana, aku ingin meneruskannya musim ini,’’ koar Conte kepada Sport Mediaset.

Di Liga Italia sampai saat ini, Giovani Di Lorenzo dkk masih bertengger di posisi ketiga. Napoli berjarak dua angka dari Inter Milan sebagai pemegang capolista di Liga Italia saat ini.

Di Coppa Italia, Napoli menjejak perempat final. Lalu, di Liga Champions, Napoli masih berada di posisi ke-23. Minimal musim ini dua gelar domestik masih dalam jangkauan Napoli

’’Aku berharap pada musim ini mereka bisa kembali bermain sempurna seperti malam ini (Selasa dini hari WIB, Red),’’ sambung Conte. Dia mendapat dukungan dari Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis.

ADL (akronim nama De Laurentiis) pun melontarkan pujian kepada Conte serta para pemain-pemainnya. ’’Medali ini membalas semua kerja keras yang sudah kami lakukan,’’ sebut ADL, dilansir dari laman Tutto Napoli.

’’Medali ini juga membuka kembali pintu antusiasme, baik fans atau pun kami semua yang ada dalam proyek besar Napoli ini,’’ sambung ADL. Padahal, saat era sebelumnya ADL gagal menjaga keharmonisannya dengan Luciano Spallletti yang membawa Napoli memenangi Liga Italia dua musim lalu. (YMP)

Sambut Natal, HDCI Surabaya Ajak Anak Panti Asuhan Nonton Film Bioskop

SURABAYA-KEMPALAN: Komunitas Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Surabaya mengajak 140 anak-anak dari panti asuhan menonton film Zootopia 2 di bioskop.
Acara yang digelar di Cinema XXI Ciputra World, Surabaya, Rabu malam itu (17/12) merupakan bagian dari acara bakti sosial menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru.
Ke-140 anak-anak tersebut dari Panti Asuhan Kasih Agape dan dari Panti Asuhan Paroki Santo Mikael, dua panti asuhan yang ada di Surabaya.
“Kami harap bisa berbagi kebahagiaan di momen yang spesial ini,’’ sebut Wakil Ketua HDCI Surabaya Anthony Widjaja. ’’Mungkin dari mereka ada yang tidak pernah merasakan menonton film di bioskop, atau jalan-jalan ke mall,’’ sambung Anthony.
Anak-anak panti asuhan yang menerima makanan dan minuman sebelum masuk ke dalam bioskop. (Foto: Istimewa)
Anak-anak panti asuhan yang menerima makanan dan minuman sebelum masuk ke dalam bioskop. (Foto: Istimewa)
Ini bukan kali yang pertama HDCI Surabaya menggelar kegiatan bakti sosial dengan mengajak anak-anak panti asuhan nonton film di bioskop.
Dua tahun lalu mereka juga pernah menggelarnya. Bedanya, saat itu dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri. Selain nonton film di bioskop, dua tahun lalu HDCI Surabaya juga mengajak anak-anak panti asuhan ke Kidzania saat bakti sosial jelang Natal dan Tahun Baru.
Ketua HDCI Surabaya Indra Irawan menyebut agenda ini sederhana tetapi penuh dengan makna. ’’Kita dapat berkumpul dengan anak-anak, melihat mereka tersenyum dan tertawa. Mereka juga merasa diperhatikan,’’ tutur Indra.
Komunitas Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Surabaya berfoto bersama 140 anak panti asuhan di depan bioskop Cinema XXI Ciputra World, Surabaya, 17 Desember lalu. (Foto: Istimewa)
Komunitas Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Surabaya berfoto bersama 140 anak panti asuhan di depan bioskop Cinema XXI Ciputra World, Surabaya, 17 Desember lalu. (Foto: Istimewa)
Dia mengharapkan, ke depan akan lebih sering menggelar agenda bersama anak-anak. Dalam setahun bisa dua sampai tiga kali. ’’Ini bentuk komitmen kami, agar kami bisa bermanfaat untuk masyarakat Surabaya,’’ sambung Indra. (YMP)

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.