Rabu, 20 Mei 2026, pukul : 12:14 WIB
Surabaya
--°C

Lewat PAW, Diana Sasa Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Jatim

Diana A.V Sasa usai dilantik jadi anggota DPRD Jatim. (Foto: Dwi Arifin/kempalan.com).

SURABAYA-KEMPALAN: Diana Amaliyah Verawatiningsih (A.V) Sasa atau yang lebih akrab disapa Diana Sasa resmi dilantik sebagai anggota DPRD Jatim. Ia menggantikan posisi Agus Black Hoe Budianto yang mengundurkan diri karena terjerat dugaan penyalahgunaan narkoba.

DPRD Jawa Timur meresmikan pengangkatan Pengganti Antarwaktu (PAW) anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan ini dalam rapat paripurna yang digelar pada Kamis (5/2).

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Wakil Ketua DPRD Jatim Deni Wicaksono, menandai sahnya Diana Sasa sebagai anggota DPRD Jawa Timur untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Sedang rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Jatim Blegur Prijanggono.

Pemberhentian Agus Black Hoe Budianto ditetapkan melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.4–130 Tahun 2026, yang menyatakan pemberhentian dengan hormat terhitung sejak 5 Oktober 2025.

Sedang pengangkatan Diana Sasa sebagai PAW tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.4–131 Tahun 2026.

Deni Wicaksono menjelaskan, proses PAW tersebut telah melalui tahapan panjang sesuai mekanisme yang berlaku, mulai dari internal partai, DPRD, hingga Kementerian Dalam Negeri.

“Proses ini memang cukup lama karena harus melalui tahapan partai, DPRD, sampai Kemendagri. Alhamdulillah SK sudah terbit dan hari ini pelantikan bisa dilaksanakan,” kata Deni.

Menurut dia, anggota DPRD yang dilantik melalui mekanisme PAW memiliki tanggung jawab yang sama dengan anggota dewan lainnya, baik dalam menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, maupun tugas kepartaian.

“Ketika seorang kader partai menjadi anggota DPRD, tanggung jawabnya sama, baik dalam tugas kedewanan maupun fungsi kepartaian,” tegasnya.

Sementara Diana Sasa ketika ditemui usai pelantikan menyatakan komitmennya untuk mengawal kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat. Khususnya melalui penugasannya di Komisi D DPRD Jatim yang membidangi pembangunan dan lingkungan.

Menurutnya, pembangunan seharusnya menghadirkan perlindungan bagi rakyat, bukan justru menimbulkan risiko baru. Fokusnya mencakup isu ekologi, lingkungan hidup, serta perlindungan kawasan kars yang dinilai memiliki peran penting sebagai sumber daya air bagi masyarakat.

“Pembangunan itu harus mengamankan dan menyelamatkan rakyat, bukan sebaliknya membahayakan,” ujarnya.

Kawasan kars, kata Diana, selama ini sering dipandang sebagai batuan, padahal sebenarnya merupakan peta air yang menyimpan banyak manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Magetan ini juga membuka kemungkinan mendorong peraturan daerah khusus terkait perlindungan kawasan kars dan daerah aliran sungai. Pasalnya, pengaturan dalam Perda RTRW dinilai belum memuat pemetaan dan perlindungan secara detil. (Dwi Arifin)

Gubernur Khofifah: Kemandirian Fiskal Jatim saat Ini Tergolong Kuat

Gubernur Khofifah Indar Parawansa (tengah) saat menjadi keynote speech pada Serasehan Nasional yang digelar MPR RI di Hotel Wyndham, Surabaya, Kamis (5/2).

SURABAYA-KEMPALAN:  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memaparkan creative financing sebagai inovasi penguatan kemandirian fiskal daerah di tengah tantangan penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD) dan keterbatasan kapasitas APBD.

Hal tersebut disampaikan Khofifah saat menyampaikan Keynote Speech pada Sarasehan Nasional bertema “Obligasi Daerah sebagai Salah Satu Alternatif Pembiayaan Daerah dan Instrumen Investasi Publik” yang digelar MPR RI di Hotel Wyndham Surabaya, Kamis (5/2).

