SIDOARJO-KEMPALAN: Suara indah penyanyi religi Opick berhasil memukau ratusan penonton yang memenuhi Gedung Serba Guna Agrowisata Puspa, Sidoarjo, Minggu lalu (21/12). Tepatnya dalam Konser Amal Kemanusiaan.
Dengan lantunan lagu-lagunya, Opick mengajak masyarakat menanamkan nilai kebaikan dan kepedulian. Dia pun turut mengajak masyarakat menunjukkan kepedulian lewat donasi yang dihimpun secara terbuka selama konser tersebut.
Total, nilai donasi yang terkumpul mencapai sebesar Rp 289.193.015. Nantinya, donasi tersebut akan disalurkan untuk membantu korban bencana alam di Aceh-Sumatera. Selain itu, juga didonasikan ke masyarakat Palestina.

Konser Kemanusiaan ini merupakan hasil kolaborasi antara QUPRO Indonesia, BPC HIPMI Sidoarjo, AKSI, Lembaga Manajemen Infaq (LMI). Selain itu juga didukung Muslimah Sidoarjo Bersholawat dan PC Fatayat NU Sidoarjo.
Ketua HIPMI Sidoarjo Muh Zakaria Dimas Pratama menyebut, konser amal ini bukan sekadar hiburan. Juga jadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas bagi korban bencana alam di Aceh dan Sumatera.
’’Di tengah duka dan keterbatasan yang mereka hadapi saat ini, kehadiran dan kepedulian kita ini bisa jadi harapan, serta kekuatan bagi mereka untuk bangkit,” ujar Dimas.
Menurutnya, tiap donasi yang diberikan merupakan bentuk doa dan kasih sayang yang memiliki nilai ibadah. ’’Lewat kegiatan ini mari kita satukan langkah, hati, dan niat untuk berbagi. Donasi sekecil apapun, adalah doa dan bukti bahwa kita tidak membiarkan mereka berjuang sendirian,’’ lanjutnya.
Direktur LMI Ozy Riyanto mengapresiasi kolaborasi lintas organisasi yang kuat dalam kegiatan tersebut. Semangat gotong royong masyarakat Sidoarjo jadi faktor utama keberhasilan penggalangan donasi.
BACA JUGA: HIPMI Sidoarjo Menjajaki Potensi Bisnis Lintas Negara dalam Kunjungannya ke Vietnam dan Hong Kong
’’Dana yang sudah terhimpun saat ini adalah amanah besar. LMI berkomitmen menyalurkan secara profesional, akuntabel, dan tepat sasaran untuk pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan pascabencana, serta bantuan kemanusiaan untuk Palestina,’’ tutur Ozy.
Melalui tausiyah-nya, Pengasuh Ribath Lebo Haqqul Mubin Ponpes Bumi Sholawat H Syaikhul Islam Ali menyebut, membantu sesama tidak hanya sekadar memberi. Tetapi juga bentuk perjuangan di jalan Allah.
’’Teman-teman kita yang berada di Sumatra dan Aceh kehilangan tempat tinggal. Kehilangan harapan. Berinfaklah yang terbaik. Nominal memang bukan utama, tapi kalau sedikit terus ya cek nemene,” tegas Gus Syaikhul yang diikuti tawa dari seisi gedung. (YMP)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi