Rabu, 13 Mei 2026, pukul : 18:28 WIB
Surabaya
--°C

Sobekan Irawan

KEMPALAN: DALAM perjalanan ke kelenteng Gudo, Jombang, kemarin saya buka email dari Amerika. Pengirimnya teman lama: drg Irawan. Dari Los Angeles.

Dari emailnya itu terlihat Irawan lagi gatal-jari: ia menulis panjang. Soal lead. Sebagai dokter gigi lulusan Amerika ia banyak berurusan dengan lead: ia punya majalah di Amerika.

Namanya: Indonesia Media. Berbahasa Indonesia. Terbit sebulan dua kali. Tulisan saya sering muncul di majalahnya itu.

BACA JUGA: Gunung Poso

Irawan sudah menjadi warga negara Amerika. Rumahnya besar dan bagus. Saya pernah tidur di rumah itu.

Saya harus menjelaskan kepadanya: lead bukanlah judul. Lead adalah kalimat pertama, atau alinea pertama dalam sebuah tulisan. Khususnya tulisan yang bersifat jurnalistik.

Email drg Irawan itu menarik. Maka saya putuskan untuk membuatnya, seutuhnya:

Tanggapan Atas ‘Sobekan Lead’ Dahlan Iskan

Oleh: Irawan

MENGOMENTARI tulisan senior saya, Dahlan Iskan, yang sering saya sapa sebagai “Toa koh Yee Zhe Kan” pada salah satu artikelnya yang dimuat di Disway, Sobekan Lead.

Salah satu dari kutipan alineanya, “Lead adalah kalimat pembuka dalam tulisan. Mencari kalimat pembuka, adalah salah satu bagian yang tersulit dalam menulis”. Kebetulan lead yang telah dicatatnya di secarik sobekan kertas hilang tertinggal entah ke mana.

BACA JUGA: Sobekan Lead

Memang “Lead” itu adalah hal yang perlu wangsit untuk mendapatkannya. Apalagi kalau kita sendiri yang harus menciptakannya.

Teringat seperempat abad yang lalu di mana saya baru mulai merintis majalah Indonesia Media, harus pula jadi editornya. Membuat majalah sekolah saja belum pernah. Apalagi pernah ada catatan hitam, yaitu angka 4 di rapor Bahasa Indonesia ketika di SMP. Pasalnya saya gagal menyebutkan 26 arti kegunaan awalan “me”. Celakanya saya dituduh pula sebagai plagiator atas karangan puisi saya yang katanya kelewat sempurna buat ukuran murid SMP.

Maka tak ayal saya di vonis angka mati , “4”.

Ya Tuhan ampunilah dosa guru Bahasa Indonesia saya itu dalam perjalanannya di alam baka.

Mungkin warisan genetika masih tersalur ke sanubari saya, dari kakek saya, dr Chen Lung Kit yang selalu menulis kuplet di gerbang masuk Pancoran Glodok, Batavia, di setiap hari ulang tahun Ratu Wilhelmina. Ditambah karya mendiang ayah saya, dr Putrasatia, sebagai kolumnis kesehatan di surat kabar harian Indonesia Raya.

BACA JUGA: Tertutup Terbuka

Mungkin gen inilah menjadikan naluri saya mempunyai inisiatif membuat majalah dwi mingguan Indonesia Media, sebuah media cetak dan online dengan www.indonesiamedia.com.

Sempat juga nama majalah itu jadi persoalan, karena seorang sarjana linguistik jebolan UI yang tinggal di Kanada, tiba-tiba menyurati saya, dan mengatakan itu salah bahasanya. Harusnya Indonesian Media, karena mengingat kita di Amerika harus mengikuti tata cara penyusunan kata seperti itu. Saya sempat merenungi usulan itu. Namun saya teringat asal inspirasi istilah itu ternyata saya dapatkan dari salah satu majalah etnis di Los Angeles, yang bernama China Post, bukan Chinese Post. Setelah itu saya kembali tenang bisa tidur.

Kalau dipikir-pikir, kok saya berani ya, memublikasi sebuah majalah dwi mingguan. Di mana saya masih harus praktik di kedua klinik saya, lalu tiba-tiba jadi editor dan penerbit pula. Agak ngeri-ngeri sedap membayangkan sepak terjang saya yang berani mati saat itu.

Harus saya akui juga dukungan dari Ibunda saya, Sanita. “Kalau kamu ada hati bikin majalah ini, teruskan. Tuhan pasti memberikan jalannya,” demikian lipurnya.

Kemudian tidak selesai di nama media cetak itu saja, ternyata saya tidak mau kalah dengan kantor berita papan atas yang selalu punya semboyannya yang khas. Seperti Kompas, “Jernih melihat Dunia” , Tempo, dengan “Bicara Fakta” nya, dan banyak lagi sejumlah semboyan-semboyan yang keren.

BACA JUGA: Master Letnan

Berangkat dari apa yang memicu kami mendirikan Indonesia Media. Apa misi kita ke depan? Tentunya khalayak mafhum dengan Tragedi Mei’98 yang tidak pernah bisa kami lupakan. Karena itu kami ada suatu usaha untuk koreksi diri dan merenungkan perjalanan ke depan. Biarlah timeline itu menjadi tonggak sejarah menjadikan bangsa Indonesia melangkah maju ke tingkat peradaban bangsa yang lebih tinggi.

Salah satu cara adalah membangun komunikasi antarsuku dan golongan, meningkatkan interaksi sosial, menciptakan pengertian dan kerja sama, saling mengisi kekurangan, dan membagi kelebihan kita masing-masing. Saya rasa sebagai masyarakat awam di luar negeri, hanya itulah yang kami mampu berikan kepada Indonesia.

Di sinilah saya harus berpikir keras untuk menciptakan semboyan yang bermakna, dan menyertakan kaidah puisi yang sekaligus menebus kesumat dari angka “4” di rapor bahasa Indonesia tersebut. Alhasil saya mendapatkan wangsit, menggunakan semboyan “Berdaya lewat Lintas Budaya”. Istilah ini dijamin genuine, memenuhi makna, dan memenuhi kaidah puisi, dan rhyme, kata penyanyi Rapper.

Walaupun tidak sepanjang “Gurindam Dua Belas” punya Raja Ali Haji tapi saya jamin semboyan itu asli. Sumpah! Bukan plagiat. Semoga saya selalu diberi inspirasi dapat melahirkan banyak “lead” dalam berkarya sebagai penulis ini. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan
Edisi 16 Januari 2023: Gunung Poso

Amat Kasela

Abah Dis tidak bisa paham anomali golf mungkin karena tidak bermain golf. Tujuan main golf itu cuma memasukkan bola ke dalam lubang, Bah. Bola masuk ke lubang. Bola dan lubang. Bola. Lubang. Nah, di situ antara proses dengan hasil bisa saling mengkhianati gara-gara ada lobi atau caddy. Eh, ups. Saya langsung teringat pesan seorang menteri dahulu (sekarang sudah tidak menjabat), “Jangan bermain golf saat jam kerja”.

Aku dan kita Official

Sudah di ajari sama sahabatnya yg asal Singapura om. Udah di kasih majalah golf juga. Pernah main ke lapangan golf juga yg di Amerika sana Tetep aja gak mau/Ndak paham golf. Wkwk

Otong Sutisna

Wah sayang sekali Abah tak bisa main golf, belajarlah dulu cara memasukkan sesuatu ke lubang, bagusnya jangan satu orang…. eh orang, maksudnya belajarnya jangan ke satu orang. Cobalah dulu ke @putu Leong mungkin beliau secara teori ahlinya….

Komentator Spesialis

Ada typo error. Di kalimat : “Itu terjadi di bulan puasa. Di tahun 2008”. Harusnya tahun 1998. Karena tahun 2008 puasa di bulan oktober. Haji bulan Desember. Karena saya ingat banget haji tahun 2007 bulan Desember nggak dapat pasokan makanan dan kelaparan di Mina, wkwkwk…Tahun itu ada haji 2 kali dalam 1 tahun. Di januari dan desember 2007.

Pryadi Satriana

Judul tulisan ‘mis-lead-ing’ karena dua alasan. Pertama, tidak ada ‘Gunung Poso’ di Poso. Kedua, judul gak nyambung dg isi tulisan. Penyebabnya: Dahlan membuat judul ‘dg caranya sendiri’ (baca: ‘ngawur’!). Judul seharusnya merupakan ‘kristalisasi’ tulisan, menyarikan tulisan. Dari judul pun bisa ‘diketahui’ isi tulisan. Dahlan kesulitan membuat judul, akhirnya judul dibuat ‘asal-asalan’. Dari cara Dahlan membuat tulisan bisa diketahui masalahnya. Dahlan membuat ‘draft’ dg ‘corat-coret’, dikembangkan jadi tulisan, baru mikir judul belakangan! TERBALIK. Seharusnya mulai dg ‘ide atau gagasan’. ‘Brainstorming’, ‘corat-coret’ semua yg muncul di pikiran untuk menentukan ‘judul’. ‘Judul’ ditentukan. ‘Brainstorming’ lagi, dg menggunakan ‘tree diagram’ membuat ‘sub-topic’ & ‘supporting details’. Buat ‘outline’. Buat ‘first draft’ berdasarkan ‘outline’. Revisi. Buat ‘second draft’. Revisi lagi. Begitu seterusnya sampai terwujud tulisan yg ‘apik’. Ingat ini: “Good writing starts with CLEAR MIND”. Salam. Rahayu.

Fa Za

Kalau mengikuti teori Pak Pry, tulisan bisa selesai dalam waktu 2 hari 2 malam… hahaaa

Mirza Mirwan

“Proses tidak pernah mengkhianati hasil kecuali golf.” Pak DI menuliskan itu di bagian atas sobekan karton snack yang menyebabkan karyawan Harian Disway kalang-kabut berusaha mencarinya. Pak DI hanya mencatat apa yang dikatakan Jendral Farid, memang. Tetapi pasti sudah sering mendengar atau membacanya sejak beberapa tahun terakhir ini. Hanya saja, maaf, dari sudut tata makna (semantics) kalimat itu jelas keliru — meski secara tata kalimat (syntax) sudah benar. Dan di bawah sana Bung Amat Kasela pun bertanya: Proses tidak pernah mengkhianati hasil atau hasil yang tidak mengkhianati proses? Secara semantis yang benar adalah hasil yang tak pernah mengkhianati proses, tentu saja. Orang yang pertama kali memunculkan “Proses tak pernah mengkhianati hasil” itu, barangkali, pernah membaca terjemahan “quote” Sidney Justin Harris : “Results will never betray the effort.” Hanya saja “effort” (usaha) diganti proses, menjadi “hasil tak akan pernah mengkhianati proses.” — substansinya sama, usaha adalah proses. Sayangnya orang tadi punya ingatan yang lemah, sehingga susunan katanya terbalik, menjadi “proses tak pernah mengkhianati hasil.” Dan itulah yang kemudian sering dikutip orang. Sidney J. Harris jurnalis sohor AS kelahiran Inggris. Sebelum meninggal (1986) dulu kolom mingguannya dimuat di sekitar 200 media di AS dan Kanada. Akan halnya kutipan “Results will never betray the effort” itu diambil dari salah satu bukunya, “Winners and Loosers”.

adi Nugraha

wah ternyata isi cerita disway hari ini sambungan kemarin. Saya gak tahu ya bawahan bapak itu gen z apa bukan, tetapi jika gen z, mungkin mereka sudah ngomel ngomel ketika disuruh mencari sobekan kardus berisi catatan di tong sampah dan harus ketemu lagi. Mungkin saja di hati mereka berkata seperti ini “Dasar Pak tua pelupa, udah tahu pelupa masih aja pakai catetan kardus, coba bawa buku atau Hape buat ngerekam suara kan bisa, tinggal diputar ulang.”

Saifudin Rohmaqèŕqqqààt

Saya juga tidak tahu anomali permainan golf. Yang saya tahu adalah anomali prestasi golf Indonesia. Kita bisa membangun lapangan golf yg bagus. Bahkan Indonesia bisa menyelenggarakan turnamen golf Indonesia open sejak tahun 1974. Turnamen elit di negeri ini. Apakah ada orang Indonesia yg juara di turnamen golf indonesia open? Jawabnya ya ada, tapi baru satu orang. Yaitu seorang cedi atau pembantu pemain golf asal Surabaya. Yaitu Kasiadi. Dia juara Indonesia open tahun 1989 yg saat itu berhadiah 120 ribu US dollar. Sampai hari ini pun belum ada yg menyamai prestasinya. Sorang cedi yg tekun dan nekad. Proses tidak akan mengkhianati hasil.

bagus aryo sutikno

Bagi saya, perancang konflik POSO itu hebat banget. Hasil tidak mengkhianati proses. Adanya konflik POSO menyebabkan jalur darat Makasar – Palu lock down. Akibat lock down tersebut, jalur barat via Sulawesi Barat, usai pemekaran, terbuka. Panen duku dari Majene dst bisa tersalur hingga Makasar dan Palu. Konflik POSO melahirkan dan membesarkan Sulawesi Barat. Tanpa konflik berdarah-darah, infrastruktur di Sulbar akan slowly dibangun. Korban sekian orang hanyalah tumbal, collateral damage, dari kelahiran Sulbar-Sulawesi Barat. Jadi POSO itu konspirasi tingkat tinggi. #CMIIW

Saifudin Rohmaqèŕqqqààt

Mendengar Sulawesi Tengah, saya jadi ingat TVRI pada tahun 1985. Memangnya ada apa? Di kala itu, TVRI hanyalah satu satunya sumber informasi di desa saya. Orang tua belum punya radio maupun televisi. Tapi ada tetangga yg baik. Yg selalu membuka pintu, sambil TV dinyalakan. Silahkan siapa saja yg mau nonton. Tanggal 9 sampai 20 september 1985, diadakan Pekan Olahraga Nasional ke-11. TVRI menyiarkan tiap hari. Saya selalu menunggu jurnal pon berakhir untuk mengetahui perolehan medali. Dari 27 propinsi waktu itu, saya masih ingat , yg menjadi juru kunci atau ranking ke 27 adalah propinsi Sulawesi Tengah. Dibawah propinsi Timor Timur yg ranking ke 26. Kenangan tentang propinsi Sulawesi Tengah.

Amat Kasela

Tulisan hari ini lebih baik daripada yang kemarin. Nilai tulisan kemarin 60. Nilai tulisan hari ini 61.

Johannes Kitono

Bukan main ternyata CHD hari ini dari sobekan lead yang ketemu di tong sampah. Dan sempat dibully habis habisan oleh Ketum PKP. Secara runut kita mempelajari asal mula terjadinya Kasus Poso. Hanya masalah anak muda beda agama berantem.Urusan kecil jadi urusan nasional dan bakal Internasional. Kredit point harus diberikan kepada Jen. Farid yang tinggi dedikasinya. Biasanya pejabat minta mutasi dari daerah konflik supaya bisa menuntaskan tugasnya. Ini kok justru minta diperpanjang. Berani menghadapi tantangan dan pasti diomelin oleh isteri yang kuatir akan keselamatan keluarga. Kata Bung Karno : Jangan melupakan sejarah dan ternyata itu terjadi di awal kasus Poso. Kalau dari awal konflik anak muda didamaikan tentu tidak akan melebar kemana mana. Menurut Pingky Worrow anak Kol Worrow, tokoh Permesta ( Perjuangan Rakyat Semesta, 2 Maret 1957 ). Awalnya adalah para perwira asal Sulawesi yang kecewa karena pemerintah pusat lebih memperhatikan pulau Jawa. Dan menghambat perekonomian lokal. Padahal sumber perekonomian seperti Kopra justru berasal dari Sulawesi. Rakyat Sulawesi hanya minta pembagian kue pembangunan yang adil dari pusat. Karena negosiasi tidak berhasil terpaksa angkat senjata. Oleh Barbara Harvey ( 1977 ) Permesta disebut :Half a Rebbelion.Pembrontakan setengah hati. Wow,sudah lama nyandak baku dapat deng Pingky ,spesialis Murray eel yang kepalanya segede buah kelapa.

EVMF

“Results will never betray the effort” (Hasil tidak pernah mengkhianati usaha/proses). Ini adalah salah satu quotes-nya Sydney Justin Harris (1917-1986). Sedangkan “Effort will never betray results” (Usaha/proses tidak pernah mengkhianati hasil) adalah salah satu tweet-nya Kim Tae-hyung (kelahiran 1995), anggota grup band BTS. * I’m so proud of those who helped us achieve this. People have no idea how difficult and huge this undertaking has been. As Tae-hyung says, “Effort will never betray results.” A big thank you to all of you. You know who you are! * Sepertinya Mayjen TNI Farid Makruf yang suka menyanyi, juga penggemar BTS.

Dodik Wiratmojo

Skrg ada tantangan yg lbh berat, teroris papua dengan 1000trilyun apbd yg menguap..asing mulai bermain, sampai suplai bisa dikirim lewat pesawat, sudah sering liat video anggota tni sakaratul maut diunggah dimedia

Waris Muljono

Bagi sebagian pihak, kekacauan, kerusuhan dan situasi buruk lainnya bisa jadi sengaja dipelihara untuk dijadikan proyek. Dlm tulisan ini pak DIS mencontohkan teroris. Mengapa pak DIS bisa mensinyalir begitu? Karena pak DIS berpengalaman “memelihara” perusuh-perusuh disway, sampai dibikinkan camp akhir tahun segala hehehehe Tapi perusuh disway ini sepertinya dipelihara bukan utk dijadikan proyek, tapi mau dibagi proyek. Begitu kan abah?

Dacoll Bns

Mantap, tinggal teroris di papua sekarang karena Sulawesi Insya Allah sudah beres , semoga beliau juga berhasil menuntaskan terorisme di Papua

Mirza Mirwan

“Sehari bisa 3-4 gelas, Pak Izrail. Gimana, mantap ‘kan?” “Mantap atau tidaknya saya tidak tahu, Cak, wong saya baru kali ini ngopi.” “Berarti Pak Izrail hanya minum teh saja?” “Ndak juga.” “Oh…berarti saban hari minum air putih.” “Saya ndak minum ndak makan, Cak,” Izrail lantas menyeruput kopinya hingga habis. Menghormati tuan rumah, sih. Dan Izrail pun tertidur. Kesempatan itu digunakan Brodin untuk menaruh kertas yang memuat namanya di tumpukan paling bawah. Kurang dari dua jam kemudian, Izrail terbangun. “Wah, gegara kopi sampeyan saya bisa tidur, Cak. Padahal seumur hidup saya ndak pernah tidur.” Brodin kecewa, tentu saja. Semula dikira Izrail mati. Ternyata bangun lagi. “Sebagai bentuk terima kasih, saya akan mencabut nyawa orang yang berada di urutan bawah daftar yang saya bawa, Cak!” Brodin : Lho, kok ..??? —————- Adaptasi dari humor Gus Dur.