Menurut Khofifah, kemandirian fiskal Jatim saat ini tergolong kuat. Hal itu tercermin dari rasio Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur yang mencapai 58,92 persen. Sementara pendapatan transfer dan lain-lain tercatat sebesar 41,08 persen.

Meski demikian, ia menekankan perlunya inovasi pembiayaan agar keberlanjutan pembangunan tetap terjaga. Ditambah lagi, penyesuaian  dana TKD ke Jatim yang mencapai Rp2,8 triliun.

“Creative finance membuka ruang bagi daerah untuk mengakses sumber pendapatan dan pembiayaan yang inovatif, berkelanjutan, dan akuntabel, sehingga pembiayaan pembangunan tidak hanya bergantung pada APBD,” kata Khofifah.

Dalam tata kelola keuangan daerah, Khofifah menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur menerapkan tiga prinsip utama sebagai fondasi penguatan kemandirian fiskal, yakni Collecting More, Spending Better, dan Creative Finance.

Prinsip Collecting More dilakukan melalui penguatan kemandirian keuangan daerah dengan presisi target pendapatan, optimalisasi aset daerah, digitalisasi sistem pendapatan, serta intensifikasi dan ekstensifikasi pajak daerah, termasuk melalui kebijakan opsen.

Sementara itu, prinsip Spending Better diarahkan untuk memastikan setiap rupiah anggaran digunakan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran, dengan memprioritaskan belanja produktif yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Adapun prinsip Creative Finance diwujudkan dengan membuka dan memperluas akses terhadap berbagai alternatif pembiayaan pembangunan yang inovatif, berkelanjutan, dan akuntabel, sehingga pembangunan daerah tidak semata-mata bertumpu pada APBD.

Prinsip tersebut, lanjut Khofifah, tidak berhenti pada tataran kebijakan, tetapi telah diterjemahkan dalam berbagai praktik konkret. Mulai dari Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk pengelolaan dan pemeliharaan aset daerah seperti smart parking, pemanfaatan blended finance untuk renovasi sekolah melalui kolaborasi dengan yayasan dan masyarakat, serta optimalisasi CSR untuk pemberdayaan ekonomi dan bantuan modal usaha bagi UMKM.

“Seluruh skema pembiayaan ini kami tempatkan dalam satu kerangka besar, menghasilkan nilai, bukan sekadar menghabiskan anggaran, memastikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya mengejar output, serta menjadikan birokrasi sebagai instrumen pelayanan publik yang adaptif, berkelanjutan, dan berdampak,” pungkasnya.

Selain itu, Pemprov Jatim juga mengembangkan skema green finance, salah satunya melalui penerbitan surat utang berwawasan lingkungan (green bond) untuk pengadaan bus listrik Trans Jatim sebagai bagian dari transformasi transportasi publik yang berkelanjutan.

Pemprov Jatim juga memanfaatkan skema penyertaan modal kepada BUMD untuk memperkuat kinerja usaha daerah, serta mengembangkan investasi dana daerah melalui dana abadi dan penempatan pada lembaga keuangan guna memperoleh imbal hasil yang relatif stabil dan berkontribusi terhadap peningkatan PAD.

Instrumen lain dalam kerangka creative financing yang turut didorong adalah obligasi daerah dan sukuk daerah. Hal ini mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Harmonisasi Kebijakan Fiskal Nasional, obligasi daerah merupakan surat berharga berupa pengakuan utang yang diterbitkan oleh pemerintah daerah.

“Obligasi daerah dapat dimanfaatkan untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur produktif, mulai dari pembangunan pasar induk digital, layanan air minum, pengelolaan limbah, transportasi, rumah sakit, kawasan pariwisata, hingga pelabuhan daerah,” katanya.

Saat ini, kata Khofifah, terdapat dua daerah di Jatim yang secara fiskal baik kuantitatif maupun proporsional penduduk memungkinkan untuk menerbitkan obligasi daerah,  Surabaya, Bojonegoro, dan Kota Kediri.

Kendati memenuhi syarat, ia menyebutkan proses asesmen perlu dilakukan oleh tim ahli agar pembangunan yang dilakukan berbasis pada revenue center bukan pada cost center.

Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI sekaligus Ketua Badan Penganggaran MPR RI Melchias Markus Mekeng menyampaikan bahwa obligasi daerah merupakan salah satu bentuk creative financing yang relevan dan strategis untuk menjawab tantangan pembiayaan pembangunan daerah saat ini.

Menurut Mekeng, keterbatasan fiskal daerah tidak dapat lagi disikapi dengan pendekatan konvensional yang semata-mata bergantung pada APBD dan transfer pusat. Oleh karena itu, diperlukan terobosan pembiayaan yang tetap berada dalam koridor tata kelola yang sehat, transparan, dan akuntabel.

“Kalau meminjam istilah Ibu Gubernur tadi, sebetulnya obligasi daerah ini adalah salah satu instrumen creative financing yang bisa menjadi solusi pembiayaan pembangunan di daerah,” katanya

“Jadi kami menilai ini adalah momentum bagi daerah-daerah untuk berani melangkah. Dengan perencanaan yang matang dan mitigasi risiko yang baik, obligasi daerah dapat menjadi instrumen pembiayaan yang kredibel, produktif, dan berkelanjutan,” imbuhnya. (Dwi Arifin)

Bukan Haaland, Pemain Ini yang Diharapkan Guardiola Turun di Final Piala Liga

MANCHESTER-KEMPALAN: Manchester City melangkah ke final Piala Liga. Pada second leg semifinal yang digelar di Etihad Stadium, Manchester, Kamis dini hari WIB (5/2), City mengalahkan Newcastle United 3-1.

Dua gol Omar Marmoush pada menit ke-7 dan 29, satu gol lainnya dicetak Tijjani Reijnders pada menit ke-32. Anthony Elanga jadi satu-satunya pencetak gol dari NUFC pada menit ke-62.

City lolos dengan agregat kemenangan 5-1. Dalam final yang akan berlangsung di Wembley Stadium, London, 22 Maret mendatang, City akan berhadapan melawan Arsenal.

Dalam final tersebut, pelatih City Pep Guardiola mengharapkan satu pemain yang memperkuat The Cityzens (julukan City) dalam final. Namun, tidak striker Erling Haaland yang dia harapkan.

BACA JUGA: Final Pertama Setelah Pandemi Covid-19, Begini Ambisi Arteta

Melainkan bek tengah andalannya, Marc Guehi. Sekadar diketahui, Guehi pemain anyar yang baru didatangkan City dari Crystal Palace pada bursa transfer musim dingin.

Guehi sudah dua kali membela City. Yaitu saat lawan Wolverhampton Wanderers (24/1) dan Tottenham Hotspur (2/2). Dia absen pada laga lawan NUFC kemarin. Dilansir dari laman BBC Sport, Guardiola mengharap aturan diubah.

Pemain yang sudah tampil dalam fase knockout Piala Liga, apabila pindah ke klub lain maka pemain tersebut tidak bisa membela klub barunya. Guehi sempat main untuk Crystal Palace di perempat final melawan Arsenal.

’’Semoga kami bisa meyakinkan pihak Carabao Cup (nama Piala Liga) kalau Marc (Guehi) bisa bermain di final. Aku tidak mengerti kenapa dia tidak bisa bermain di final,’’ kata Guardiola.

Dia lantas membandingkan dengan pemain anyar City lainnya, Antoine Semenyo. Pemain yang diboyong dari AFC Bournemouth itu masih bisa membela City pada laga kemarin.

Bek anyar Manchester City Marc Guehi. (Foto: Sky Sports)
Bek anyar Manchester City Marc Guehi. (Foto: Sky Sports)

’’Antoine tiba sebelum laga pertama sehingga dia bisa bermain. Sekarang ini kan laga final. Kenapa dia tidak boleh bermain? Kami sudah membayar gaji dia mahal lho. Dia pemain kami,’’ seloroh Pep.