Mirza Mirwan

Sebut saja namanya Brodin. Seperti Mayjen Farid, ia juga MA: Madura Asli. Suatu malam ia mendengar suara pintu diketuk dari luar disertai salam. “Wa’alaikum salam,” sahut Brodin yang sedang nonton TV, lalu beranjak ke pintu. “Maaf, apakah benar sampeyan bernama Brodin?” tanya sang tamu serelah pintu terbuka. Tamu itu membawa stopmap tebal warna merah. “Benar, ta’iye. Mari masuk?” Sang tamu pun mengikuti Brodin, lalu dipersilakan duduk. “Mongomong nama sampeyan siapa ya?” tanya Brodin. “Saya Izrail, Cak Brodin.” “Idih, kayak malaikat pencabut nyawa saja!” “Memang sayalah malaikat itu, Cak,” kata sang tamu sambil membuka stopmap. “Dalam daftar yang saya bawa, malam ini, sekitar dua jam lagi saya harus mencabut nyawa sampeyan!” lanjutnya seraya menunjukkan selembar kertas di mana tertera nama, alamat, pekerjaan, dan jam pencabutan nyawa sampai menit dan detiknya. Brodin bergidik, tentu saja. Ia belum siap untuk mati. Dua anaknya masih cilkecil. Isterinya juga masih cantik semlohei. Tetapi karena Brodin orang Madura, tebersitlah ide cemerlang di otaknya. “O gitu. Ndak masalah. Tapi sambil nunggu waktu, gimana kalau kita pingopi dulu?” “Sebenarnya saya tak pernah ngopi, Cak. Tapi untuk menghormati sampeyan, okelah!” Brodin lantas ke dapur. Menyeduh dua gelas kopi. Tetapi gelas yang untuk Izrail dikasih dua bungkus racun tikus. “Sampeyan sering ngopi kayak gini, Cak” tanya Izrail setelah mencicipi kopinya.

Rihlatul Ulfa

namanya kuat maruf/tangan kanan ferdy sambo yg penurut/apapun kata manjikan manut/ namanya ricky rizal/ ajudan ferdi sambo yg nakal/yang tidak jadi menembak brigadir j/ karena nyali yg tidak begitu berani/ namanya ricard eliezer si algojo yg katanya menembak/awal mula ikut apa kata ferdy sambo/ujung-ujungnya ia tidak mengikuti komando/ mengatakan bahwa ia hanya disuruh/tapi tidak ada itikat untuk membantu/sampai akhirnya brigadir itu jatuh/drama keopisian yg sistematis/sampai banyak petinggi polisi ikut diadili/jabatan tinggi memang menyilaukan/sampai bisa mencoba mengubur pembunuhan yg fatal

Rihlatul Ulfa

Tubuh besar itu akhirnya tersungkur, setelah tembakan emosi itu mengenai kepala belakang sebelah kiri. disamping tangga, depan kamar mandi. darah itu terus mengucur dari kepala tiada henti, jari-jari dan tulang seperti menjadi saksi, bagaimana kengerian itu terjadi. semua yg melihat seperti bungkam, seperti berbicara kepada dirinya sendiri ‘toh bukan saya yg ditembak’. lucunya memakai ambulance, bahwa supir pun merasa janggal, setelah itu dibawa ke rumah sakit polri, padahal yg menembak adalah petinggi polri. harkat, martabat, malu, aib, pelecehan seksual menjadi alasan. pokoknya nyawa yg harus menjadi taruhannya, tidak ada lawan.

Er Gham

Hakim MA yang tertangkap OTT KPK, hanya minta maaf setelah ketahuan. Minta maaf sama siapa Pak?

Handoko Luwanto

Di golf tdk berlaku prinsip “proses tdk mengkhianati hasil”. Yg ada prinsip “suami tdk mengkhianati istri”. Kalo gak begitu, Caddy girls nya bakal didemo para istri.

MZ.ARIFIN UMAR ZAIN

Tetangga orang Madura, jualan sate ayam, di Jawa Tengah, nyebut nya: Sate Ayam Madura. Apa nya yg Madura, semua bahan2 nya dari Jawa Tengah?

Johannes Kitono

MA asli banyak ceritanya. Ada yang jujur seperti Jend Farid yang tolak rezeki Rp.200 juta. Justru hibahkan ke anak buah yang bantu bebaskan tanah Mandalika.Konon saat Mahfud MD jadi Menhan di Kabinet Gusdur. Juga pernah menolak setoran sekarton entah rupiah atau dolar tanpa lihat isinya. Letjen Johnny Lumintang, Sekjen Dephan diminta mengembalikan pada yang kasih. Now, pejabat yang jujur sudah langka dan sisanya selalu jadi target OTT oleh KPK. MA yang lugu juga banyak yang lucu. Konon ada MA dari Bangkalan mau naik bus bertingkat Damri dari Surabaya ke Banyuwangi. Begitu naik keatas buru buru turun lagi dengan kaki gemetaran. Ketika ditanya kenapa. Wow lebih baik gak jadi naik, kok ada bus yang tidak ada supirnya. Pasti bahaya dan bisa celaka.Kemudian pindah naik KA duduk dekat jendela. Selalu keluarkan tangannya ketika KA melewati pohon atau tiang listrik. Dilarang kondektur juga tak bisa. Akhirnya penumpang sebelah dengan bisik bisik mendekatinya ” Kondektur minta sampiyan hati hati, jangan keluarkan tangan. Nanti tiang listrik atau pohon patah kalau kena tangan sampiyan dan harus ganti rugi ” Dengan bangga dan senyum senyum MA asal Bangkalan itu lipat ” Tangan sakti” nya. Perasaannya hampir sama dengan kawan Marsaid taruna AMI ( Akademi Maritim Indonesia ). Pulang kampung dengan uniform yang beda beda tipis dengan uniform Taruna Akabri. Hebat kan !!!

Leong putu

Kuda terbang hanya di angan / Kuda jingkrak lambang Ferari / Ini bukan jenderal sembarangan / Punya kehendak tak kan lari / … Mantun_waras.

Udin Salemo

Bayangkan, sudah berkunjung ke 33 negara dalam rangka tugas. Ini bukan kaleng-kaleng. Wow, sugoooiii… #everyday_berpantun Jendela pintu menghadap utara/ Rumah besar punya pak Tata/ Jendral Farid banyak berjasa/ Poso salah satu bukti nyata/ Ke Depok membawa arit/ Untuk membabat rumput manila/ Kepintaran & kearifan Jendral Farid/ Diperlukan di tanah Papua/

Fiona Handoko

“bpk jend farid sudah menjelaskan soal anomali golf itu, tapi otak (maaf) abah tidak sampai”. saya tidak setuju dengan quotes abah di atas. ingat teori bung mirza “results will never betray the effort”. lha tidak pernah latihan golf, ya hasilnya plonga plongo diajari teori nya. begitu kok menyalahkan sang otak. #komen rasa prof pry#

bitrik sulaiman

Bagi yg beriman kepada takdir percaya bhw sebelum lahir ke dunia sudah ditentukan segala sesuatunya. Jadi kalau ada seperti dibawah yg menyebut hasil tak mengkhianati usaha/proses, menurut saya tak lah benar. Betapa banyak perusahaan yang sama dikelola dgn baik hasilnya jauh beda. Misal lagi, seperti Akmil. Siswa mendapatkan guru yang sama, makanan yang sama, latihan yang sama tetap saja ada yang menonjol diantaranya. Cepat naiknya yang lain keteteran. Alau hasil sesuai usaha bagaikan Qorun yang mengaku jerih payahnya. Allah berkehendak atas segalanya. Lihat fakta kehidupan banyak di luar sangkaan manusia.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Tertutup Terbuka

BUKAN soal terbuka atau tertutup. Dibicarakan saja sudah bagus. Pertanda ada evaluasi. Ada renungan. Ada pemikiran.

PDI Perjuangan yang memulai: baiknya di Pemilu 2024 sistem terbuka dikembalikan ke tertutup. Sayang, belum sampai terjadi diskusi yang luas, sudah keburu di-prungges: delapan partai sepakat menolak ide itu. Menolak begitu saja. Tanpa solusi dan evaluasi.

Sudah 20 tahun bangsa ini menjalani Pemilu sistem terbuka. Ini awalnya sebagai koreksi terhadap sistem tertutup selama Orde Baru.

Kelemahan tertutup waktu itu: “Rakyat tidak kenal siapa wakilnya di DPR”. Itulah kritik terbesar terhadap sistem tertutup. “Mereka bukan wakil rakyat. Mereka wakil partai”.

Koreksi terhadap Orde Baru dilanjutkan sampai ke soal suara terbanyak. Nomor urut tidak terpenting lagi. Memang partai yang tetap mencalonkan. Partai pula yang menyusun nomor urut. Tapi soal jadi anggota DPR atau tidak, tergantung banyaknya suara yang diperoleh. Pun bila selisih suara itu hanya 6. Seperti yang dialami Thoriqul Haq yang sekarang bupati Lumajang.

Sejak itu sering terjadi ”perang di dalam selimut”. Calon yang oleh partai sudah ”dilorot” ke nomor bawah tetap bisa jadi anggota DPR. Siapa yang populer dia/ia yang terpilih. Lebih parah lagi: uang jadi panglima. Kualitas nomor dua.

Mulailah terjadi politik uang. Kian lama kian menggila. Lalu jadi budaya.

Menjadi anggota DPR/DPRD sudah bisa dimatematikakan. Satu kursi perlu berapa suara. Satu suara perlu berapa duit. Maka dengan menyediakan uang tertentu dapat jaminan terpilih.

Kalau calon tidak punya uang bisa ijon proyek. Bisa balik modal. Jadilah hitungan bisnis agenda utama di legislatif.

Itu erosi dari satu segi. Sisi lain: partai tidak bisa membuat perencanaan: siapa yang akan didudukkan di komisi keuangan di DPR nanti. Siapa yang di komisi hukum. Komisi pendidikan. Komisi energi. Dan seterusnya.

Dengan sistem terbuka, partai belum tahu apakah yang terpilih nanti punya kapasitas untuk duduk di komisi tertentu. Bisa jadi yang terpilih tidak punya kapasitas di komisi mana pun. Banyak yang akhirnya anggota DPR itu mewakili dirinya sendiri.

“Yang terpilih belum tentu mampu. Yang mampu belum tentu terpilih”.

Itulah penyakit bawaan demokrasi murni.
Dan kita menikmati penyakit itu.

Apakah harus kembali tertutup?

Delapan partai sudah menolaknya. Tapi tidak memberikan solusi untuk keluar dari penyakit itu. Mungkin mereka hanya akan mengandalkan pada proses: lama-lama kita akan dewasa. Kalau rakyat sudah sejahtera tidak akan mau lagi dibeli. Ini sama dengan harapan lama dulu: kalau gaji dinaikkan tidak akan ada lagi korupsi.

“Saya setuju kembali ke sistem tertutup,” ujar Prof Dr Syukur Abdullah, dekan Fakultas Sosial Politik Universitas Hasanuddin Makassar. Saya bertemu Prof Syukur Rabu lalu. Di Unhas. Sama-sama hadir di ujian terbuka calon doktor komunikasi ke-4 Unhas: Erniwati. Ia yang memimpin sidang. Saya salah satu dari 6 penguji.

Dengan sistem tertutup orang memang akan memilih partai. Lama-lama hanya sedikit partai yang bisa bertahan. Terjadilah penyederhanaan partai secara alamiah. Pun tanpa perlu membatasi hadirnya partai baru. “Silakan saja partai baru hadir, tapi akan sulit lolos ke Senayan,” ujar doktor filsafat politik lulusan Bonn, Jerman ini.

Yang pro sistem terbuka pasti lebih banyak. Tapi belum ada yang memberikan konsep rinci bagaimana bisa mengatasi penyakit parahnya itu. Alasan mereka cenderung ”pokoknya itu lebih demokratis”. Seolah demokratis sebagai tujuan, bukan alat.

PDI Perjuangan sendiri seperti berhenti pada melontarkan gagasan. Tidak ada perlawanan terhadap kesepakatan 8 partai.

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto tidak terlihat lagi bicara soal ini. Ia sibuk di acara puncak HUT partai ke 50 di JI Expo Kemayoran Jakarta.

Begitu kolosal acara itu. Begitu merah lautan manusianya. Ketua Umum Megawati tampil sendirian di panggung besar. Dia berpidato dengan cara duduk di kursi, di belakang sebuah meja. Dia berbicara panjang dengan gaya seperti ibu kepada anak-anaknya.

Kalimat yang ditunggu wartawan pun tidak keluar: siapa calon presiden dari PDI Perjuangan. Calon itu masih di tas Megawati. Yang sudah dijelaskan hanya satu: pasti dari dalam partai sendiri.

Megawati seperti sengaja meninggalkan teka-teki. Bahwa pasti dari dalam partai, Ganjar Pranowo adalah orang partai. Tapi secara simbolis Mega terus saja menguraikan kepahlawanan wanita. Wanita harus sejajar dengan pria. Dan itu meninggalkan tanda tanya: Puan Maharani?
Kepastian yang sudah pasti: Pemilu harus dilaksanakan sesuai jadwal, 2024. Presiden hanya boleh dua periode. Presiden Jokowi mendengar sendiri penegasan itu. Presiden duduk di deretan paling depan. Senyumnya sulit diterjemahkan: cocok atau tidak dengan penegasan itu.

Harusnya spekulasi tiga periode langsung berakhir. Kecuali ada Perppu soal Pemilu. Apa sulitnya bikin Perppu. Perppu Cipta Kerja keluar dengan mulusnya. Alasan mendesak bisa dicari. Pun tiga periode.

Soal calon presiden masih tertutup. Soal calon legislatif masih terbuka. Terbuka sekali: tanpa celana dan tanpa beha. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan
Edisi 13 Januari 2023: Master Letnan

Juve Zhang

Sebagai kuli proyek zaman purbakala itu setiap masuk proyek besar , yg untuk usaha konglomerat gede, pasti tanahnya sudah “di merdeka kan” oleh pihak yg bukan tugasnya “memerdekakan”, cuma harga ganti ruginya itu bikin rakyat nangis , rakyat cerita tidak ikhlas tanah nya dijual very very cheap chea lah, tapi apa daya rakyat zaman purbakala tak bisa apa apa , tanda tangan saja, pasrah. Beda zaman now setiap pembebasan tanah untuk proyek rakyat jadi Milyuner dadakan, dua jempol buat pak Jokowi, rakyat di kampung sekarang lebih makmur dibandingkan rakyat di kota . sekali dibebaskan tanahnya jadi Milyuner. Nostalgia zaman purbakala manakala rakyat pasrah tanah nya yg ribuan meter cuma di bayar semeter persegi seharga sebungkus rokok, kisah nyata. Semoga rakyat itu dapat imbalannya yg nyata di kehidupan setelah kematian. Zaman dulu pembebasan tanah penuh air mata kesedihan, zaman now penuh tawa ria, langsung ke showroom mobil, borong mobil.

Otong Sutisna

Kupetik kelapa tiga biji / Sutu biji dimakan bli leoang/ Satu biji lagi kukasih tetangga/ Hayooo …satu biji lagi dimakan siapa

Mirza Mirwan

“Saya memang dekat dengan ibu,” ujar Farid, seperti dikutip Pak DI. Biasanya anak lelaki memang lebih dekat dengan ibunya. Maka di tangan ibulah masa depan seorang anak berada. Kalau semasih kecil sang ibu sudah mendidik anaknya dengan pendidikan agama, akhlak, dan sopan santun dalam interaksi sosial, maka saat memasuki pendidikan formal sang anak akan melaluinya dengan mulus. Pada gilirannya masa depan cerah menanti sang anak. Sebaliknya kalau sang ibu, lantaran kasih sayangnya, kelewat memanjakannya, yang akan terjadi hanyalah malapetaka. Lihatlah contoh di sekitar anda, bagaimana nasib anak yang semasa kecil dimanjakan orangtuanya tanpa dibarengi dengan pendidikan agama dan akhlak — kalau cerita Malin Kundang mungkin hanya fiksi. Adik sepupu saya seorang guru SMA, suaminya juga. Anak pertamanya lelaki, dan sangat dimanjakan. Yang terjadi kemudian si anak malah tak sempat menyelesaikan SMA-nya karena terjerat kasus narkoba. Demi agar tidak dipenjara sepupu saya rela menyuap polisi sampai menjual sawah dan Innova yang baru lunas cicilannya. Anak itu malu untuk meneruskan sekolahnya. Malah kemudian menikah saat usianya baru 18 tahun. Lalu bekerja menjadi sopir pabrik tekstil. Eh, kena kasus narkoba lagi. Kali ini sepupu saya membiarkannya dipenjara 2 tahun 6 bulan. Anak itu sekarang punya 2 anak. Kembali menjadi sopir, tapi di perusahaan rokok. Sementara sepupu saya dan suaminya sudah pensiun sejak 2 dan 5 tahun yang lalu.

Leong putu

Malam Jum’at / ———————— Strategi telah diatur, matang. Anak² sudah diajak jalan² agar capek, lalu tidur lebih awal, sukses. “Jangan lupa cukur kumis tipis mu”: kata istri. “Agar tidak menusuk-nusuk, sakit”: katanya meneruskan. Semua cek list sudah terpenuhi. Malam Jum’at kok pas berbarengan dengan ulang tahun pernikahan. Harus sepesial. Yes…Jam 10 malam. Lest go. Siap tempur. Tiba-tiba… (Batas karakter) Bersambung…

Ummi Hilal

Satu lagu bisa untuk berbagai acara. Mendengarkan lagu yang disukai bisa berulang-ulang.Tanpa rasa bosan. Mendengarkan joke untuk kedua kali saja sudah hambar. Beruntunglah penyanyi.Bisa mengulang-ulang lagu yang sama. Mestinya seorang comic ,komedian harus dapat honor yang lebih besar .Karena harus selalu menyiapkan joke baru.

AnalisAsalAsalan

@Aat Lanjutkan perjuangan. Suatu ketika akan disadari bahwa pernikahan terkadang tidak berhubungan dengan pacaran. Yang pacaran bertahun-tahun — hingga bau kentut pacarnya saja ngerti — bisa bubar di tengah jalan. Yang sudah beli seserahan, ternyata ga jadi. Itulah kehidupan. Namun, jangan lupa, harus tetap memilih — jangan asal pilih. Yang pertama dan utama, pastikan dia perempuan. Jangan sampai terjadi seperti berita, setelah beberapa bulan baru tahu ternyata jeruk makan jeruk. Lha, waktu siang pertama ngapain? Hahahahaha.