Bedanya dengan Guehi, Semenyo belum pernah bermain dalam fase knockout di Piala Liga musim ini. Bournemouth tersingkir sejak di Putaran Ketiga. Sehingga di fase knockout Semenyo bisa bermain. (YMP)

Argentina Pilih Markas di Kansas City saat Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

BUENOS AIRES-KEMPALAN: Argentina sebagai juara bertahan Piala Dunia telah memastikan base camp yang bakal jadi markas mereka selama Piala Dunia 2026. Argentina memilih berkandang di Kansas City.

Keputusan terkait base camp dalam Piala Dunia 2026 tersebut diumumkan oleh Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Kamis WIB (5/2), melalui laman Instagram resminya.

’’Setelah laporan akhir yang komprehensif, kami menyimpulkan bahwa di Kansas City-lah yang akan menjadi tempat ideal kami,’’ ungkap juru bicara AFA di dalam pernyataannya.

Base camp Argentina nantinya bakal terletak di City of Fountains, di Kansas City.

BACA JUGA: Messi Akhirnya Angkat Trofi di Timnas

Nantinya, Lionel Messi dkk berlatih di kamp latihan Kansas City FC, salah satu klub Major League Soccer (MLS).

’’Kami memilihnya berdasarkan jarak antarkota dan terutama fasilitas apa yang dapat kami nikmati,’’ sambung pernyataan tersebut. Sekadar diketahui, saat Piala Dunia 2026 mendatang, Argentina lebih banyak berlaga di Arlington, Texas.

Arlington ke Kansas bisa ditempuh dengan waktu tempuh 7-8 jam. Jaraknya 788 kilometer. Selain itu, suhu udara di Kansas City cenderung lebih sejuk ketimbang di Dallas, kota terdekat Arlington.

Messi dkk tergabung di Grup J. Di fase grup, Argentina akan menghadapi Austria dan Yordania di AT&T Stadium, Arlington. Sementara, satu laga lainnya digelar di Arrowhead Stadium, Kansas City, melawan Aljazair.

Compass Minerals National Performance Center. Kamp latihan Sporting KC yang akan jadi kamp latihan timnas Argentina. (Foto: Heartland Soccer Association)

Pengumuman dari AFA itu pun disambut gembira publik Kansas City. Toko jersi di sana pun dikabarkan mulai memperbanyak stok jersi dari tim berjuluk La Albiceleste itu.

Walikota Kansas City Quinton Lucas dalam pernyataannya mengungkap bahwa, skuad asuhan Lionel Scaloni tersebut merasakan efek positif dengan bermarkas di Kansas City.

’’Penerbangan dari Buenos Aires ke Kansas City juga sudah terkoneksi. Ini akan memudahkan di dalam memobilisasi pendukung Argentina datang ke Piala Dunia,’’ ungkap Lucas.

Argentina menyusul beberapa negara lainnya yang telah menentukan base camp-nya. Di antaranya ada: Korsel, Jerman, Spanyol, Uruguay, Prancis, Kolombia, dan Kroasia. (YMP)

Final Pertama Setelah Pandemi Covid-19, Begini Ambisi Arteta

LONDON-KEMPALAN: Arsenal sudah enam tahun menanti bermain di laga final. Rabu (4/2), Arsenal mengakhiri penantiannya setelah memastikan tiket lolos ke final Piala Liga.

Arsenal melangkah ke final Piala Liga setelah menyingkirkan sesama klub wakil London, Chelsea. Di dalam second leg semifinal yang digelar di Emirates Stadium, London, Arsenal menang tipis 1-0.

Dalam first leg yang berlangsung di Stamford Bridge, London, kandang Chelsea, 15 Januari lalu, Arsenal juga memenangi derbi London tersebut dengan skor 3-2. Bagi Arsenal, ini final pertamanya pasca pandemi Covid-19.

Uniknya, The Blues (julukan Chelsea) juga klub yang kali terakhir dihadapi dalam laga final oleh Arsenal. Tepatnya dalam final Piala FA 2019—2020 yang ketika itu dimenangi Arsenal dengan skor tipis 2-1.

BACA JUGA: Menghindar Ditanya Arsenal Juarai Liga Inggris, Arteta Frustrasi?