Atho’illah

Itu menurut Socrates, kalau menurut Friedrich Nietzsche lain lagi: “Pernikahan menandakan akhir dari sekian banyak kebodohan sesaat, menjadi satu kebodohan berkepanjang”. Xixixixi

Fiona Handoko

selamat pagi bpk thamrin. sang begawan mengumumkan maklumat/ wartawan dilarang bawa rekorder/ mengingatkan abah ini hari jumat/ di sabtu saja lanjutan kisah “letnan master” /

bagus aryo sutikno

Danyon XXX baru bertaji kalau bisa menaklukkan Danpreman dan Danbegal di area penugasannya. Takluknya Danpreman dan Danbegal, bila disimbiosis mutualisnekan dengan politisi, akan melahirkan kekuatan dan kekuasaan. Jadi bisa dipahami kenapa negeri ini begini2 aja. #Ini analisa asal2an ning ora ngawur.

Rihlatul Ulfa

Awan hitam itu bergelayut dilangit duren tiga/ satu, dua tembakan dor mengenainya/ brigadir vs tamtama katanya/ternyata ada kadiv propam polri didalamnya/pelecehan seksual awal yg terlihat disana/putri terus menangis tapi tak kunjung visum jua/

Yellow Bean

Ketika ada penataan ulang suatu ruangan dan melibatkan banyak pihak kenapa selalu muncul kata preman ? Pun ketika renovasi pasar, penataan pedagang dan kios akan memasukan banyak pedagang baru dari yang awalnya hanya non kios akan berdampingan dengan pemilik kios yang lama. Bahkan kadang kalau tidak sigap melobi kordinator pedagang bisa kehilangan kios nya. Ada juga yang kehilangan kios karena tertipu salah memberikan surat kepemilikan kios kepada oknum yang mencari keuntungan dari keluguan pedagang kecil.

Yellow Bean

Boy : Bu aku berhenti kuliah ya bapak sudah nggak ada. Ibu: Kenapa berhenti? Boy: Biaya masih perlu banyak Ibu : Bapak sudah menitipkan semua uang nya di Ibu untuk biaya sekolah kalian, asal kalian mau hidup sederhana dan seadanya masih ada biaya yang cukup untuk merampungkan kuliahmu. Tetap semangat Boyku kita berjuang bersama meraih cita cita untuk hidup lebih baik lagi.

Mirza Mirwan

Senin pagi, sebelum sarapan Zahra (kelas 1 SMP) menyerahkan selembar kertas pada ibunya, Bu Rahma yang single parent sejak 2 tahun terakhir. Di kertas itu tertulis: 1. Menyapu lantai 2000 x 6 = 12000. 2. Mengepel 5000 x 2 = 10000. 3. Menyetrika 5000 x3 = 15000. 4. Memandikan adik 1000 x 12 = 12000. Jumlah= Rp49000. Bu Rahma tersenyum membacanya. “Sarapan saja dulu,” kata Bu Rahma, lalu membawa kertas itu ke kamar. Sebelum Zahra dan adiknya yang kelas 1 SD selesai sarapan Bu Rahma keluar dan menaruh kertas tadi di dekat Zahra. Di situ tertulis: 1. Ibu mengandung Zahra selama 9 bulan = gratis. 2. Melahirkan Zahra dengan bertaruh nyawa = gratis. 3. Menyusui Zahra selama 2 tahun = gratis. 4….5….6….. Sebelum selesai membaca, airmata Zahra meleleh ke pipi. Lalu mengambil ballpen dari dalam tas sekolahnya. Di atas daftar yang tadi ditulisnya Zahra menuliskan LUNAS, kemudian menyorongkan ke depan ibunya. “Maafkan Zahra, Buk!” katanya dengan suara bergetar. “Ibu juga minta maaf, sayang.” Adalah Bu Rahma sendiri yang semula menetapkan tarif untuk kerja Zahra, sejak tak lagi sanggup menggaji pembantu. Dan Bu Rahma tahu, bahwa Zahra menabungnya.

Nimas

Ibu… Ada surga di bawah telapak kakinya Ada ridlo di senyumnya Ada nasehat di tuturnya Ada harapan di sorotnya Ada pengertian tak bertepi di jejak langkahnya Dialah ibu agung kita yang menggenggam.erat kala kita tak kuat Yang melembut belainya kala kita membahagia Yang menyimak antusias kala kita bercerita Yang tak jenuh kala kita berkeluh kesah Yang berbinar bijak kala kita bersungut Yang mendekap kala kita tersekap Yang menukar peluh dan lelah untuk bahagia kita Di sujud akhir malamnya Bakti kita tak mampu menukar peluh lelahnya Ibu.. Dalam darahmu kau alirkan air susumu Saat kau lelah di gulita malam sunyi Dan sibuk di pagi siang soremu Lalu bagaimana aku harus membalas Semua tetes sumber kehidupan itu Ibu yang selalu mengetuk pintu langit Dengan rapal doa restu Untuk setiap langkah putra putrimu Demi bahagia kini dan nanti.

Raja Putera

Hahaha… bisa pagat bekajutan tulisan abah. Padahal pas rami-raminya. Kada kawa ai, sekahandak sidin…

Jimmy Marta

Yang menarik diceritakan itu memang cerita orang besar yg berasal dari orang biasa. Anak petani yg jd pejabat tinggi. Wong ndeso yg jadi profesor. Anak orang miskin yg jd konglo. Atau spt pak Farid ini yg anak pasar menjadi pangdam dg gelar MA kuadrat. Ini tentu cerita penuh liku yg inspiratif.

yea aina

Konsumsi gorengan berlebihan, Kurang baik bagi kesehatan. Masalah jantung dan pembuluh darah. Pun “gorengan” lainnya, dengan pasang wajan para oknum pejabatnya. Aliran aspirasi rakyat bawah macet, menyebabkan stroke aspirasi rakyat. Penyumbatan aliran aspirasi rakyat di jantung pemerintahan: gagal jantung. Selama kariernya, Mayjend Farid Makruf mengambil peran sebagai “lemak tak jenuh”, hingga efektif menerobos hambatan minyak jenuh (gorengan berulang-ulang), begitulah misi sepanjang karier militernya

Saifudin Rohmaqèŕqqqààt

Indonesia memiliki kopassus yg tangguh. Apakah dalam olahraga, militer indonesia juga tangguh? Mari kita lihat. Di dunia ada olimpiade, asian games, all african games, pan american games. Di militer pun ada. Yaitu Military World Games. Bagaimana prestasi militer Indonesia dalam Military World Games? Dalam miliatary world games ke-7 yang diadakan di China, Indonesia menduduki peringkat ke-56 dengan membawa satu medali perunggu. Sedangkan di military world games ke-6 di korea selatan, tahun 2015 militer Indonesia menduduki peringkat ke-44, dengan membawa pulang 1 perak dan 2 perunggu. Itulah pencapaian militer kita dalam dunia olahraga. Kita lihat nanti prestasi TNI , dalam pesta olahraga militer dunia ke -8 yg rencana di adakan tahun 2023 ini di Bogota Colombia. Semoga berhasil.

Jimmy Marta

Proporsional terbuka apa proporsional tertutup?. “Menang yg delapan dong”. “Gk seperti itu, ini bukan matematik”. ” Lah, kalau voting kan pemenangnya yg banyak suara”. “Ini bukan di kantor senayan, bro!”. “.!, ?, &…”. Itulah cuplikan diskusi bebas sambil ngopi habis olahraga pagi. Waktu diskusi habis…

Saifudin Rohmaqèŕqqqààt

Dulu ada teman, mau masuk TNI. Kemudian dites, ditanya, alasan apa anda masuk ke TNI? Temanku itu jujur dan aoa adanya. Dia langsung menjawab, “siap , saya masuk TNI dengan tujuan cari uang.” Apa yg terjadi? Teman saya langsung ditampar mukanya. Lantas di nasehati, supaya jangan jujur. Di suruh jawab, untuk membela martabat bangsa dan negara. Kemudian pertanyaan diulang lagi. Teman saya pun menjawab dengan mantap, untuk membela martabat bangsa dan negara. Sekian, itu saja.

Agus Suryono

MADURA PALSU.. Kalau saya Madura Palsu. Karena saya asli Yogya. Tapi satu mantu saya dari Pamekasan. Dan baru hafal satu kata Madura: SENGKOK.. #padahal udah 41 tahun tinggal di Sorbejeh..

MULIYANTO KRISTA

C A A K E E P P P P

Johannes Kitono

Pangdam Brawijaya ini rupanya penggemar Cersil Kho Ping Hoo alias Asmaraman Sukowati ( 1926 – 1994 ) yang saking hebat fantasinya. Bisa menceritakan keadaan alam di China secara detail biarpun tidak pernah kesana. Dan Kho Ping Ho ( KPH ) tidak bisa Mandarin tapi fasih bahasa Inggris dan Belanda. Konon dulu ada Antropolog yang pengin riset candi Borobudur dan di minta membaca Cersil Banjir Darah di Borobudur karangan KPH. Penggemar cersil KPH tentu ingat siapa itu Thio Sam Hong, Thio Bu Kie, Bu Kek Sian Su dan Ang Tjt Kong ketua Kaypang. Dulu ketika Bang Ali dikucilkan karena kasus Petisi 50, beliau sering fitness di Mandarin hotel.Nah sambil ngeledek pernah kasih buku Sam Kok terjemahan bahasa Indonesia. Bang Ali kalau memang mau jadi Presiden harus bisa memahami buku Sam Kok ini. Sebulan kemudian Bang Ali mesem mesem mau kembalikan buku tsb. Gila sulit bangat memahaminya, terlalu banyak nama nama yang memang ada 400 ratusan. Wow, bagaimana bisa menjadi Presiden boss kalau tidak bisa menghafal Sam Kok yang syarat dengan strategi militer dan kearifan. “He3, kurang asem kamu ” kata Bang Ali. Semoga Pangdam yang sudah hafal Sam Kok bisa dipromosikan jadi KSAD bahkan Panglima ABRI seperti cita cita semua alumni AKABRI.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Master Letnan

KEMPALAN: ANAK pasar jadi jenderal. Itulah Mayjen Farid Makruf MA. “Untung saya mengikuti nasihat ibu,” ujar Farid ketika berkunjung ke Harian Disway kemarin. Farid kini menjabat Pangdam V/Brawijaya. Sejak 30 Desember 2022.

Farid hampir saja frustrasi. Yakni ketika mendapat tugas yang tidak sesuai dengan harapannya. Ia masih sangat muda waktu itu. Pangkatnya baru letnan satu. Hatinya bergejolak. Tidak puas.

Farid pulang ke Tanah Merah, Madura. Itu desa ramai di antara Bangkalan-Sampang. Jalan raya Bangkalan ke Sumenep sering macet di situ: ada pasar tumpah ke jalan.

Di pasar itulah sang ibu berjualan. Farid pun curhat atas penugasan barunya itu. Sang ibu memberi nasihat khusus: apa pun tugas yang diberikan harus diterima sepenuh hati.

Kenapa tidak curhat ke ayah?

“Saya memang dekat dengan ibu,” ujar Farid. “Saya langsung diminta Ibu balik,” ujar Farid. Markas Farid di Cijantung. Ia anggota pasukan Kopassus.

Farid lantas ”melarikan” kekecewaannya dengan sangat produktif. Ia kursus bahasa Inggris. Ia punya banyak waktu di tugas barunya itu. Ia suka bahasa Inggris. Waktu SMA di Bangkalan nilai bahasa Inggrisnya tidak pernah di bawah sembilan. “Waktu itu saya suka menerjemahkan lagu-lagu Barat yang bertema cinta. Love song,” ujarnya. Farid tidak hanya suka lagu. Ia juga suka menyanyi.

Kemarin malam Farid didaulat menyanyi. Di sebuah acara tahun baru Imlek: di Vihara Mahavira Graha, Jalan Pasar Besar, Surabaya. Ia pun melantunkan lagu Yue Liang dengan merdunya.

Saya juga hadir di Imlek itu. Satu meja dengan Pangdam, konglomerat Alim Markus, pengusaha emas Wen Jin, dan Suhu Besar Vihara itu.

Nasihat sang ibu membuahkan berkah. Kopassus punya program mengirim anggota sekolah ke luar negeri. Syaratnya: bahasa Inggris harus bagus. Farid ikut terpilih.

Maka Farid berangkat ke Inggris. Ke wilayah York Shire. Ke kota Hull. Ia masuk program master: studi masalah keamanan. Dengan spesialisasi Tiongkok.

Farid lulus: dapat gelar master. Padahal belum punya ijazah S1. “Saya dinilai memenuhi syarat untuk langsung masuk program master. Tanpa gelar S1,” ujarnya. Belajar tiga tahun di Akabri ditambah pembelajaran selama penugasan di Kopassus dianggap layak ikut program master.

Dengan demikian ketika pangkatnya masih letnan satu, Farid sudah punya dua gelar MA: Madura Asli dari Tanah Merah dan Master of Art dari Inggris.

Kenapa pilih spesialisasi Tiongkok? Farid punya dua alasan. Pertama, ia melihat Tiongkok akan jadi negara maju. Dan itu terbukti. Kedua, ini dia, waktu kecil ia gila membaca komik Kho Ping Ho. Ia hafal cerita perang Sam Kok (Tiga Negara) itu. Ia terkesan dengan berbagai strategi perang di dalamnya.

Taktik dan karakter para panglima perangnya.

Begitu gilanya pada komik, Farid sampai tidak pernah sekolah di hari Sabtu. Tiap Sabtu pasar Tanah Merah sangat ramai. Ada pasar sapi. Banyak pedagang dadakan. Termasuk pedagang komik. Ia baca komik di kios Sabtuan.

Farid-kecil menyatu dengan pasar itu. Ia jadi tukang antar barang ke langganan toko ibunya. “Sejak kecil saya sudah jadi go-send,” guraunya. Farid adalah anak pasar. Siapa nyana ia bisa jadi jenderal.

Dalam hal bahasa Inggris, Farid selalu ingat nasihat danjen Kopassus kala itu: kalian itu dari segi apa pun unggul daripada tentara negara Barat. Tapi begitu tentara barat bicara dengan kalian dalam bahasa Inggris langsung kalian kalah.

Farid selalu berhasil mengikuti latihan apa pun di Kopassus. Sampai pun untuk kualifikasi yang paling tinggi: Sandi Yudha. Sering pula ia yang nomor satu. Kemampuan fisiknya itulah yang membuat ia hampir frustrasi ketika dapat penugasan yang serba senyap di ”bawah tanah”.

Tapi dengan tambahan kemampuan bahasa Inggris, Farid unggul di banyak hal. Ia sering masuk delegasi penting ke luar negeri. Pun ketika Indonesia harus menjelaskan masalah pelanggaran HAM ke Kongres Amerika Serikat. Farid ada di dalamnya: menghadapi 7 anggota Kongres.

Akhirnya Farid dapat tugas memimpin pasukan besar: jadi komandan Brigif 13 Galuh. Markasnya di Tasikmalaya. Tentu pengalaman internasional Farid melebihi lingkup sebagai Dan Brigif. Farid populer sekali di Tasik. Meski jabatannya Dan Brigif, Farid menjadi koordinator banyak pejabat tinggi di sana. Tiga kepala daerah, tiga pimpinan DPRD, instansi-instansi horizontal, semua meminta Farid menjadi koordinator mereka.

Ketika jadi Danrem NTB Farid menyelesaikan urusan rumit melebihi jabatannya: pembebasan tanah lokasi Mandalika. Kalau tanah seluas lebih 100 hektare itu tidak terbebaskan balap motor Motor GP yang mendunia itu tidak bisa terselenggara di sana.

Tentu, itu sebenarnya bukan urusan Danrem. Tapi sudah lebih 30 tahun soal tanah Mandalika tidak terselesaikan. Tanah itu awalnya sudah menjadi milik perusahaan Mbak Tutut. Putri Pak Harto itu pun sudah menjualnya ke perusahaan Kuwait.

Lalu terjadi krisis moneter 1998. Pak Harto lengser. Rakyat menguasai kembali tanah itu. Ruwet. Banyak sekali yang ikut bermain. Pun aparat dan instansi. Tidak ketinggalan para preman.

Ketika Presiden Jokowi menegaskan Motor GP tetap di Mandalika, Danrem melapor ke Kapolda NTB. Ia minta ijin untuk ikut menyelesaikannya. Kapolda dengan senang hati memberikan lampu hijau. Barulah Farid mendalami persoalannya. “Dandim saya yang luar biasa. Ia hebat sekali,” kata Farid merendahkan hati.

Farid pun memperoleh keyakinan bisa menyelesaikannya. Tapi ia tidak punya legalitas. Ia bukan pejabat di bidang itu. Pemerintah pusat akhirnya memberikan legalitas itu kepadanya. Ia diberi waktu 6 bulan.

Farid harus berkomunikasi dengan banyak kelompok. Pemilik tanah terpecah dalam banyak grup. Salah satu yang paling keras dipimpin seorang pengacara. Mereka membawa dokumen tanah yang mereka bilang amat kuat. Farid memeriksa dokumen itu. Ia mencurigai sesuatu. Dokumen diserahkan ke polisi: untuk diperiksa di lab. Benar. Dokumen itu palsu. Kelompok paling keras pun seperti terong direbus.

Proses seterusnya Farid sering diundang rapat di Jakarta. Ia seorang kolonel. Rapatnya dengan para menteri: Menko Luhut Panjaitan, Menkeu Sri Mulyani, Menteri Agraria Sofyan Jalil, dan para pejabat tinggi di pusat. Pembicaraan sudah sampai tahap berapa rakyat harus diganti rugi.

Yang diinginkan rakyat, ternyata sebenarnya tidak setinggi yang disuarakan selama ini. Itulah yang sebenarnya membuat rumit: terlalu banyak gorengan. Banyak pejabat yang ikut pasang wajan.

Farid berhasil. Ganti rugi disepakati. Pusat menyediakan uangnya. Ganti rugi pun dibayarkan.

Rakyat Mandalika senang bukan main. Saking senangnya mereka datang ke markas Korem. Membawa bungkusan. Isinya uang. Rp 200 juta.

Farid menolak. Ia mengatakan sudah mendapat biaya operasional dari pemerintah pusat. Tapi perwakilan pemilik tanah itu mengancam: kalau pemberian itu tidak diterima maka persaudaraan diputus. Farid pun membagi uang itu ke anak buahnya yang bekerja di lapangan.