’’Ini sungguh ajaib,’’ sebut pelatih Arsenal Mikel Arteta dalam konferensi persnya setelah laga. Sejak final Piala FA tersebut, Martin Odegaard dkk mentok sampai di babak semifinal Piala Liga pada edisi 2021—2022.

Ketika itu, laju Arsenal dihentikan Liverpool FC dengan agregat gol kemenangan 2-0. ’’Ini (lolos ke final Piala Liga) jadi seperti vitamin yang masuk di dalam tubuh kita,’’ sambung Arteta.

’’Faktanya, kami sudah bekerja keras untuk mencapai momen ini dan menikmati momen ini bersama-sama. Sungguh ajaib. Anda bisa melihat kegembiraan, begitu pula senyuman dan energi di ruang ganti,’’ tegas Arteta.

Lolos ke final Piala Liga bisa membuka rangkaian trofi juara Arsenal pada musim ini. ’’Bahkan kami juga bisa meraih quadruple (empat gelar dalam semusim) saat ini,’’ koar Odegaard, dilansir dari laman Evening Standard.

Selain masih berpotensi merebut trofi juara di ajang Piala Liga musim ini, Arsenal juga masih berada di puncak klasemen di Liga Primer Inggris, Liga Champions, dan di Piala FA. (YMP)

Santi dan Ma’ruf, Sukses setelah Gabung UMKM Binaan Pemkot Surabaya. Ini Kisahnya!

Dari kiri: Prasanti Rahmawatun dan Ma’ruf saat mengikuti Kelas Inspirasi, Rabu (4/2).

SURABAYA-KEMPALAN: Suasana Balai RW 11, Jalan Indrapura, Kelurahan Tanjung Perak mendadak haru sekaligus penuh semangat. Dalam acara Kelas Inspirasi yang digelar oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dua warga menceritakan perjalanan hidup mereka yang luar biasa, mulai dari titik kemiskinan hingga berhasil meraih kemandirian ekonomi berkat kerja keras dan dukungan program pemberdayaan kota.

M. Prasanti Rahmawatun (58), warga Tanah Merah, berbagi kisah yang menggetarkan hati. Kisahnya dimulai beberapa tahun lalu, ia berada di titik terendah setelah kehilangan anak perempuannya. Beban duka ditambah lilitan utang yang menumpuk membuat ia dan suaminya nyaris kehilangan harapan.

“Saat itu saya putus asa. Saya bilang ke guru ngaji saya, kalau ada yang mau beli ginjal, saya jual saja untuk bayar utang. Otak sudah buntu,” cerita Santi, Rabu (4/2).

Namun, secercah harapan kembali muncul saat ia diajak bergabung dalam UMKM Koperasi Sumber Mulia Barokah, binaan Pemkot Surabaya. Meski awalnya hanya bisa menjahit lurus, ia tidak menyerah dan mencoba peruntungan sebagai tukang obras dengan upah pertama Rp90.000 per hari. 

Semangatnya yang tak kunjung padam membawanya menguasai berbagai teknik menjahit lewat pelatihan yang diberikan. Kini, Santi sudah bisa membawa pulang penghasilan hingga ratusan ribu rupiah per hari dari hasil kerja kerasnya. 

“Alhamdulillah, rumah saya sudah kembali. Saya bisa beli mesin jahit modern sendiri, bahkan bisa beli sepeda lipat untuk transportasi,” ungkapnya. 

Menurutnya, usaha yang dilakukan terus-menerus tidak akan pernah menghianati hasil. Dahulu, ia harus bersepeda berkilo-kilo meter untuk mengambil kain di Koperasi Sumber Mulia Barokah, kini ia bisa lebih sejahtera dalam segi ekonomi.

“Sekarang saya sudah bisa menabung. Untuk warga Kota Pahlawan yang mungkin mengalami kondisi seperti saya, jangan putus asa, tetap semangat dan berdoa. Peluang itu pasti ada jalan kalau kita mau bergerak,” pesannya.

Kisah serupa juga datang dari Ma’ruf, warga Tenggumung. Sebagai kepala keluarga, ia terbiasa bekerja serabutan sebagai tukang potong kain dengan penghasilan yang tidak menentu. Namun, garis hidupnya berubah drastis setelah bersinergi dengan program Pemkot lewat Koperasi Sumber Mulia Barokah.