Maka Farid bisa mengakhiri jabatan Danrem NTB dengan lega. Ia dipindah ke Mabes TNI. Tidak lama. Farid kemudian disuruh balik ke Lombok lagi. Ada gempa besar di sana. Ia harus jadi ketua penanganan korban gempa. Sampai selesai.

Setelah melewati beberapa jabatan lagi Farid kembali jadi Danrem. Kali ini di Sulteng. Pangkatnya naik jadi brigadir jenderal. Bintang satu.

Di Sulteng ia pun melihat tantangan baru: Poso. Soal ekstremis. Yang tidak kunjung selesai. Ada kelompok teroris yang masih sangat aktif: MIT, Mujahidin Indonesia Timur. Ia pun mengajukan telaah staf ke atasannya. Tapi tulisan ini harus berakhir dulu di sini. Akan saya lanjutkan di Disway edisi Senin depan. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan
Edisi 12 Januari 2023: Tahlil Kanjuruhan

MZ.ARIFIN UMAR ZAIN

Siapa dalang? Siapa sinden? Siapa wayang? Siapa boss yg nanggap? Siapa penggembira? Siapa qurbaan? Siapa yg ngunci? Uang berkuasa? Alloohummaa innaa na’uudzu bi Ka mina ljubni wa lbukhli. Ya Allooh kami berlindung kpd Mu dari takut & pelit. Karena pelit, kita takut? Karena takut, kita pelit? Semoga kita sukses selalu, berbarokah.

edhi purwanto

Sedikit koreksi abah, RS yang terdekat dengan stadion Kanjuruhan bukan RS Wava Husada, tapi RSU Kepanjen, yang familiar dengan sebutan RS Panggung, hanya berjarak sekitar 1Km dari stadion

Macca Madinah

Setuju sekali. Bukan hanya sifat manusia-nya, tapi juga sifat institusinya, termasuk media masa. Kadang2 suka bertanya2 tentang suatu kasus yang awalnya super heboh, mengapa tidak ada kabarnya lagi perkembangannya.

Fiona Handoko

andai masih bisa bertemu bpk mochtar lubis. akan saya usulkan tambahan sifat manusia indonesia. pemaaf dan pelupa

Jokosp Sp

Tahlil atau Tahlilan, dimulai dari malam pertama setelah kematian, kemudian hari ke tujuh ( mitung dino ), kemudian hari ke dua puluh lima ( nyelawe ), kemudian hari ke empat puluh ( matang puloh ), kemudian hari ke seratus ( nyeratus ), lanjud hari ke seribu ( nyewu ). Beda daerah bisa beda hitungan hari pelaksanaan tahlilnya. Kalau baru ke seratus ( 100 ) kok sudah sepi ?. Memang, tahlilan bisa dilaksanakan di mana – mana. Bisa di rumah anaknya, di rumah sendiri ( orang tuanya ), di lokasi kejadian, di mushola/ mesjid dan lainnya.

Parto Dookar

Bulan redup. semburatnya tipis terserak ditelikung mendung pas diujung atas tribun. hening. diatas kanjuruhan. kutatap nanar kelebat burung gares. jenak kasak-kusuk soal cuil cerita moyang bumi. yang dikebiri buram bulan. diatas Kanjuruhan.

Saifudin Rohmaqèŕqqqààt

Saya sangat kagum dengan antusias suporter arema. Bahkan di asia, antusiasnya mengalahkan Jepang dan Korea. Saya berikan applause kepada suporter aremania. Buktinya antusias itu apa? Dulu di bulan Maret 2007, Arema mengikuti liga champion asia. Kala itu melawan , Kawasaki Frontale dari Jepang. Stadion Gajayana tak mampu menampung suporter.. 30.000 suporter hadir langsung. Riuh rendah stadion. Bendera berkibar kibar. Tidak ada tragedi. Walau kala itu Arema menelan kekalahan dari wakil Jepang itu. Dan ketika Arema melawat ke jepang, suporter klub di Jepang, hanya sepuluh ribuan yg hadir di stadion sana. Kalah jauh dari aremania. Aremania memang luar biasa.

bagus aryo sutikno

TAHLIL KANJURUHAN. Tahlil itu cuma casing, ibadahnya ya wiridan biasa, dzikrulloh. Ada casing lain bernama Al matsurot. Tahlil itu ibadah yg unik. Rangkaian doa dan keluhan diutarakan bersama2 ke hadapan Tuhan. Dalam tahlil gak ono petani, guru atau nelayan. Onone ming makhluk. Ndedungo nyenyuwun marang panguoso jagat. Indah sekali bukan. Dalam tahlil kita melupakan, melupakan si fulan bin fulan yg pergi jauh dan tak kembali. Dengan tahlil kita antar kepergiannya. Luar biasa. Dalam tahlil kita mengingat, mengingat-ingat si fulan bin fulan. Kepergiannya tidak membuat kita berpisah, justru ingat terus. Dan yg telah tiada, akan senantiasa hidup dan hadir di sanubari kita. Tahlil, ritual yg indah.

Kalender Lengkap

Sebenarnya gak perlu heran kenapa sepi. Saya ingat dalil yang biasa dipegang Abah, peristiwa apa pun angetnya ya cuma 40 hari. Tapi dalil ini sanadnya ga jelas dan saya khawatir ada yang mengkategorikannya sebagai bi’t’ah.

Muh Nursalim

Katanya stadion kanjuruhan akan dihancurkan, mo diganti sekelas JIS di jakarta. Semoga kalau tiadak tahun ini ya tahun depan. Bila tahun depan belum ya tahun depannya lagi. Sampai presiden baru dilantik.

Rihlatul Ulfa

Tragedi kanjurahan ada di malang. aremania adalah julukan sang pahlawan mereka pergi untuk bergembira ria duka lara yang menyambutnya pagi pagi buta adakah keadilan yang terselip disana? iringan doa menjadi bagian akhir dari skema mereka lelah dan hancur tapi seolah semua hilang terkubur.

EVMF

Kasus Kanjuruhan dari perspektif Teori Chaos. Chaos Theory and Constitutive Criminology (Henry and Milovanovic, 1996). Kriminolog Konstitutif mengadopsi tiga konsep utama dari Teori Chaos : 1. Gagasan ketidakpastian. 2. Gagasan bahwa satu individu dapat membuat perbedaan yang signifikan. 3. Analisis kondisi yang jauh dari keseimbangan. Dua gagasan pertama mengalir dari gagasan penting bahwa perbedaan awal yang sangat kecil dapat memiliki efek kausal yang sangat besar, tetapi masalah dengan ini adalah mengingat sangat banyak kemungkinan variabel awal, gagasan ketidakpastian berarti bahwa sosial sains menjadi tidak mungkin. Kami tidak bisa mengetahui hasil apa yang mungkin kami harapkan dari serangkaian variabel awal. Tanggapan konstitutif terhadap teka-teki ini hanyalah hal-hal yang tak terduga, mengejutkan, ironis dan kontradiktif (Milovanovic, 1997). Penggunaan teori chaos lebih lanjut menyangkut situasi di mana, setelah banyak replikasi, jauh dari hasil kondisi ekuilibrium, dan sistem itu sendiri dapat berubah secara dramatis. Penggunaan teori chaos yang agak berbeda adalah klaim bahwa nilai-nilai kebenaran adalah ‘fraktal’ : dengan demikian, masalah benar atau salah, baik atau buruk, adil atau tidak adil hanyalah masalah derajat (Arrigo, 1997). Selengkapnya mengenai Teori Chaos : ebrary.net chaos_theory_constitutive_criminology

Lukman bin Saleh

Saya termasuk orang yg sulit percaya teori2 konspirasi. Dalam hal ini. Sy tdk percaya tragedi Kanjuruhan ada dalangnya. Ada skenarionya. Tapi murni karena keteledoran, kecerobohan, kelalaian, dan sejenisnya. Bahwa pelaku d hukum berat. Saya setuju. Untuk memberi efek jera. Agar ke depan tdk terulang lagi. Dan satu lagi. Saya sangat setuju jika tersangkanya tdk berhenti d angka 5…

yea aina

Cara melupakan “mantan” adalah dengan menikahinya. Cara melupakan “tragedi” tentunya jangan pernah mengingatnya.

Pryadi Satriana

UNTUK RIZKY DWINANTO & DAHLAN ISKAN. Sdr. Rizky Dwinanto, saya salut, Anda orangnya ‘wani’, ndhak ‘pengecut’ – ‘merasa tahu tapi diam saja’ – kayak Dahlan Iskan. Saya perlu memberi tahu Saudara, tulisan Dahlan Iskan hari ini isinya ‘sampah’, ‘cuma sekadar bau gak enak yg menyebar seperti kentut’. Sekadar rumor. Kalau Dahlan tahu – karena dibisiki & ‘tidak terkejut’ – kan mestinya tinggal lapor ke Kapolres Malang yg ada di situ, sekalian aja bawa ‘pembisik yg jadi nara sumber’, dg menyertakan bukti2 yg ada! FAKTA bahwa laporan itu tidak ada menunjukkan itu semua rumor belaka! Termasuk yg Anda ketahui, Mas Rizky. Cuma rumor. TAPI Anda telah membuat ‘tuduhan serius’ dg MENYEBUT NAMA YG BERTANGGUNG JAWAB ATAS TRAGEDI KANJURUHAN, walaupun Anda sendiri menyebut ‘tidak tahu mengapa ybs dituduh demikian’. Saran saya, segera MINTA MAAF KEPADA YANG BERSANGKUTAN SEBELUM HAL INI JADI MASALAH. MINTA MAAFLAH DI KOLOM KOMENTAR DAN DATANG LANGSUNG KE YBS. Makin cepat makin baik. Lain kali lebih hati2 ya. Pak Dahlan, tulisan Anda yg isinya menyebarkan rumor & provokatif ini saya sarankan dihapus saja, sebelum jadi masalah dan ada korban, kalau Mas Rizky ‘dimasalahkan’, ‘pemicunya’ adalah tulisan Anda. Saya sdh sangat sering mengingatkan Anda, bahkan dg cara yg “keras & kasar”, sampai Anda bilang saya “kurang ajar”, pakai ‘mulutnya Lukman dalam komentarnya, yg dg sigap Anda pilih sbg komentar pilihan’ (hi..hi.., ora iso ngempet ngguyu). Sampai kapan Anda perlu diingatkan terus? Salam. Rahayu.

Antonius Anang

“Aremania tahu semua, hanya tidak ada yang berani mengatakan” Berarti dia juga tahu siapa-siapa yang turun ke lapangan pertama kali… Semoga mereka nantinya ditampilkan di film tsb

Mirza Mirwan

…kepada siapa yang bisa bikin kalimat bahasa Indonesia berisi 12 kata juga, tetapi tiap kata diawali hurup S.” Yang bilang barusan Ny. Leong, yang lantas mengeluarkan lembaran-lembaran merah dari dalam tasnya. “Deal, Jeng?” kata Ny. Kliwon. “Deal!” “Dengerin, Jeng: Sebenarnya Saya Sebel Sama Situ, Soalnya Setiap Saat Situ Selalu Saja Suka Senyum-Senyum Sama Suami Saya. Lebih dari 12 kata, malah.” Ibu-ibu tertawa riuh. Dengan senyum kecut Ny. Leong menyorongkan lembaran-lembaran merah di tangannya kepada Ny. Kliwon. “Alhamdulillaah. Namanya rejeki nggak akan salah alamat,” ujar Ny. Kliwon. Senda-gurau berisi tebak-tebakan terus berlanjut. Tetapi tak ada lagi yang menawarkan hadiah.

Mbah Mars

Tiba-tiba Ny. Mirza menyela, “Buah apa yang jika diucapkan kepadamu, lantas kamunya jadi marah ?” Hayooo…yang tahu saya kasih hadiah kue serabi.

Mirza Mirwan

Arisan ibu-ibu PIPD — Paguyuban Isteri Perusuh Disway kali ini berlangsung di Sekretariat PIPD. Tahu sendiri, kan, kalau ibu-ibu ngumpul. Heboh. Lebih heboh ketimbang ABG yang reunian alumni SMP. ABG suka berghibahria, memang. Tapi masih kalah dengan ghibah level ibu-ibu. “Ibu-ibu,” kata Ny. MZ Arifin Umar Zain yang jengah mendengar ghibah yang berseliweran di telinga. “Ndak ada untungnya kita berghibah. Bisa menjurus ke fitnah. Kenapa kesempatan ngumpul begini tidak diisi dengan hal-hal di luar ghibah? Teka-teki, misalnya. Atau tebak-tebakan. Atau apalah!” lanjut ibu menjelang 70-an tahun itu. “Setujuuu…!” seru ibu-ibu lain. “Maaf, ibu-ibu,” kata Ny. Kliwon yang giliran dapat uang arisan. “Saya akan menghadiahkan 10% dari tarikan sore ini kepada ibu siapa saja yang bisa membuat kalimat yang berisi lebih dari sepuluh kata, yang tiap kata berawalan hurup K.” “Kalimat bahasa Jawa boleh, Jeng?” tanya Ny. Mars. “Boleh, Bu, bahasa apa saja boleh.” “Tapi 10%-nya disisihkan dulu, Jeng.” “Oke. Nih!” Ny. Kliwon meletakkan belasan lembar warna merah. “Ingat, Bu, lebih 10 kata yang tiap kata berawalan hurup K.” Ny. Mars beringsut untuk mengambil uang tersebut. “Saya pegang dulu, Jeng. Nih kalimatnya: Kala Kula Kelas Kalih Kula Kelingan Kalung Kula Keli Kalen Kilen Kula. Dua belas kata, Jeng.!” “Selamat, Bu Mars,” Ny. Kliwon tersenum kecut. “Saya nggak mau kalah sama Jeng Kliwon. Saya akan beri sejumlah yang diterima Bu Mars

Fa Za

Tragedi Kanjuruhan bukan sekedar tragedi sepakbola. Itu adalah tragedi kemanusiaan, karena mengakibatkan lebih dari 130 orang meninggal dunia. Penyebab tragedi ini sudah seharusnya diusut tuntas, dan pelakunya dihukum berat. Bukan saja terhadap para pelaku yang berada di dalam stadion, tetapi juga pihak-pihak di luar stadion yang bertanggung jawab.

yohanes hansi

Ada yang memang salah, ada pula yang kelihatan salah. Yang memang salah, biarlah mendapat hukuman. Yang kelihatan salah, belum tentu salah. Perlu pembuktian lebih mendalam. Kalau ternyata tidak salah, kita jadi salah menuduh & menghukum. Kita memang sangat berduka tapi di atas emosi, biarlah akal sehat & fakta yang berbicara, supaya kita tidak salah. Kalau kita salah, kita hanya menambah jumlah orang yang salah dalam tragedi ini.

Yellow Bean

Seumpama tragedi Kanjuruhan adalah sebuah gojlogan berarti siapa yang sedang menggojlog sipa jika itu sebuah kecelakaan kecil maka sangat mengerikan jika kematian ratusan nyawa dalam satu waktu dianggap kecelakaan kecil. Cerminku semoga masih bisa dipakai

Handoko Luwanto

Dengan tetap mengapresiasi perjuangan timnas di AFF kemarin, seyogyanya tragedi Kanjuruhan bisa lebih memotivasi permainan timnas di semifinal. Atau jika dari sudut pandang berbeda, jangan-2 hasil AFF kemarin menjadi kode alam karena dalang tragedi belum ditangkap ? Ayolah… masa mau biarkan alam memberikan kodenya lagi di even Piala Dunia u-20 tahun ini ? Semoga gak ya, dan si dalang segera terungkap.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Tahlil Kanjuruhan

SAYA telat tiba di Kanjuruhan  Selasa malam lalu. Sudah pukul 21.00. Acara dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim di Jakarta lebih lama dari yang saya duga.

Bulan bulat sudah cukup tinggi di langit Kanjuruhan. Itu purnama ketiga pasca bencana besar 1 Oktober tahun lalu.

Bayangan saya: halaman Kanjuruhan penuh sesak Aremania/Aremanita. Saya akan sulit mencapai panggung di depan. Malam itu hari yang sangat penting: peringatan 100 hari tragedi terbesar ketiga dalam sejarah sepak bola dunia.

Saya kaget: sepi sekali. Nyaris lengang. Tidak sampai 200 orang yang mengelilingi nyala 100 lilin di halaman luas itu.

Saya ketinggalan satu acara: pemutaran thriller film Kanjuruhan. Tapi tahlil dan doa belum dimulai. Di depan panggung masih tampil Kapolres Malang memberi sambutan. Singkat. Padat. Rendah hati. Minta maafnya berkali-kali. Ia juga masih menawarkan kalau ada suporter Arema yang perlu dibantu pengobatan. Fisik maupun psikis.

Di sebelah saya duduk tokoh sepak bola nasional masa lalu: IGK Manila. Manajer timnas SEA Games 1991. Yang pernah membawa Indonesia juara sepak bola SEA Games 1991. Setelah itu sepak bola Indonesia tak pernah meraih emas SEA Games lagi. Ia membawa uang kontan Rp 135 juta. Untuk dibagi ke semua keluarga korban Kanjuruhan yang meninggal dunia.

Mengapa sepi? Seperti sebuah antiklimaks?

Acara 100 hari Kanjuruhan ternyata dibagi tiga: di keluarga masing-masing di hari Sabtu malam. Di Kepanjen Minggu pagi: lari bersama. Lalu Senin malam itu: doa dan tahlil.

Tapi ada penjelasan lain dari sahabat Disway di Malang: “Belakangan aksi-aksi terkait Kanjuruhan memang sepi. Kian sepi,” ujar Indra. Beda sekali dengan awal-awal dulu. Demo besar tidak habis-habisnya. Poster dan spanduk di mana-mana. Keranda diusung sambung-menyambung. Mereka prihatin. Protes. Mengapa gas air mata ditembakkan ke tribun penonton begitu banyaknya. Keadilan harus ditegakkan. Tim pencari fakta harus dibentuk. Yang salah harus diadili. Dalangnya harus diungkap.

Lantas ada yang kian keras dan ada yang kian lemah.

Lama-lama terdengar gerakan itu retak. Lalu pecah. Terbentuk kubu-kubu.

Tersangkanya memang sudah diumumkan: 5 orang. Muncul tuntutan baru: agar pengadilannya dilakukan di Malang.
Tapi itu belum cukup. Tetap ada yang minta dalangnya diungkapkan.