Jika dulu ia harus berkeliling mencari orderan dengan upah yang pas-pasan, kini Ma’ruf menjadi bagian penting dalam rantai produksi seragam. “Dulu di konveksi biasa, cari Rp1,5 juta saja butuh waktu berminggu-minggu. Sekarang di koperasi, saya bisa potong 1.000 baju sehari. Kalau dihitung-hitung, sehari bisa dapat Rp2 juta,”  ungkapnya. 

Keberhasilan ini berdampak besar bagi ekonomi keluarganya. Ma’ruf kini mampu menyekolahkan anaknya di pondok pesantren, membeli mesin cuci untuk meringankan beban istri, hingga membantu ekonomi saudaranya di kampung halamannya.

“Tanggung jawab laki-laki itu berat. Kerja apa saja, yang penting giat. Jangan malu untuk memulai,” tambahnya.

Di sisi lain, Camat Pabean Cantian, Muhammad Januar Rizal yang hadir dalam Kelas Inspirasi tersebut menegaskan bahwa apa yang diungkapkan Santi dan Ma’ruf ini, adalah bukti nyata bahwa program Pemkot bukan sekadar teori.

“Kami ingin menunjukkan bahwa lowongan pekerjaan dan program pemberdayaan ini ada hasilnya. Ini real, sudah dilaksanakan, dan dampaknya nyata mengurangi pengangguran serta kemiskinan di Surabaya,” tegasnya.

Kisah diatas adalah pengingat bagi seluruh warga Surabaya bahwa kemiskinan bukanlah akhir dari segalanya. Dengan memanfaatkan program pemberdayaan Pemkot Surabaya, seperti UMKM, Koperasi, hingga padat karya dan disertai dengan etos kerja yang kuat, kesejahteraan bisa diraih. (Dwi Arifin)

Dibuka Khofifah, Diklat PPIH Embarkasi Surabaya Diikuti 626 Peserta

Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

SURABAYA-KEMPALAN:  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa membuka Diklat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kloter Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H / 2026 M, di Asrama Haji Surabaya, Rabu (4/2).

Dalam kesempatan ini Khofifah berpesan kepada 626 peserta diklat untuk membersihkan hati menguatkan niat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji.

Untuk itu ia menegaskan bahwa seluruh PPIH harus memiliki kecakapan teknis, pemahaman regulasi, dan juga kepekaan serta empati. Terutama karena Jawa Timur menjadi salah satu provinsi dengan jumlah jemaah haji terbesar di Indonesia.

“PPIH memiliki peran yang sangat strategis sekaligus garda terdepan mendampingi jemaah haji secara langsung di lapangan,” kata Khofifah.

“Ada tanggung jawab moral yang besar untuk memastikan setiap jemaah mendapatkan pelayanan bermartabat sejak keberangkatan, pelaksanaan ibadah hingga kembali ke tanah air,” imbuhnya.

Khofifah pun menegaskan tantangan penyelenggaraan ibadah haji semakin kompleks, sehingga menuntut profesionalisme, komunikasi efektif, serta koordinasi yang solid antar petugas.

Sebab PPIH Embarkasi Surabaya akan mengemban tugas berskala nasional yang mana jemaah tidak hanya berasal dari Jawa Timur, melainkan Bali dan Nusa Tenggara Timur.

“Saya berharap bapak dan ibu tidak hanya dibekali kecakapan teknis dan pemahaman regulasi, tetapi juga diperkaya dengan kepekaan, empati, serta kemampuan bekerja dalam tim,” jelasnya.

Mengingat masih banyak waktu untuk bersiap, Khofifah meminta ditambahkan sosok fiqhun nisa bagi jemaah perempuan. Yang diharapkan bisa membantu menjawab pertanyaan para jamaah perempuan terutama mereka yang berusia produktif.

“Pada posisi ini menambahkan keilmuan dari petugas PPIH kloter terkait fighunisa yang menurut saya sangat penting,” ungkapnya.