“Kita semua sebenarnya sudah tahu siapa dalang di balik tragedi Kanjuruhan,” ujar tokoh Aremania yang hadir malam itu. Ia pun membisikkan satu nama. Saya tidak terkejut. “Aremania, semua, tahu. Hanya tidak ada yang berani mengatakan,” tambahnya.

“Bahkan kami ini tahu siapa yang mengunci pintu stadion dari luar,” katanya lagi. “Semoga suatu saat terungkap,” tambahnya.

Belakangan ada perasaan pasrah. Setengah frustrasi. Tuntutan-demi tuntutan sudah terlalu sering disuarakan. Terakhir diupayakan lewat penayangan film.

Saya pun membuka link YouTube: ingin melihat film Kanjuruhan di situ. Kelihatannya bagus. Sinematografinya baik sekali. Tapi itu baru thriller 2 menit. Belum tahu kalau sudah seutuhnya nanti.

“Rencananya panjang film 1 jam,” ujar dr Dita (dr Nanditya Ika MMRS), produsernya.

Dokter Dita adalah pimpinan rumah sakit Wava Husada Kepanjen. Itulah rumah sakit terdekat dengan stadion Kanjuruhan. Di situlah korban tragedi Kanjuruhan terbanyak ditangani.

“Yang punya inisiatif bikin film ini Abadi Oy. Ia yang menulis skenario dan sutradaranya,” ujar dr Dita.

Di film itu nanti tidak digambarkan  peristiwanya. “Ngeri. Bisa trauma,” ujar dr Dita. “Film ini akan lebih simbolis,” tambahnyi.

Penari topeng terkenal Malang, Dewi, akan jadi bintang utama. Pakai topeng. Itulah benda seni yang paling menonjol di Malang. Tampil juga penari kontemporer Saskia.

Tahlil malam itu masih terasa syahdu. Disaksikan rembulan bulat disapu mendung tipis memutih. Bulan tampak lamat-lamat. Kanjuruhan seperti kian menjauh. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan
Edisi 11 Januari 2023: Ceres Swasta

AnalisAsalAsalan

@AK Bulan termasuk tanah tak bertuan. Maka, saya berharap tim BPN segera ke sana memasang patok lalu presiden kita bagi-bagi sertifikat tanah di bulan. Hahahahaha.

MZ.ARIFIN UMAR ZAIN

Datang bulan= bulan datang, khushuush selalumampir ke Indonesia. Tak perlu luncurkan pesawat ruang angkasa.

bagus aryo sutikno

Kenapa Elon Musk tidak pernah komen di Disway, sebab doi susah login. Kenapa Elon Musk tidak menambang asteroid di bulan..? Sebab doi lagi membuat super magnet sehingga asteroid2 itu tertarik ke magnet si doi. Auto mrutuk tinggal nadahi. #Hey Aryo, emang asteroid itu mangga gadung kok bisa mrutuk.

bagus aryo sutikno

Untuk menegakan keadilan di kanjuruhan, perlu tegak dulu hingga subuh.

ARMI TV

Dr Liu sudah mikir nambang asteroid di angkasa,, saya ,,,. Anda sudah tahu…. Masih antrian panjang untuk beli solar,, Trus kalau sudah dapat disedot ke derigen untuk selanjutnya ambil antrian paling belakang agar bisa bisa ngisi solar lagi… Karena solar masuk ke SPBU hanya 4 hari sekali . CERES plesetan dari cere ngenes

bagus aryo sutikno

Perlu digaris bawahi Boss Dahlan, sejak Ken Arok hingga Kennedy, keadilan itu berada di sila ke-5.

Jokosp Sp

Siapa yang mengadili, itu yang diadili ?. Jadinya kayak rebusan air tanpa penutup. menguap entah kemana ?

yea aina

Semikonduktor Hp canggih, pembuatannya butuh material tanah jarang. Kurang sepakat kalau Abah tulis: “anda tidak bisa punya HP kalau tidak ditemukan tanah jarang”. Sebab yang jarang bukan tanahnya, tapi “uang jarang”. Jarang kerja menyebabkan uang jarang.

Jo Neka

Terima kasih pak MM.atas tambahan ilmunya.Saya sempat berkunjung ke laman itu tp berbahasa Inggris yang sangat ilmiah. Membuat otak saya yg 70 ini mampu mencerna.Di paksa panas kayak mobil 1000cc ngangkut batu bara 3 ton.Btw ppnya cucu yang keberapa pak..Saya sudah 5 cucu.Terima kasih

Kalender Lengkap

Saya yakin Tiongkok ga akan bawa raw material rare earth dari bulan ke bumi, biayanya mahal. Yang mereka lakukan seeprtinya membuat pabrik pemurnian di sana, dan kalau perlu transaksi penjualannya juga di bulan. Pembelinya Anda Sudah Tahu, Om Sam dan negara-negara followernya yang merupakan musuh tapi mesra bagi Tiongkok.

Juve Zhang

Satu satunya usaha tambang yg Tidak Perlu Di Reklamasi atau ditutup lubang galian nya hanya Tambang Pasir Laut , anda punya konsesinya tinggal keruk saja pasir laut itu dan biarkan saja, didasar laut kok direklamasi ulang wkwkwk. Pemilik tambang pasir laut ini bukan orang kaleng kaleng . Anda Googling saja .pak Haji dan Mbah Dato’ pun masih beberapa tingkat dibawahnya. Wkwkwkw itu cuma mengkhayal ikutan Abah .

Juve Zhang

Yg 100% harus curiga itu , aturannya semua galian tambang batubara itu harus ditutup dengan kupasan nya mereka waktu buka tambang, dan diatasnya ditanam pohon reboisasi.apakah itu dilakukan oleh Adaro,Bayan,Bumi, ITMG ,dkk. Pasti tidak karena beaya nya akan sangat mahal sekali, jadi biarkan saja jadi danau danau kecil. Coba tanya semua penambang pasti tak ikut aturan, cukup siapakan “amunisi” buat pejabat yg “menerima” laporan.wkwkwkw ini cuma mengkhayal seperti Abah menambang di bulan yg mungkin Zat Radioaktif nya bikin kanker.wkwkk

Jokosp Sp

Jika Abah berani, ayo coba bikin perusahaan tambangnya, bikin IUP nya. Tidak punya lahan bisa kerjasama dengan pengusaha lokal yang masih menguasai lahan eks tambang timahnya. Haji Sam dengan Jhon Lin nya bisa seperti sekarang tidak tiba – tiba juga. Memulai dari kontraktor kecil dengan beberapa Dump Truck, Excavator, Dozer, Grader, Compactor, dan Whelloader kecil. Bayan pun dulu tidak membesar tiba – tiba, dulu saya pernah mendengar sempat kesulitan juga buang tanah penutupnya ( OB ), karena kehabisan lahan. Apalagi Adaro yang membesar seperti sekarang, awalnya operasionalnya juga sangat sulit dengan jarak houling yang cukup jauh sekitar 75 Km dari mining ke portnya. Harus membuat jalan dan menembus gunung agar jalan yang dibuat tidak terlalu tinggi, sehingga unit trailernya bisa mulus di tanjakan dan turunan. Dan melewati 15 Km ran rawa. Sama seperti di Bayan juga kondisinya kurang lebih. Membesar karena memang harga batu bara yang luar biasa saat itu dan tiga tahun terakhir ini. Semua penambang dapat “Durian runtuh”. Jadi Abah jangan cuma jalan – jalan nengok saja. Ayo kita buat perusahan tambangnya. Kontraktor kita pilihkan yang kompeten dan kompetitif harganya. Man power yang kompeten juga banyak, teman – teman mantan kontraktor terbesar di Indonesia banyak. Ke Bangka jangan lupa sekalian makan “Durian Super Tembaga Bangka” yang super – super ueenakkkkkk (5k bukan 5i lagi). Kami tunggu liputannya dan kami siap mensupport realisasinya. #dariygmimpimknduriansupertembaga

Mirza Mirwan

Mungkinkah dilakukan penambangan di bulan (atau planet lain). Mungkin saja, meski entah kapan. Tetapi untuk membayangkan bagaimana cara menambangnya saja otak saya “nggak nyampe”. Saya ingat semasih SMP dulu saat menonton pendaratan Apollo XI di bulan. Neil Amstrong terlihat seperti susah menjejakkan kakinya tiap melangkah. Tapi itu sudah 53 tahun yang lalu, memang. Waktu terus berputar. Zaman berubah. Para ilmuwan yang tak pernah makan krokot dan thiwul kian encer otaknya. Ponsel dan laptop, misalnya, semasih kuliah dulu tak pernah terbayangkan di otak saya bakal ditemukan. Tapi ternyata…? Lantas kalau bisa lakukan penambangan di bulan, ke mana harus mengurus izin usaha penambangannya? Nah, kalau pertanyaan ini sepertinya mudah dijawab: ke badan PBB yang mengurusi luar angkasa. Namanya UNOOSA — United Nation Office for Outer Space Affairs.

AnalisAsalAsalan

Karena Abah sudah terpengaruh para perusuh — antara tulisan dan komentar jauh banget — tulisan awal dan akhir Abah juga jauh banget. Hahahahaha.

Rihlatul Ulfa

Melihat bagaimana pengalaman saya dulu, yg begitu susahnya untuk bisa berfoto dengan hakim Binsar Gultom dikasus wayan mirna salihin. seorang hakim tidak boleh berfoto berdua, maka saat itu jurnalis kompastv Fristian Grace yg juga membantu saya diawal. harus ikut berfoto bersama kami. melihat bagaimana pemberitaan tentang hakim Wahyu dengan pembocor perempuan itu, bikin saya tertawa terbahak-bahak. tidak mungkin seseorang dengan mudah satu ruangan dengan seorang hakim ‘yg sedang menangani kasus yg teramat besar’ agak konyol sebenarnya melihat pemberitaan itu. melihat seorang hakim sangat paham seluk beluk taktik para terdakwa, masa dengan mudahnya ia bisa tertipu dengan muslihat yg benar2 nyata hehe.

Otong Sutisna

Kalau di bulan kayaknya gajinya bumian, sebagai balas jasa di bumi gaji di sebut bulanan….. seperti ehmm…..ada nama jalan tol sebagai nama balas jasa yang anda sudah tahu…

Raja Putera

Apa sudah ada info nanti pekerja pertambangan di bulan itu dapat gajinya bulanan apa harian?

MZ.ARIFIN UMAR ZAIN

perEMPUan kata nya berasal dari kata: EMPU. Sesuatu yg terhormat. Kalau kata: wanita, ada asosiasi dg kata BETINA, batina. Kebinatangan?

HANVINCY ADNOV

Letak geografis Kerajaan Singasari n Mpu Gandring berasal dari salah satu daerah yg ada di Malang. Sebetulnya arek2 Malang pewaris pengelolaan tekhnologi mineral yang termasuk critical raw materials karena sebagai penerus generasi Mpu Gandring yg membuat keris dengan kandungan titanium yang termasuk critical raw materials. Jadi setelah terjadi tragedi kanjuruan maka sumpah amukti diucapkan bersama-sama dengan membawa keris Mpu Gandring yg ditujukan bagi pihak2 yg ogah-ogahan n tidak serius mengusut tragedi kanjuruan mk akan mengalami kutukan tujuh turunan.

MULIYANTO KRISTA
Lama tak tinggal kok belum sembuh juga ya orang ini??

Leong putu

Kalau bulan ditambang, lalu terlambat datang. Beri saja EM kapsul.

Giyanto Cecep
.. jikalau nanti bulan ditambang dan ” gompel ” tidak bulat lagi .. atau bahkan tidak memnatulkan sinar lagi … lalu bagaimana cara melihat hilal untuk menentukan awal atau akhir bulan ? .. apa semua jadi “Muhammadiyah ” ? ..

EVMF

Perkembangan selanjutnya, diketahui bahwa Asteroid bisa menggantikan REE, dan Bulan memiliki kandungan yang terbesar. Kelak penambangan Asteroid di Bulan tentu saja akan sangat berbeda dengan di Bumi, dibutuhkan teknologi yang berbeda sesuai gaya grafitasi-nya. Gaya grafitasi di Bumi 9.807 m/s² sedangkan di Bulan hanya 1,62 m/s2. Sebagai ilustrasi, misalnya berat badan seorang astronaut 70 kg, maka ketika berada di Bulan beratnya hanya 11,67 kg. “Berat” dari suatu benda adalah gaya yang disebabkan oleh gravitasi berkaitan dengan massa benda tersebut. Sedangkan “Massa” benda adalah tetap di mana-mana, tetapi berat sebuah benda akan berubah-ubah sesuai dengan besarnya percepatan gravitasi di tempat tersebut. Oleh karena itu, peralatan penambangan Asteroid di Bulan kelak mesti merujuk ke perhitungan berdasarkan Teori Gravitasi Isaac Newton.

EVMF

REE. REE atau Rare-earth element (Logam tanah jarang) adalah terminologi yang digunakan pada Abad ke-XIX, yang didasari oleh hanya ditemukannya satu deposit REE di dunia yaitu di daerah Ytterby, Swedia. (Voncken, 2015). 17 unsur-unsur yang menyusun REE adalah : skandium, yttrium, lantanum, serium, praseodimium, neodimium, prometium, samarium, europium, gadolinium, terbium, disprosium, holmium, erbium, thulium, ytterbium, dan lutetium. REE ini memiliki fungsi yang sangat penting dalam banyak hal : sebagai komponen dalam pembuatan smartphone, satelit, hingga peralatan militer, dan lain sebagainya. 10 Negara dengan Produksi REE Terbesar di Dunia (2021) : Tiongkok, Amerika Serikat, Myanmar, Australia, Thailand, Madagaskar, India, Rusia, Brasil, Vietnam.

Fiona Handoko

selamat sore bpk thamrin. semua anggota pasukan di astina/ harus punya gunung untuk berlindung/ oknum kanjuruhan sakti mandraguna/ masih bebas pergi runtang runtung/

Jimmy Marta

Mises Crs. Crs coklat. Hagelnut Crs. Crs Classic. Itu macam2 rasa. Dibuat di bumi. Gk dijual dibulan.

Jimmy Marta

Diatas bumi ada langit. Diatas langit ada luar angkasa. Diangkasa luar ada bulan. Ada meteor. Ada Asteroid. Ada roket Ceres. Tinggi. Tinggi sekali. Bagi Yang otaknya masih dikepala. Kepala masih di badan. Badan masih ditopang kaki. Kaki masih nginjak bumi.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Ceres Swasta

KEMPALAN: BULAN masih bulat, terutama di kala purnama. Seperti yang saya lihat dari halaman stadion Kanjuruhan kemarin malam.

Tapi kalau bebatuan di bulan itu ternyata mengandung asteroid yang terbaik, bisa jadi banyak yang akan punya perusahaan tambang di sana.

Anda sudah tahu: Selasa kemarin Tiongkok kembali berhasil meluncurkan roket luar angkasa. Kali ini milik swasta. Tiongkok pun sudah punya perusahaan luar angkasa swasta.

Tujuan perusahaan itu murni komersial: lebih fokus untuk menyelidiki keberadaan asteroid di planet lain.

Anda sudah tahu: asteroid adalah benda tambang yang kian dicari manusia modern. Itulah bebatuan yang akan bisa menggantikan benda tambang yang harganya sangat mahal di bumi: rare earth. Tanah jarang. Atau disebut juga tanah langka.

Anda tidak akan punya HP kalau tidak ditemukan bahan yang disebut tanah jarang itu. Begitu banyak benda modern yang bahannya tergantung pada tanah jarang: lampu LED, komponen komputer, peralatan kesehatan, dan banyak lagi.

BACA JUGA: Emosi Serumpun

Kita juga punya barang itu di Bangka. Atau Belitung. Dulunya dibuang sebagai sampah. Itu dianggap tidak ada harganya. Yang berharga adalah timahnya. Tanah Bangka yang mengandung timah dikeruk. Timahnya diambil. Kotoran timahnya dibuang. Di kotoran itu masih terkandung 29 jenis benda kimia tambang. Salah satunya disebut rare earth.

Dalam satu kilogram kotoran timah itu bisa diperoleh hanya beberapa gram rare earth. Proses mendapatkannya yang rumit. Harus dibangun pabrik pemurnian. Sulit. Rumit. Canggih. Mahal.

Saya ingin ke Bangka lagi. Siapa tahu pabrik pemurnian rare earth yang pernah dibangun di sana sudah bisa berjalan. Atau sudah lebih maju. Atau sudah mati. Saya tidak mengikuti lagi perkembangannya.

Pemilik cadangan rare earth terbesar di dunia, Anda juga sudah tahu: Tiongkok. Tambang terbesarnya di pegunungan Jiangxi selatan. Antara kota Nanchang dan Guangzhou.

Rupanya cadangan itu akan habis juga. Suatu saat kelak. Maka diperlukan bahan pengganti rare earth. Kalau bisa yang kualitasnya lebih baik. Para ahli sepakat bahwa pengganti itu adalah asteroid. Adanya di planet-planet di angkasa luar. Maka, kelak, planet itu harus bisa ditambang.

Tambang batu bara, nikel, dan bauksit sudah tidak menarik bagi para investor asteroid. Mereka pilih mengumpulkan modal untuk meluncurkan roket luar angkasa.

BACA JUGA: Senyum Tulip

Ahli angkasa luar Tiongkok, Dr Liu Baiqi mendirikan perusahaan swasta: PT Galactic Energy (星河动力). Liu membangun roket angkasa luar dengan nama Ceres-1. Ia mengajak temannya: Dr Xia Dongkun.

Dr Liu lulusan Kansas University di Lawrence, hanya sepelemparan batu dari rumah baru John Mohn, sahabat Disway di sana. Ceres-1 dilakukan di peluncuran satelit Tiongkok di Jiuquan. Yakni di tengah gurun pasir Gobi, di pedalaman provinsi Gansu nan jauh. Inilah provinsi di bagian barat Tiongkok. Yang paling barat sebelum Xinjiang.

Roket Ceres-1 itu membawa lima satelit sekaligus. Ini misi ke-5 yang dilakukan Ceres-1. Keberhasilannya terbukti 100 persen.

Benda bernama asteroid itu sendiri diketahui dari hasil misi luar angkasa selama ini. Amerika, Rusia, dan Eropa memang berlomba ke luar angkasa. Disusul Tiongkok, yang meski belakangan tapi berhasil menyalip di tikungan.

Ada jutaan batu asteroid melayang-layang di luar angkasa. Begitu keras sifatnya. Mirip logam. Dingin seperti es. Besarnya bervariasi. Ada yang diameter 1 meter, ada yang sampai 100 km.

Asteroid itu ada di mana-mana di luar angkasa. Tapi yang terbanyak ada di antara Mars dan Jupiter. Dari sifatnya, asteroid itu ada yang seperti karbon, metal dan silikon. Lengkap. “Ukuran asteroid yang terbesar sampai 1.000 km diameter,” tulis para ahli di jurnal asteroid.

Untuk asteroid yang ukuran gajah seperti itu tidak lagi disebut asteroid. Tapi diberi nama Ceres. Artinya: planit mungil. Atau planet kuntet. Mungil tapi berdiameter 1000 km.

BACA JUGA: Imaji Perusuh

Meski jumlahnya begitu besar, namun menurut para ahli, total asteroid yang berserakan itu hanya 3 persen dari kandungan yang ada di bulan.

Maka betapa pentingnya bulan untuk masa depan manusia di bumi. Ternyata misi ke bulan bukan hanya untuk gagah-gagahan. Atau sekadar membantah takhayul. Tapi bulan ternyata bisa ditambang. Kalau kelak ada pesawat angkut satu rit 300 ton dari bulan ke bumi maka terbuka untuk segera mengurus IUP di sana.

Itulah cara mengalahkan Haji Sam atau Datuk Low Tuck Kwong di masa depan.

“Mendung begitu tinggi untuk dijangkau, tapi masih ada angin yang bisa menggesernya. Sungai begitu lebar untuk diloncati, tapi masih bisa dibangun jembatan untuk melewatinya”.

Dr Liu yang mengatakan itu. Yakni saat berhasil meluncurkan roket swasta Tiongkok Ceres-1. Ilmuwan non ilmu sosial selalu memegang jimat seperti itu. Maka apa saja bisa dicarikan solusinya.

Kecuali, mungkin, menegakkan keadilan di Kanjuruhan. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan
Edisi 10 Januari 2023: Emosi Serumpun

MZ.ARIFIN UMAR ZAIN

Tentang Kang (Bang) Imad, saya pernah ikut Latihan Mujahid Da’wah (LMD) yg diadakan di masjid Salman ITB. Untuk ikut diseleksi oleh Bang Endang Saifuddin Anshori. Kebetulan mbah saya: Mbah Mariyah pernah titip salam untuk Bang Saifuddin. Ketika salam ku sampaikan, Bang Saifuddin berkata: Mbah Mariyah sudah seperti ibu nya sendiri. Setelah itu saya tak di-tanya2 lagi, langsung lulus seleksi.

Mpok Dipa

Kain perca aneka warna/di susun indah dipandang mata/ selamat bekerja buat semua/Pulang di sambut cinta oleh keluarga. *Semangat buat semuaaaa

thamrindahlan

Pulau Perca sangat mempesona/ Kini bernama Pulau Sumatera/ Datok Anwar Ibrahim sungguh bijaksana/ Melayu Serumpun kita bersaudara/

Komentator Spesialis

Bli Leong perlu minum obat kuat minyak kadal cap kapak.

Er Gham

Kalau mau efektif, KPK bisa menawarkan PARA ISTRI untuk menjadi WHISTLE BLOWER. Tapi siapa yang mau ya, jika suaminya ditahan KPK.

Er Gham

Saudara serumpun kita ternyata memiliki masalah yang sama. Yaitu korupsi yang menggila. Pak Anwar bingung, walau beragama namun tetap korupsi. Sama di sini juga. Beragama tapi korupsi jalan terus. Mungkin dipikirnya, korupsi adalah (a) ucapan terima kasih dari pihak penerima uang ke pemberi proyek, dan (b) hak pemberi proyek karena sudah mengabdi dan memberikan pekerjaan kepada pelaksana proyek. Istri pasti tahu, tapi pura pura tidak tahu. Anaknya mahasiswa pasti juga tahu kalau bapaknya korupsi. Sanak famili mingkem aja. Tetangga saja yang kadang heboh. Mungkin benar, jika dikatakan bahwa korupsi adalah budaya. Dua saudara serumpun bisa sama sama mendaftarkan budaya korupsu ini ke UNESCO.

Mpok Dipa

Sebagai wanita yg punya jiwa dagang, saya tahu pak Anwar begitu gembiranya jika ibukota pindah ke Kalimantan. Setidaknya industri sandang tak lagi bergantung dengan Tanah Abang. He he he, sebenarnya bukan itu saja yg saya suka imajinasikan d dalam pikiran saya. Tapi lebih kayak “Berapa % orang yg tinggal d DKI akan pindah ke Kalimantan?” pasti usaha ekspedisi reguler akan lebih hidup. Arus pengiriman barang reguler yg sekarang ini mati suri kalau ga mau d kata kalah oleh jenis pengiriman paket belanja online akan meningkat.

bagus aryo sutikno

Ponorogo dan Madiun itu saudara serumpun. Tapi Ponorogo pro pangeran Diponegoro sedangkan Madiun pro keraton aka pro Belanda. Serumpun ning bleyer2an wae. Lha embuh Magetan ki pro siapa lha wong ki Mageti ki kiro2 murid’e Lee Kwan Yu. Begitulah kira2 geopolitik Indo-Sing-Lya. #Disclaimer, perusuh kok mbok rungokne.

Warung Faiz

Kalo dulu korupsinya di bawah meja… Era reformasi di atas meja.. Sekarang ini mejanya pun diambil..

Dian Gambar

Saya baca disway pakai peramban brave. Aplikasi diunduh gratis. Nyaman bebas iklan. Tapi soal susah login kadang terjadi. Pakai jurus hapus histori, kadang berhasil kadang gagal. Kalau gagal hasrat ingin berkomentar terpaksa ditahan dulu. Puasa komen.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Emosi Serumpun

KEMPALAN: “INDONESIA itu sudah seperti negerinya yang kedua,” ujar sahabat Disway asal Malaysia.
Saya bertanya kepadanya: bagaimana bisa Anwar Ibrahim, perdana menteri Malaysia itu, berpidato dalam bahasa Indonesia yang begitu baik. Hampir tidak terasa logat Melayu-nya.

Saya termasuk yang hadir di acara kemarin sore itu. Di auditorium Bank Mega Jakarta. Chairul Tanjung, konglomerat pemilik Bank Mega, memang mengundang Anwar untuk mampir. Anwar lagi berkunjung ke Jakarta. Bertemu Presiden Jokowi kemarin pagi.

Ke Jakarta adalah kunjungan pertama Anwar ke luar negeri setelah menjabat perdana menteri akhir November lalu. Begitulah sopan santun hubungan persahabatan antar negara. Mengutamakan sahabat sejati. Seperti juga presiden Amerika Serikat yang selalu ke Inggris dulu sebelum ke negara lain –kecuali Donald Trump.

Atau juga perdana menteri baru Jepang yang selalu harus  ke Amerika dulu sebelum ke lainnya.

Indonesia adalah negara serumpun dengan Malaysia. Bisa juga dianggap sebagai saudara tua. Kata-kata serumpun itu memang tidak lagi sesering dulu diucapkan di publik. Kemesraan antar dua negara seperti sudah berlalu. Yang lebih sering muncul justru caci-maki. Soal perbatasan, soal hak cipta budaya, soal TKI dan soal sepakbola yang hampir selalu kalah.

Kata ”serumpun” itu sebenarnya riil. Begitu banyak orang Minang di Negeri Sembilan. Begitu mengakar orang Aceh di semenanjung. Begitu erat kekeluargaan orang Riau dan Melaka. Begitu terasa keberadaan orang Bugis di Selangor. Pun turunan Banten dan Jawa.

Dua negara ini dulunya memang satu. Bahkan tiga negara –yang satu lagi Singapura. Pulau Singapura itu, ketika masih bernama Temasek, adalah salah satu ”provinsi” di kerajaan Riau. Yang ibu kotanya Tanjung Pinang.

Kesatuan serumpun itu pernah juga diwujudkan di  tahun 1470-an. Ketika Portugis kali pertama akan menyerang pelabuhan besar Melaka. Waktu itu semua kerajaan Nusantara sepakat: kirim armada ke Melaka. Untuk mempertahankan Selat Melaka.

Kerajaan Aceh, Riau, Palembang, Banten dan Bugis kirim armada besar-besaran ke Melaka. Kerajaan Bugis mengirim armada yang terbesar.

Tapi armada Portugis terlalu kuat. Dengan senjata meriamnya yang tergolong senjata termodern saat itu. Melaka belum punya teknologi baru itu. Melaka jebol. Portugis menjajah Nusantara. Pasukan dari berbagai kerajaan itu tercerai berai. Masuk hutan. Jadilah mereka warga Semenanjung Melaka. Kawin-mawin. Belakangan keluarga mereka pun menyusul. Perdana Menteri Najib Razak pernah berterus terang: ia keturunan Bugis.

Usaha untuk membangkitkan hubungan serumpun itu sudah  sering dilakukan. Tapi belum ada yang terlihat nyata. TVRI pernah punya program bersama. Sudah lama pula mati.

Anwar Ibrahim termasuk yang punya semangat menghidupkan emosi serumpun seperti itu. Tapi belum ada tokoh puncak Indonesia yang punya emosi serupa. Jusuf Kalla harusnya punya. Tapi, dua kali menjadi wapres, tidak menunjukkan semangat ke sana.

Sedang teman-teman seangkatan Anwar sudah banyak yang meninggal. Atau tidak di posisi berkuasa.

Anwar sangat akrab dengan tokoh-tokoh muda Islam modernis Indonesia. Ia boleh dikata salah satu murid ideologi Kang Imad dari Bandung. Almarhum Imaduddin adalah tokoh pemikir Islam dari ITB. Anwar sering ke Jakarta dan Bandung sejak masih mahasiswa. Ia seperti dalam satu barisan dengan perjuangan angkatan muda Islam di Indonesia.

“Banyak yang mengira saya pernah sekolah di Indonesia,” ujar Anwar kemarin. “Saya tidak pernah sekolah di sini. Tapi saya punya banyak teman,” tambahnya. “Cewek juga tidak punya,” guraunya.

Semangat serumpun itulah yang ia tunjukkan saat bertemu Presiden Jokowi kemarin pagi. Di Istana Bogor. “Saya berbincang dengan Presiden Jokowi lama sekali. Sampai protokolnya kelihatan gelisah,” ujar Anwar. Tapi mereka terus berbincang. Pak Jokowi mengabaikan isyarat itu.

Tentu banyak yang dibicarakan. Mulai dari sawit sampai TKI. Termasuk ibu kota baru Indonesia bernama Kota Nusantara. Anwar menilai ibu kota baru itu baik bagi kawasan. Maksudnya, baik bagi Malaysia. Terutama Malaysia Timur: Sabah dan Serawak. Dari Sabah ke Nusantara itu memang akan lebih dekat dari pada dari Jakarta ke Nusantara.

Sebanyak 11 nota kesepahaman ditandatangani di depan Presiden Jokowi dan PM Anwar Ibrahim. Malaysia, diwakili 11 perusahaan itu, berminat ikut membangun Nusantara.
Kedua pemimpin juga sepakat untuk menghadapi boikot sawit dari Uni Eropa. Indonesia dan Malaysia adalah negara nomor 1 dan nomor 2 penghasil sawit terbesar dunia.

Sebelum bertemu Presiden Jokowi, Minggu malam, Anwar Ibrahim makan malam bersama warga Malaysia yang ada di Jakarta. Di situ Anwar menegaskan: akan memberantas korupsi secara all out, sampai pun jabatan taruhannya. “Banyak orang Malaysia yang sudah frustrasi menghadapi korupsi ini,” ujarnya. “Banyak pemimpin yang mengaku membela Islam tapi tidak mencerminkan prinsip Islam dalam hal  korupsi,” tambahnya.

Anwar mengaku telah membaca buku karya Muchtar Lubis soal korupsi yang sudah jadi budaya. Ia juga membaca buku penyair Taufiq Ismail soal korupsi berjudul Malu Jadi Orang Indonesia.
Indonesia dan Malaysia jangan-jangan juga serumpun dalam hal korupsinya.

Rasanya Jokowi di Indonesia dan Anwar di Malaysia banyak yang bisa disepakati. Dengan atau tanpa emosi serumpun. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan
Edisi 9 Januari 2023: Senyum Tulip

mz arifinuz

Penyesalan p Dahlan adakan camp Agrinex, karena merusak imajinasi nya, chayal nya, ttg perempuan. Imajinasi kebutuhan seniman, yg berjiwa seni. P Dahlan sebagai wartawan, jurnalis, butuh juga fakta, data. Jiwa jurnalis & jiwa seni, bentrok, kompromi? kolaborasi? Fakta, data bisa perkuat imajinasi? Berhenti jadi jurnalis, bisa anti fakta, data. Imajinasi palsu bila tanpa fakta, data. Imajinasi bisa ndorong nguber, ngaali fakta, data?

Juve Zhang

Kalau lihat kampung saya yg jalan depan rumah kecil dan tak ada nama jalan, no.rumah pun tak ada. Tapi dalam 2 bulan ini , 3 tetangga beli 3 mobil, yg 2 cash keras, yg 1 kredit, 90% resesi gak mampir di Indonesia. Kalau Eropa ,Amerika, Betul akan ada resesi ekonomi percaya. Indonesia rasanya sudah kebal. Wkwkwk.

yea aina

Di Tiongkok dan Singapura “big data” tersedia karena aturan HAM dan demokrasi di sana memungkinkan. Apakah di Amerika dan Indonesia sama-sama menjunjung tinggi HAM dan demokrasi? hingga big data belum lengkap. Di Amerika big data penting untuk mengungkap kasus pembunuhan. Di sini big data untuk keperluan menutup pembunuhan berencana terhadap demokrasi.

ra tepak pol

sejawat semua kalo boleh dicontohkan bahwa saya mau ke Disway Jakarta, banyak sekali jalannya… nah carilah jalan yang bersih dan mulus (perambah tak ada iklan) jangan jalan banyak jebakan dipaksa lihat kiri kanan… CHD Disway sekarang saya lihat diperambah lain tak menyediakan kotak iklan, tapi Disway kamar sebelah duh terpaksa tidak saya baca

Fiona Handoko

di semarang ada kasus pembunuhan pns bpk iwan budi. jasadnya ditemukan tdk utuh dan tdk lengkap, di pantai marina semarang. sudah 4 bulan belum terungkap. sampai keluarga bpk iwan budi minta bantuan pengacara utk mendorong kepolisian agar lebih serius menyelidiki. mungkin bung mirza juga mengikuti kasus ini

Pryadi Satriana

Iklan di blog itu dipasang karena tahu bahwa blog itu dibaca orang, dan karena itulah orang kemudian membuat blog, supaya ‘dikunjungi’. Begitu banyak yg ‘datang’, iklan pun juga ‘berdatangan’. Dahlan bilang bahwa Disway adalah ‘ungkapan rasa terima kasihnya pada jurnalisme’. Bukan untuk tujuan komersial. Bull shit! Tai kebo! Kalau memang itu untuk ucapan “terima kasih”, buang itu iklan, pakai ‘mode’ TANPA IKLAN. Mau? Mbelgedhes! #gak usah munafik, ngisin-ngisini!# Komen apa adanya, maaf kalau ada yang tersinggung. Salam. Rahayu.

Er Gham

Anak saya tadi malam pinjam HP. Dia cari dompet di beberapa market store online. Saat ini, iklan iklan di page CHD saya dibanjiri iklan dompet dan tas kecil pria. Sepertinya berbeda beda iklan setiap pembaca. Disesuaikan dengan minat sepertinya. Saya tidak tahu, bagaimana pengaturan iklan di internet.

Leong putu

Si kancil makan ketimun / Sang beruang minum susu / Jangan banyak makan timun / Ada uang perbanyak mimik susu / … 365_mantun susu

Nimas

Sejatinya setiap hari sy sedang belajar di kampus Disway GRATIS pula, dg mata kuliah beragam. Hari ini ilmu hukum pidana. Jika jenuh sy langsung masuk ” kelas pantun. Biar g spaneng Bagi saya… Setiap orang yg sy temui adalah guru, setiap tempat yg sy datangi adalah kelas dan setiap kejadian sy alami adalah pelajaran.

Leong putu

Menutur pendapat saya, ada dua jenis pelaku tindak kriminal yang berpikir ‘konyol’….. Yang pertama : Pelaku tindak pidana pembunuhan. Kenapa saya berpendapat mereka “konyol” ? Menurut saya kalau kita punya dendam dan terbersit pikiran agar orang yang padanya kita menaruh dendam mati, tinggal tunggu saja. Pasti mati-mati sendiri. Lha wong manusia pasti mati. Semisal usianya sekarang 30 tahun, coba bersabar tunggu 70 tahun lagi. …. Yang ke dua: Yang lebih konyol adalah pelaku tindak pidana perkosaan. Jelas konyol, pakai bangeeeeet. Saya tambahi semprul dan sontoloyo. Mbok ya mikir, walaupun kamu memperkosanya di semak – semak yang sepi, tidak ada yang lihat. Lha….barang bukti mbok tinggal di dalam.

Jimmy Marta

Sistim juri di Amerika ini menarik. Dipilih dari warga sekitar. Saya duga ini sekitar tkp. Juri dipilih berdasar bbrp kriteria. Dibuat pendaftaran dan kemudian diseleksi. Peradilan jury trial ini diterapkan di negara yg menganut sistem common low spt Amerika. Apa yg menarik dari sistem ini?. Menurut LII Cornell Law School, sistem ini adalah salah satu bentuk perlindungan terhadap terdakwa. Dari jaksa yg korup atau terlalu bersemangat. Dan terhadap hakim yg patuh, bias atau eksentrik (LII Cornell Law School). Metoda ini ibaratnya menyaring pake dobel2 saringan. Adanya penilaian kesalahan yg bertingkat. Makin ketat tentu makin mengeliminir terjadinya tingkat kesalahan dl mem vonis. Apakah ini bisa diterapkan di Indonesia?. Masih banyak persoalan tentunya. Terutama dg keamanan dan kenyamanan dewan juri. Indepedensi, pengaruh dan intimidasi mungkin berat. Itu, pak hakim kasus sambo aja banyak video macam2. Dan herannya ini gk diusut..!