Terkait penyelesaian jamaah haji perempuan, terutama usia subur,  juga dibutuhkan buku pegangan saat manasik haji untuk menambah keilmuan petugas PPIH terkait  fighunisa.

“Kalau boleh ditambahkan Pak Dirjen karena persoalan ini sering  membuat orang menjadi ragu. Karena bagi perempuan usia subur yang menjalani haid saat haji sering ragu kapan saat harus bersuci ,” ungkapnya.

“Terima kasih Diklat kali ini dilaksanakan lebih awal dan tentu penguatan dan pengayaan lebih panjang dilakukan. Cukup waktu membangun koneksitas kloter satu dengan yang lain,” imbuhnya.

Khofifah berharap pelatihan untuk seluruh Peserta Diklat PPIH Kloter Embarkasi Surabaya dalam mengemban tugas melayani umat Allah diberi kelancaran dan kemudahan.

“Semoga setiap ikhtiar dan usaha dalam pelayanan yang diberikan kepada jamaah haji dibalas oleh Allah SWT dengan pahala kebaikan yang berlipat, keberkahan hidup, serta kemuliaan di dunia dan di akhirat,” ungkapnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Puji Raharjo meminta kepada seluruh peserta diklat petugas haji memanfaatkan waktu selama 10 hari ke depan dengan menguasai tugas masing-masing, sehingga ketika di lapangan tinggal melayani sepenuh hati, berintegritas,ppoo dan disiplin.

“Disiplin merupakan pondasi dan cermin negara melayani tamu Allah,” ungkapnya.

Turut hadir, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Provinsi Jawa Timur Mohammad As’adul Anam, para alim, para ulama, para masyayikh, para kyai, para bu nyai, para narasumber dan fasilitator diklat, serta peserta Diklat Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter Embarkasi Surabaya. (Dwi Arifin)

Diundang Prabowo Bersama Pimpinan Ormas Islam, Khofifah: Pertemuan yang Produktif

Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat diundang Presiden Prabowo bersama Pimpinan Ormas Islam di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/2).

JAKARTA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memenuhi undangan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama para pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/2).

Usai hadir dan mengikuti pengarahan Presiden Prabowo dalam forum tersebut, Khofifah yang juga Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU optimistis forum ini menjadi momentum untuk memperkuat bangunan harmoni lintas organisasi kemasyarakatan  mewujudkan bangsa Indonesia yang damai.

Tidak hanya itu, kedatangan para tokoh ormas  keagamaan Islam  di Indonesia ini, lanjut Khofifah, berkontribusi besar dalam mewujudkan harmonisasi kehidupan bermasyarakat,  berbangsa dan bernegara.

“Pertemuan ini sangat positif menurut saya. Betapa bahwa Bapak Presiden Prabowo menyiapkan  waktu untuk melakukan silaturahmi dan dialog dengan lintas ormas , tokoh pesantren serta  tokoh Islam di Indonesia,” tegasnya.

Bahkan, Khofifah menyebut jika silaturahmi yang dilakukan intensitas semakin tinggi akan semakin baik demi bangsa dan negara.

“Silaturahim ini bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Terlebih seperti sekarang ini bersama Bapak Presiden Prabowo,” ungkapnya.

Para pimpinan lintas organisasi kemasyarakatan Islam ini, lanjutnya, telah melaksanakan berbagai program strategis nasional yang berkontribusi bagi bangsa dan negara seperti implementasi pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain itu, kontribusi lainnya,  yakni terwujudnya wali asuh dan wali asrama untuk Sekolah Rakyat (SR) di banyak daerah terutama di Jawa Timur.

Selain itu, ketahanan pangan juga menjadi sinergi yang cukup kuat bersama para Pimpinan Lintas Organisasi Kemasyarakatan termasuk ormas Islam.

Khofifah meyakini, pertemuan ini akan memberikan  hasil yang produktif dan dilanjutkan merumuskan plan of action bersama sehingga berdampak bagi bangsa, negara dan masyarakat.

“Pertemuan ini Insya Allah akan menjadi pertemuan yang produktif antara pimpinan Lintas Organisasi Kemasyarakatan Islam dengan Presiden Prabowo di Istana Negara Jakarta,” tutupnya.