AnalisAsalAsalan

Sharing tentang iklan Google Adsense: 1. Kalau kita pernah mencari/klik sebuah produk, maka iklan Google Adsense sesuai dengan yang pernah kita cari. Misal mencari sepatu, ya muncul sepatu di Disway. 2. Kalau kita tidak mencari/klik di browser tentang sebuah produk, iklan akan muncul acak. Di sini peran admin blog, apakah memilih jenis iklan tertentu atau membolehkan semua iklan. Jadi, kalau muncul iklan viagra di browser kita, padahal kita ga pernah mencarinya, itu berarti acak dari Google Adsense. Yang rame di komentar adalah apakah iklan viagra atau sejenisnya termasuk porno? Ini mau bicara hukum positif ataukah sensitivitas masing-masing orang. Agak ribet memang.

thamrindahlan

Sawah merambah padi menguning/ Petani gemetar hama penyakit/ Hari Senin tiba perusuh pening Bingung komentar senyum tulip/

Atho’illah

Ini bukan imaji, bukan pula ilusi. Ini adalah realita yang terjadi. Markonah bukan nama asli. Nama asli dia K***a Maharani. Dia bukan saudara Puan Maharani. Tetapi, mereka berdua memiliki kesamaan. Puan Maharani suka mematikan mic. Maharani yang satunya ini, suka mematikan harapan. Katanya, dia belum move on dari mantan. Sebulan lalu, mereka baru balikan. Saya cuma dianggap teman. Di tempat kuliahan. Sampe nanti skripsian. Aahhh sungguh mengenaskan.

AnalisAsalAsalan

Prinsip kejahatan dan kebaikan. Orang baik berbuat jahat itu susah: 1. Gugup ketika melakukan 2. Tidak rapi 3. Mengulang metode yang sama (dari video atau dari kejahatan pertama) 4. Meninggalkan jejak (teledor) Orang jahat juga butuh usaha keras kalau mau melakukan kebaikan. Maka, kalau sudah jadi orang baik, jangan berpikiran apalagi melakukan kejahatan. Mudah banget ditangkap. Tulisan selanjutnya hanya intermeso: Kalau jadi orang jahat, sekalian deh kelas kakap. Orang baik ditolong malaikat, orang jahat ditolong setan. Yang separuh-separuh (nanggung), ga ada yang nolong. Hahahahaha.

Johan

Google tahu banyak apa yang ada di handphone kita. Google adsense tidak harus mengecek apa yang kita browsing untuk mengetahui minat kita. Aplikasi keyboard (gboard) tentu sangat tahu apa yang anda input. Anda sering kirim WA mengumpat Au atau fck, jangan heran suatu ketika ada iklan makanan anjing, atau obat kuat, dlsb. Aktivitas input anda sudah meninggalkan jejak. Semua bekerja secara otomatis dan diolah oleh AI milik google. Jadi kesimpulannya, jika ada iklan yang kurang senonoh, cukup diam saja. Kita semua bukan orang suci. Biarlah semua hanya kita sendiri beserta Tuhan dan google yang tahu.

EVMF

Seperti adegan di film-film pembunuhan, pelakunya memegang pisau yang ada sarungnya, kemudian menarik pisaunya dengan penuh gaya sambil digigit tuh sarung pisaunya, hahahahaha… Sepertinya Bryan terinspirasi adegan film-film pembunuhan seperti itu. Maka menempellah air liur Bryan pada sarung pisau yang tertinggal di dekat tempat tidur salah satu korban.

Mirza Mirwan

(Sambungan) Andrew Miller memberi nama rumpun tulip kuning dan putih itu “Ethan’s Smile” (Senyum Ethan) — Pak DI menulisnya “Tulip Tersenyum”. Miller memberi nama itu setelah minta izin ayah Ethan yang juga bekerja di kebun tulip itu bersama dua saudara kembar Ethan: Maizie dan Hunter — sebelum kuliah di U of I Ethan juga bekerja di situ. * Mungkin pembaca agak bingung tentang rumah orang tua Bryan. Dalam komentar seminggu yang lalu saya menulis Albrightsville. Kini Pak DI menulis Chestnuthill Township — mungkin juga ada media menulis Effort. Mana yang benar? Semua benar. Itu seperti orang menyebut Tambun dan Bekasi. Albrightsville dan Effort, juga Chestnuthill Township, itu di Monroe County semua. Letaknya berdekatan. Tetapi Chestnuthill Township yang paling besar. Ada Chestnuthill Township, ada pula Chestnut Hill. Dua-duanya di Pennsylvania yang Township itu hanya semacam kota administratif, yang tanpa township ada di selatan (dekat Philadelphia). Itu kompleks perumahan mewah.

EVMF

“Kalau sebelum sidang itu Bryan sudah menyatakan bersalah, maka kita sulit berharap mengetahui apa motif pembunuhan ini. …..” disway. Motifnya akan diketahui di kemudian hari, umumnya melalui jurnal ilmiah mengenai criminal psychology, apalagi kejadian ini termasuk “menarik” untuk diteliti. Menarik dalam arti kata pelakunya justru orang yang sangat mengerti perihal hukum. Di Amerika dan Eropa, sumbangsih riset dari berbagai universitas sangatlah signifikan. Umumnya, berbagai disiplin ilmu di universitas sudah menjalin kerjasama yang baik dengan berbagai instansi terkait. Istilah-istilah seperti : Scientific Crime Investigation (SCI), Criminal Psychology, dlsb, adalah hasil dari kerjasama tersebut. Secara psikologis, orang yang sudah melakukan tindakan kriminal (melawan hukum) cenderung akan berbohong. Maka penelitian dengan pendekatan psikologis dengan berbagai disiplin ilmu pendukungnya, secara scientific bisa dipertanggung-jawabkan walaupun tingkat kebenarannya tidak mungkin mencapai 100%. Rangkaian kebohongan-kebohongan yang diungkap pelaku ketika diwawancarai ataupun diinvestigasi base on scientific, justru akan mengarah kepada kesimpulan motif sang pelaku.

Jimmy Marta

Cara terbaik nyari barang yg hilang adalah beli yg baru. Cara terbaik menghindari iklan adalah gk pake internet…

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Senyum Tulip

KEMPALAN: KENAPA pembunuh ini begitu sembrono. Padahal ia calon doktor kriminologi. Ia juga asisten dosen keadilan untuk pelaku kriminal.

Kenapa sampai ditemukan jejak yang begitu nyata: sarung pisaunya tertinggal di lokasi pembunuhan. Di dekat tempat tidur salah satu dari empat mahasiswa/wi yang dibunuh dengan pisau itu (Disway 2 Januari 2023: Ilmu Hukum).

Fakta: ditemukan DNA milik satu orang saja di sarung pisau itu.

Penemuan sarung pisau ini tidak pernah diungkap sebelum pemiliknya ditangkap persis saat tutup tahun 2022 lalu: Bryan Kohberger. Ia mahasiswa S3 hukum, di Washington State University, di kota kecil nan indah: Pullman, dekat perbatasan dengan Idaho. Ia ditangkap di rumah orang tuanya di negara bagian nun jauh di timur: Pennsylvania. Yakni di suatu desa di pegunungan agak di utara Pennsylvania.

Penemuan sarung pisau itu penting, tapi memang tidak bisa berdiri sendiri.

Kecuali di Tiongkok. Yang kepolisiannya memiliki bank data DNA seluruh warga negaranya. Begitu DNA ditemukan, data itu dimasukkan ke dalam big data. Langsung ketahuan: siapa pemilik DNA di sarung pisau tersebut.

BACA JUGA: Ilmu Hukum

Singapura juga sudah memilikinya.

Di Amerika Serikat juga ada. Tapi belum mencakup seluruh penduduk. Ini soal hak asasi manusia. Bank data DNA baru yang terkait dengan mereka yang pernah didata.

Maka sampai hampir dua bulan kemudian, pembunuh 4 mahasiswa/wi U of I itu belum bisa terungkap. Diperlukan jejak lainnya.

Memang ditemukan juga jejak lain: bekas tapak sepatu. Bentuknya seperti simbol berlian. Mudah sekali untuk mengetahui sepatu jenis apa yang tapaknya seperti itu: sepatu kets merek Vans. Anda sudah tahu: orang senang pakai sepatu Vans karena bentuknya yang klasik. Pun tersedia yang warna warni berpola.

Tapi terlalu banyak lelaki yang pakai sepatu Vans. Harganya pun antara Rp 500.000 sampai Rp 1,5 juta.

Baru sebulan setelah pembunuhan itu ada info masuk ke polisi: mobil Hyundai Elantra warna putih terlihat di sekitar rumah korban. Yakni sebuah rumah kontrakan tiga lantai di kota mungil Moscow, dekat kampus U of I.

Ketika info itu masuk, mobil dimaksud sudah tidak ada di sekitar Idaho. Lalu ada info susulan: pernah melihat Hyundai Elantra putih di kampus Washington State University di Pullman, dekat Moscow. Tapi semua info itu tidak detail: berapa nomor polisinya dan dari daerah mana.

BACA JUGA: Imaji Perusuh

Polisi Indiana sebenarnya pernah menyetop mobil Hyundai Elantra warna putih. Mobil itu mencurigakan: melebihi batas kecepatan. Pengemudi mobil itu pun, Bryan Kohberger. Ia menjelaskan lagi dalam perjalanan jauh. Dari negara bagian Washington ke Pennsylvania. Dari Pullman ke Chestnut hill Township, Monroe County. Tepat sekali. Inilah orang yang sebenarnya sedang dicari.

Berarti saat ditangkap itu perjalanan Hyundai Elantra putih sudah lebih 10 jam. Masih akan 10 jam lagi. Atau sekitar itu.

Polisi melepaskan Bryan. Ia hanya diingatkan agar jangan melebihi batas kecepatan: 75 mil/jam. Sekitar 120 km/jam.

Di sana, sepanjang kelebihan kecepatan itu hanya sekitar 10 persen, biasanya dibiarkan. Tapi melebihi itu akan diminggirkan. Kalau kelebihan dari 10 persen itu tidak banyak cukup diingatkan seperti itu. Saya pernah mengalaminya. Di Pennsylvania. Diminggirkan. Saya sodorkan SIM Indonesia. Lalu diminta paspor. Saya berikan.

“Dari Indonesia?”

“Yes, Sir”.

Paspor dan SIM dikembalikan. Boleh jalan lagi. Hanya diingatkan: tadi itu melebihi batas kecepatan.

BACA JUGA: Ultah 100

Bryan tidak sendirian di mobil Hyundai Elantra putih itu. Di sebelahnya ada bapaknya: Michael Kohberger. Sang ayah menjemput putra ketiganya itu ke Pullman. Untuk diajak pulang ke Pennsylvania. Menghabiskan liburan musim dingin di kampung. Sekalian untuk Natal dan Tahun baru bersama keluarga.

Tidak jauh dari tempat melebihi kecepatan tadi Hyundai Elantra putih itu distop polisi lagi. Masih di wilayah Indiana. Bryan bertanya mengapa distop. Apa salahnya.

Polisi mengatakan tidak ada yang salah. Tapi ia terlalu dekat dengan mobil di depannya. Itu bahaya.

Lantas terjadilah dialog biasa. Dari mana mau ke mana. Sudah berapa lama mengemudi dan masih berapa lama lagi. Bryan juga mengenalkan pria di sampingnya sebagai ayahnya. “Berarti sudah satu hari berkendaraan?” tanya polisi. “Praktis sudah satu hari,” jawab Bryan.

Mobil putih pun dilepas. Bryan dipersilakan meneruskan perjalanan.

Mobil itu memang dibiarkan lepas. Tapi mulai diamati. Terutama ke mana akhir perjalanan itu. Sudah jelas juga bahwa pengemudinya dari Pullman akan pulang ke Chestnut hill.

BACA JUGA: Hukuman Goreng

Masuk pula info: mobil itu berada di bengkel dekat rumah keluarga. Rumah pun bisa dipetakan. Lalu sampah buangan dari rumah itu diperiksa. Dimasukkan lab. Ditemukanlah DNA di sampah itu: sama dengan DNA yang di sarung pisau.

Itulah dasar penangkapan Bryan. Tepat tanggal 30 Desember pagi-pagi buta.

Tanggal 13 November pembunuhan.

Tanggal 13 Desember sang ayah menjemput anaknya ke Pullman.

Tanggal 30 Desember sang anak ditangkap.

Seminggu setelah pembunuhan itu, Byran berulang tahun ke-29. Menurut kesaksian teman dan dosen di Pullman, belakangan Bryan tampak kusut dan lebih cerewet. Selebihnya ia biasa-biasa saja. Begitulah laporan media di sana.

Ia juga masih bisa mengemudikan mobil jarak jauh. Tidak ada keterangan Bryan menceritakan pembunuhan itu ke sang ayah. Tapi rasanya sang ayah pasti membicarakan pembunuhan itu. Ini berita sangat besar. Semua orang membicarakannya.

Tanggal 5 Januari 2022 Bryan dikirim ke Idaho. Langsung masuk tahanan. Kemarin ia mulai disidangkan di pengadilan Moscow.

BACA JUGA: UT Ojat

Hakim menjelaskan kepada Bryan: tuduhan yang diarahkan kepadanya akan bisa berakibat ia dihukum seumur hidup bahkan dihukum mati. “Apakah Anda tahu itu?” tanya hakim. “Ya, tahu,” jawab Bryan yang sudah mengenakan rompi oranye.

Setelah itu pengadilan masih harus menunggu: bagaimana sikap Bryan. Apakah ia mengaku bersalah atau tidak.

Kalau ia mengaku bersalah, tidak perlu ada sidang pengadilan. Hakim langsung memutuskan hukuman apa yang dijatuhkan pada Bryan.

Sebaliknya, kalau Bryan mengaku tidak bersalah barulah peradilan disiapkan. Harus dibentuk dulu tim juri. Biasanya terdiri dari 12 orang. Mereka warga biasa di Idaho. Khususnya di Moscow dan sekitarnya.

Dewan juri itu yang akan menyaksikan jalannya sidang. Terutama perbantahan antara jaksa, terdakwa, pengacara, dan hakim. Lalu para juri juga mendengarkan keterangan para saksi. Juri tidak punya hak bertanya kepada terdakwa.

Setelah sidang selesai, juri bersidang. Di situlah diputuskan Bryan bersalah atau tidak. Bukan hakim yang memutuskan.

BACA JUGA: Chui MieMohamad BBC

Kalau dewan juri menyatakan Bryan bersalah, hakim tinggal memutuskan berapa hukumannya. Kalau juri menyatakan tidak bersalah, hakim membebaskannya.

Kalau sebelum sidang itu Bryan sudah menyatakan bersalah, maka kita sulit berharap mengetahui apa motif pembunuhan ini. Padahal motif memainkan peran penting dalam urusan pidana. Mestinya tuduhan jaksa sudah menyertakan motif itu. Tapi belum terungkap ke publik.

Memang ada pengakuan saksi yang sangat menarik. Yakni dua mahasiswi yang tinggal di kamar lantai 1. Keduanyi selamat.

Sabtu malam itu mereka pesta. Pulang ke rumah kontrakan sudah Minggu dini hari. Tidak langsung tidur. Yang satu menghubungi mantan pacar. Lewat HP. Sampai lebih 10 kali. Tidak tersambung. Yang satu lagi menghubungi pacar. Beberapa kali. Juga tidak tersambung. Fakta ini menyelamatkan pacar dan mantan pacar itu dari tuduhan pembunuhan.

Sekitar pukul 03.00 salah satunyi tidak bisa tidur. Ia mendengar suara wanita dari kamar lantai 2. Berarti suara Xana Kernodle. “Di sini ada orang lain,” Begitu suara yang samar-samar dia dengar. Dia pun membuka pintu kamar. Gelap. Dia lantas mendengar suara laki-laki. “Ini semua ok. Saya akan menjagamu,” suara laki-laki itu. Juga samar-samar.

Dia tahu di kamar lantai 2 itu Xana tidur bersama pacarnyi: Ethan Chapin. Sama-sama 20 tahun.

Maka mahasiswi di kamar lantai 1 itu menutup pintu lagi. Mau tidur lagi.

BACA JUGA: Mohamad BBC

Tapi dia tergagap lagi oleh suara seperti anjing yang lagi loncat-loncat. Dia buka pintu lagi. Dia kaget setengah mati. Dia berdiri beku. Dia lihat sesosok laki-laki berkelebat. Pakai pakaian gelap, pakai masker Covid, beralis tebal. Badannya atletik, tingginya sekitar 5,6 inci. Lelaki itu menuju pintu belakang. Ia keluar dari pintu geser di bagian belakang rumah.

Begitu kelebatan itu pergi, dia menutup pintu kamar lagi. Senyap. Tidak ada lagi suara mencurigakan. Dia pun tertidur. Bisa saja kelebatan tadi adalah teman dari teman-temannyi di lantai atas. Bukan urusannyi untuk ikut campur.

Lima mahasiswi itu memang teman karib. Tapi menghargai privasi masing-masing. Saling dukung. Mereka menyewa rumah secara patungan. Dua tinggal di lantai bawah. Satu lagi tinggal di lantai 2, Xana, yang kemudian tidur dengan pacarnyi itu. Dua lagi tinggal di lantai 3.

Dua yang di lantai 3 ini terbunuh dengan pisau. Lalu Xana dan pacarnyi, Ethan, juga terbunuh bersamaan.

Berarti si pembunuh ke lantai 3 dulu. Membunuh Madison Mogen dan Kaylee Goncalves. Lalu turun ke lantai 2 membunuh Xana dan Ethan.

Polisi juga menemukan jejak lain. HP Bryan melakukan aktivitas sebanyak 12 kali di sekitar rumah mahasiswi itu. Pada sekitar jam lewat tengah malam itu.

Begitu rinci peristiwa ini. Begitu lama baru terungkap.

Para korban sudah lama dimakamkan. Ethan, hanya Ethan, yang diabadikan dalam kebun bunga tulip. Ethan memang bekerja di perusahaan perkebunan bunga tulip sebelum kuliah di U of I. Yakni di kebun bunga tulip yang terkenal di Skagit Valley, negara bagian Washington.

Di Skagit Valley ini setiap tahun berlangsung festival tulip. Ramai sekali. Yang hadir biasanya lebih setengah juta orang. Itu berlangsung di bulan April-Mei.

Ethan bekerja di situ bersama dengan dua saudara kembarnya. Ethan lahir kembar tiga. Ayah mereka pun bekerja di situ.

BACA JUGA: Tawa Duka

Ia dikenang sebagai remaja yang suka tertawa. Periang. Disukai banyak orang.

Kini di kebun itu lagi ditanam serumpun bunga tulip. Kuning dan putih. Jadi satu. Rumpun itu dinamakan rumpun Tulip Tersenyum. Kuning melambangkan tawa. Putih melambangkan ikhlas. Itu untuk menggambarkan sosok Ethan saat bekerja di kebun tulip: periang dan sepenuh hati.

Pullman begitu indah. Moscow begitu indah. Kebun tulip begitu indah. Hampir tidak ada pembunuhan di kawasan ini. Sekali terjadi dramatis sekali. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan
Edisi 8 Januari 2023: Imaji Perusuh

mz arifinuz

Quo vadis. Jadi tanda tanya. Banyak yg gadis. Kenapa milih yg janda? Lebih hemat?