Turut hadir para jajaran Menteri Agama, Menteri PPPA, Mensos, Menteri ATR/BPN, Ketua MUI, PBNU, PP Muhammadiyah hingga pimpinan Pondok Pesantren. (Dwi Arifin)

Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vagansa Lolos Kurasi 125 KEN

Festival Rujak Uleg

SURABAYA-KEMPALAN: Surabaya berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Dua event unggulan kota, yakni Festival Rujak Uleg dan Parade Bunga Surabaya Vaganza, lolos dalam rangkaian 125 Karisma Event Nusantara (KEN) yang berada dalam kalender Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya Herry Purwadi, menjelaskan, keberhasilan ini menjadi bukti kualitas dan daya tarik event Surabaya di kancah nasional.

“Tahun sebelumnya hanya satu event yang diajukan karena ada pembatasan jumlah. Sementara pada tahun ini, pembatasan tersebut sudah tidak ada, sehingga kami mengajukan dua event sekaligus, dan alhamdulillah keduanya lolos kurasi,” jelas Herry, Selasa (3/2).

Herry menyampaikan, penilaian kurator KEN tidak hanya pada sisi kreatif dan inovatif ide dasar event, tetapi juga manajemen kegiatan, termasuk manajemen risiko dan pengelolaan massa. Setiap event, katanya, harus memiliki strategi jelas jika terjadi kendala di lapangan.

“Penilaian juga mencakup isu lingkungan serta dampak ekonomi, sosial, dan budaya. Event harus mampu mendatangkan pengunjung, memiliki strategi pemasaran yang kuat, dan membangun kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.

Masuknya dua event Surabaya dalam KEN, lanjut Herry, memberikan dampak signifikan terhadap promosi pariwisata. Kedua event ini mendapatkan dukungan promosi dari Kemenpar RI melalui berbagai kanal media nasional, sekaligus menandai bahwa kualitas event Surabaya sudah memenuhi standar nasional dan siap dipasarkan sebagai daya tarik wisata.

Dari sisi ekonomi kreatif, event ini mampu menggerakkan UMKM, sektor produksi lokal, dan pelaku industri kreatif. Contohnya, Surabaya Vaganza mendorong pembelian bunga dari luar kota, seperti Batu dan Bandung, karena Surabaya bukan produsen bunga.

“Artinya, satu event di Surabaya memberikan dampak ekonomi lintas daerah, tidak hanya bagi kota ini tetapi juga wilayah sekitarnya,” ungkapnya.

Dampak positif lainnya terlihat pada peningkatan okupansi hotel, keterlibatan stakeholder, hingga perputaran ekonomi di sektor dekorasi, tata rias, penyewaan kostum, lighting, dan jasa kreatif lainnya.

Ke depan, Pemkot Surabaya berkomitmen untuk terus berinovasi.  “Fokus kami bukan sekadar menyelenggarakan event sebagai agenda rutin, tetapi menjadikannya daya tarik wisata yang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, melalui konsep matang, kolaborasi promosi, dan keterlibatan industri pariwisata,” terang Herry.

Untuk target kunjungan, Herry menambahkan bahwa Pemkot Surabaya berharap agar event ini mampu menarik lebih banyak wisatawan ke kota. Menurutnya, momentum festival yang berlangsung pada bulan Mei bisa menjadi pemicu peningkatan kunjungan yang signifikan.

“Kami berharap kunjungan wisatawan ke Surabaya pada bulan Mei meningkat sekitar 10–20 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Dengan meningkatnya kunjungan, perputaran ekonomi kota diharapkan ikut terdongkrak signifikan,” harapnya.

Peningkatan kunjungan wisatawan ini tidak hanya akan dirasakan oleh sektor pariwisata secara langsung, seperti hotel, restoran, dan transportasi, tetapi juga berdampak positif bagi para pelaku UMKM, pengrajin lokal, dan industri kreatif yang terlibat dalam penyelenggaraan event. 

“Dengan kata lain, festival seperti Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza tidak sekadar merayakan budaya dan kreativitas, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang nyata bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya,” tegasnya. (Dwi Arifin)

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.