Nimas

Perusuh bukan Fans perusuh iya Baca disway tanpa koment perusuh bagai kopi tanpa gula, tetaplah istiqamah merusuh Di jalur masing2

Leong putu

istri saya selalu bilang :”makasih ya say, kamu dah jadi suami yang baik…muah.muah”. Lha…ini kan sebuah testemoni yang valid. Tulus. Gak mungkin kan istri saya pura-pura… Hahaha….itu selalu dia katakan setiap awal bulan…

Juve Zhang

Pakan ayam paling hebat ya Thailand CP. Raja Ayam di Indonesia. Pakan ikan ,udang ya mereka juga rajanya. Jayamix atau Jaya board ya pemilik nya Thailand juga. Pepsodent,Lux ya Belanda pemilik nya. CPO Malaysia rajanya Wilmar yg juga raja disini. Beras saja ada Wilmar. Aqua ya Perancis.makan .minum.mandi.gosok gigi.ganti plafond.sudah milik asing. CIMB.maybank.danamon.permata.maspion.bukopin.semua sudah milik asing. Dll itu lah realita. Jadi pasar kita sudah di isi raksasa asing. terima saja toh mereka mempekerjakan orang Indonesia juga. Wkwkwkwk.daripada nganggur jualan anggur.merepotkan pak Jokowi. Wkwkwkw

Juve Zhang

Temui yg di Hongkong pemegang sertipikat. Kan satu generasi dengan pak Mario. Tanah dan rumah zaman dinasti Manchu ternyata masih dibayar oleh pemerintah sekarang. Luar biasa.

Wawan Wibowo

Saya pernah di posisi no 1 itu pak pry, tanah yang nilainya sekitar 800 jutaan, cukup besar untuk kelas pekerja seperti saya, ya tp betul klo kita mau legowo mengikhlaskan memang ujung2nya jadi bisa tidur & makan nyenyak, kalau fokusnya ngejar yg 800 juta itu maka kami jadi melupakan banyak nikmat yg sudah kami punyai saat ini.

Yuli Triyono

Pergi liburan ke Pasadena / Diguyur air hujan pakaian menjadi basah / Maaf Pak DI saya ‘ogah’ ikut mikir masalahnya Fiona / Mikir masalah hidup saya saja sudah susah.

Johannes Kitono

Saya sangat menyesal melepaskan kesempatan emas ikut camping walaupun 50 : 50 bisa terundi. Lebih menyesal lagi ketika menyampaikan keluhan Prof Pry soal air panas untuk mandi. Passionnya adalah ingin belajar tentang Agro wisata Agrinex. Sesuai dengan pengalaman kerja di bidang Peternakan dan Perikanan. Dengan kunjungan ke Agrinex harapannya akan melengkapi apa yang telah dipelajari di MMA- IPB. Then, titip Prof Pry minta tolong buat laporan mata Agrinex. Apa mau dikata dan mungkin belum jodoh. Beliau batal kesana karena hoax tentang air panas dan ular ular disekitar tenda.Dan pelantikan Ketum PKP terpaksa ditunda, mungkin kloter kedua sesudah Pilkada. Tapi tidak ada menyerah, diundang atau tidak suatu hari pasti akan ke Agrinex juga.Sekalian ke kampung Baduy.Siap siap tunggu laporan pandangan mata.

Fiona Handoko

bpk prof pry, saya juga oper2 krl utk ikut ke agrinex. dari sta jatinegara, ke tn abang, ke serpong, lalu cisauk. 3x oper. krl cuman 5rb. lanjut gojek ke intermark 19 rb. bejo ne, di krl dapat duduk terus. longgar, ac adem. di perjalanan bisa merem2

EVMF

Kalaupun sertifikat tersebut masih atas nama kakeknya, tentu saja Pemerintah Tiongkok akan kesulitan melacak para ahli warisnya, apalagi sudah banyak yang bermigrasi ke Indonesia, lagi pula itu bukan kewajiban mereka. Maka yang dianggap paling berhak atas ganti-rugi tersebut pastilah yang memegang sertifikat tersebut yakni Sang Putri, karena sudah pasti keturunannya. Oom Fiona dan semua saudara yang lain bisa saja mengupayakan hak atas warisan tersebut, asalkan bisa menunjukkan bukti-bukti (dokumen yang sah secara hukum) sebagai keturunannya, tetapi hal ini akan memakan waktu yang tidak sebentar. Apalagi kalau sertifikat tersebut sudah atas nama “si sulung” ayahanda Sang Putri. Oom Fiona dan semua saudara yang lainnya “hanya sebatas merasa berhak” atas warisan tersebut, tidak lebih dari itu. Mengapa tidak disederhanakan saja urusannya : 1. Biarkan proses pembayaran ganti-rugi dari Pemerintah Tiongkok kepada “Sang Putri” sebagai Pemegang Sertifikat, yang berdomisili di Hong Kong itu berjalan lancar, bahkan secepatnya akan lebih baik. 2. Selanjutnya “Sang Putri” membuat surat wasiat atas sejumlah uang tersebut kepada Oom Fiona dan semua saudara-saudara yang lainnya yang berhak atas warisan tersebut. [2].

Jokosp Sp

Bertemanlah dengan orang pintar, maka kamu akan tertular kepintarannya. Bertemanlah dengan orang sukses, maka kamu akan sukses mengikuti ilmu cara suksesnya. Bertemanlah kamu dengan perusuh, maka kamu akan jadi perusuh juga. Yang ini yang tadinya sungkan nulis, tapi suka membaca CHDI kemudian bisa komen apalagi bisa kepilih, pada akhirnya bisa jadi perusuh. Di mana anda, di mana anda berdekatan, kalau terus dan kontinyu dilakukan maka anda akan jadi seperti lingkungan anda…….itu kata motivator dulu di kelas motivasi orang sukses.

Amat Kasela

Ada tiga jenis murid yang paling diingat guru: 1. paling pandai 2. paling sering alpa (banyak masalah) 2. nackal/bandel. Sama halnya perusuh. Pak Pry & Pak Mirza, termasuk yang paling pandai. Kliwon, Leong Putu, Otong, Aryo, yea aina, dkk. Mereka ini tergolong perusuh nackal. Bagaimana tidak, kerjaannya ngerusuh tiap hari. Ngomongin apalah. Topik CHD apa, yang dikomentari apa. Membahas bulu, daging, urusan bawah pusat (paha, lutut, kaki), lato-lato natural (mainan lelaki), dll. Banyaklah. Pokoknya: nackal. Wkwkwkwk Tanda hujan mendungnya awan/ Lekas berteduh hujannya tiba/ Pandai bergaul memilih kawan/ Kawan berakhlak budi mulia.

Leong putu

Abah, yang Abah lakukan pada ku ini sungguh jahaaaat…. …. Tapi baiklah, karena bola sudah dilempar. Akan ku tangkap jua. … Ini sekedar urun rembug dari perusuh yang tidak usah diambil hati. Abaikan saja. Kalau itu hanya soal nominal 100 M, lebih baik diiklaskan saja. (Wkwk..ngomong gampang, pelaksanaanya suuuuuuliiiiiit). Tapi kalau kemungkinannya 80 % bolehlah diperjuangkan. Namun kalau peluangnya 10 % saja, apalagi pada prosesnya nanti akan penuh pertikaian, baiknya dilepaskan saja. Nominal bisa diusahakan, walau sulit. Persaudaraan hilang karna warisan, tak akan ada faedahnya. Mungkin akan ada cerita indah yang abadi jika bisa mengiklaskan itu. Membuka pintu untuk rejeki yang lebih besar dari 100 M . Siapa tahu. … Seperti saya ini, saat pacar dulu direbut orang, saya iklaskan saja. Pacaran lagi, direbut orang lagi, iklaskan lagi, sampai empat kali. Saya iklas. Akhirnya dapat istri yang sekarang, yang sayangnya selalu to be continue…hahaha. … Atau, apakah tidak ada pemikiran out off the box ? Semisal, menghibahkan saja bangunan tersebut. Apalagi area itu akan dibuat sesuatu yang monumental. Dan saya yakin Nama keluarga besar Bung Fiona tetap dikenang. Harum sepanjang sejarah. Tercatat abadi di sana. …. Asal usul, usul asal. //LP.

Agus Suryono

KONGGRES PARTAI PERUSUH.. 1). Kalau tahun 2024 terlalu dekat. Dan sudah telat. 2). Sudah waktunya “Ikatan Para Perusuh” ditingkatkan menjadi “Partai Perusuh Disway Indonesia” (PPDI). 3). Ditargetkan tahun 2029 bisa ikut Pemilu. 4). Mulai tahun 2023, setiap tahun dilakukan Konggres. Tuk menunjuk pengurus dan menyiapkan semua “perangkat” partai yang diperlukan sesuai UU. 5). Usulan awal: Ketua Umum: Pak Pry. Ketua Dewan Pembina: Abah DI. 6). Seksi Hiburan: Pak Leong. Pak Bagus Aryo. Pak Amat Kasela. 7). Saya: Anggota.. He he..

Komentator Spesialis
Dan saya sudah malas untuk beli pesan antar makanan dan minuman via aplikasi pesan antar mereka. Biayanya makin mahal. Begitu juga taksi, saya sudah beralih ke taksi asli. Karena faktanya sering lebih murah pakai taksi daripada grab atau goto. Dan bedanya tidak tanggung tanggung. Bisa hampir separonya di jam sibuk. Serius ini saya sudah membuktikan sendiri.

Mirza Mirwan

Hampir sebulan terakhir saya memang kurang intens mengikuti CHD, karena “tuntutan pekerjaan”. CHD hari ini juga baru saya baca barusan, tadi pagi baru baca paragraf awal. Jujur, saya sendiri mengira, Fiona Handoko — yang sering saya panggil Mbak — itu memang Fiona Handoko (Bandung). Eh, ternyata anaknya Bung Mario dari (kata Pak Thamrin) Semarang. Tapi, tidak jadi soal, kok. Tentang warisan kakek buyut Bung Mario di Xiamen yang bernilai sekitar Rp100 miliar (berarti +/-RMB44 juta), cara yang paling masuk akal, ayah Bung Mario dan dua saudara yang masih hidup (di Indonesia) bermusyawarah dengan sepupunya yang di Hong Kong (nenek 70 tahun itu). Jlentrehkan lewat silsilah pohon keluarga. Kalau si Kakek Buyut, sebut saja Kakek A, punya lima anak: B, C, D, E, F, maka Rp100 miliar itu nanti dibagi lima. Dari lima anak ini masing² punya anak lagi (cucu), sebut saja: B1, B2, C1, C2, D1, D2, E1, E2, F1, F2, dst. Nenek 70 tahun yang di HK itu termasuk dalam kelompok ini. Sedang Bung Mario termasuk dalam kelompok sesudahnya (buyut). Kalau nenek HK anak tunggal, ia berhak 20% dari Rp.100 milyar Kalau ayah Bung Mario dan dua saudaranya itu sekandung, bagiannya ya 20% dibagi tiga — Bung Mario mendapat bagian atau tidak itu terserah ayah Bung Mario. Kalau semua mengklaim sebagai ahli waris, bisa-bisa malah “kebo ilang nombok kandhang”. Sekali lagi: musyawarahkan dengan si pemegang sertifikat.

Liam Then

Bangun tidur Kuterus mikir Bagaimana Mencari uang Habis mikir Kuterus tidur Memimpikan Cara mendapat uang

Komentator Spesialis

Di bawah ada yang nggak kebagian durian protes. Disarankan makan kulitnya. Saya baru tahu kalau kulit durian itu ternyata makanan favorit gajah. Ceritanya saya pernah ke kebun binatang, mau naik gajah. Supaya gajahnya kalem, sama sang pawang dilempari kulit durian makanan kesukaannya.

imau compo

Fiona 0 MIPA (Matematika dan Illmu Pengetahuan Alam) adalah nama fakultas untuk Matematika dan Sains. Ilmu-ilmu ini mempelajari matematika dan kaidah-kaidah dalam sains serta hasilnya dalam bentuk fenomena-fenomena alam. Terapannya disebut teknik dan ilmu yang mempelajarinya disebut ilmu teknik. Kapan hujan terjadi masih digolongkan sains karena hasilnya yang berupa perkiraan belum mendapatkan intervensi manusia. Dugaan badai yang menyebabkan Pak Pry tidak hadir di Cikeusik masih termasuk dalam sains. Dugaan yang menyebabkan anda menduga-duga penyebab BRIN overlapping dengan BMKG termasuk ilmu sosial. Anda pasti heran BRIN dibangun agar tidak terjadi overlapping. Sosiologi dan arkeologi juga termasuk sains, sains dalam kelompok ilmu-ilmu sosial. Manajemen informasi pada beberapa suku dan ras sangat rapih sehingga ayah Fiona tahu persis siapa-siapa saja yang menjadi ahli waris yang Rp.100 M itu meskipun sudah tersebar jauh. Di dalam suku-suku di Indonesia suku Tapanuli dan Suku Manado memiliki manajemen informasi yang baik, sehingga diketahui jumlah kerabat mereka setiap saat. Suku Jawa tidak baik seperti dua yang disebut tadi melihat banyak Jawa di perantauan yang sudah tidak tahu lagi daerah asal mereka selain Jawa. Ini hanya pengamatan saya saja dan saya munculkan untuk mendorong akademisi kita melakukan penelitian ilmiah utk topik ini sehingga terhindar asing lebih paham kita dari kita sendiri seperti selama ini terjadi.

Amat Kasela

Sepandai-pandainya tupai melompat, ia tak dapat ikut olimpiade

Leong putu

Aja terlalu dipikir Bah… Dibuat santai saja, menyesal itu wajar. Abah g sendirian, banyak orang pernah menyesal. Saya juga menyesal, kenapa kok nikah umur 25 tahun. … Kalau tahu rasanya kayak gini, mending saya nikah umur 18 tahun saja. Hahahaha….. … #enakenakenak… Enak enak enak

Pryadi Satriana

Benarkah Pak Mario Handoko punya ‘persoalan yang begitu rumit’? ‘Persoalan’ muncul karena ‘tahu ada warisan dari kakek buyut’. Saya ulangi: KAKEK BUYUT! Cucu & cicit sudah puluhan – dan kalau sistemnya seperti di Indonedia, maka semuanya harus dilibatkan, dan menggunakan ‘lawyers’ di Indonesia, Hongkong, dan Tiongkok! Sudah mulai kelihatan ‘ruwet’ kan? Untuk biaya ‘wira-wiri Indonesia-Hongkong-Tiongkok’ dan membayar jasa ‘lawyers’ di Indonesia-Hongkong-Tiongkok yg melibatkan sekian banyak cucu-cicit sbg ‘ahli waris’, maka uang 100M rupiah itu – menurut saya – “ndhak ada apa2-nya”. Ngurus kambing ilang biayanya seharga sapi! Saran saya pribadi, ‘let it go’, jangan biarkan itu mengganggu ‘kehidupan keluarga Anda’, mending ngajak Fiona jalan2, makan malam, dan nonton bioskop! Itu hal yg pasti Anda bisa nikmati! Akan halnya ‘warisan itu’, kalau Anda dan keturunan Anda memang berhak, percayalah, “Ny. Hongkong” itu akan menghubungi dan minta no. rekening Anda. Semua sudah ada yg ngatur, Pak. Salam. Rahayu.

Yellow Bean

Warisan adalah kata yang terasa aneh ketika di dengar waktu kecil. Namun seiring waktu berjalan akhirnya bertemu dengan hal demikian di kehidupan nyata. Cerita pengalaman hidup orang tua yang sangat hati hati dengan persoalan warisan. Sangat di butuhkan kesabaran dan keikhlasan karena bagi saya pribadi warisan lebih bernilai sebagai pusaka yang tentunya identik senjata bermata dua sisi. Jika kita berkeras hati maka tidak mustahil persaudaraan yang menjadi taruhannya dan untuk berlembut hatipun tidak mudah jika kita melihat nilainya . Ada contoh yang tidak semua orang perlu mencontoh. Ketika ibuku di ajak Pamannya mengurus warisan eyang buyut maka ibu menjelaskan dengan sabar tentang posisi harta yang dipersoalkan sudah habis dipakai judi oleh menantu eyang dan ibu masih menghargai saudara walaupun kalo menghitung rupiah tentu jumlahnya tidak sedikit. Namun persaudaraan yang masih di inginkan lebih berharga karena kami tinggal di satu lingkungan yang pasti sering berkumpul.

Cah Kene ae

Tuku dhawet nang pasar minggu Pasare semrawut merga direnovasi Anda sudah tahu: pantun dilanjutkan setelah renovasi selesai Ttd Kepala Pasar

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Imaji Perusuh

SALAH satu yang saya sesali bertemu dengan para “perusuh” Disway pekan lalu adalah: saya menjadi tahu nama asli mereka. Bahkan saya menjadi tahu lebih dalam lagi: ”apa-siapa” 21 orang yang berkemah di Agrinex, Cikeusik, Pandeglang, Banten Selatan itu.

Bahayanya: saya menjadi punya keterikatan emosional dengan mereka. Satu orang per satu orang. Terbayang terus wajah mereka, mimik mereka, gaya bicara mereka, kejenakaan mereka. Pun persoalan yang mereka hadapi.

Sebenarnya saya sudah mencoba menyembunyikan identitas mereka. Di tulisan yang lalu saya tidak menyebutkan nama mereka. Biarlah semua pembaca mengimajinasikan sosok perusuh itu sesuai dengan imaji yang diinginkan masing-masing. Bisa lebih asyik. Lebih liar.

Sebenarnya saya menginginkan hubungan imajinasi antar pembaca Disway itu seperti remaja yang lagi berpacaran lewat online. Kata-katanya lebih kuat dari gambaran wajah sebenarnya. Wajah bisa dibentuk oleh kata-kata. Bukan oleh penampakan sebenarnya. Atau biarlah penampakan itu diwakili oleh foto palsu. Atau nama palsu. Tapi yang palsu itu bisa lebih indah di imajinasi.

BACA JUGA: Ultah 100

Misalnya perusuh yang memunculkan penampakan dengan nama Viona itu. Saya menyesal sekali hahaha mengapa Viona terpilih ke Agrinex. Nama Viona itu, dikombinasikan dengan gaya komentarnya, telah menimbulkan ribuan imaji yang liar.

Tapi begitu muncul di Agrinex ternyata Viona itu, Anda sudah tahu, bapaknyi. Maka seribu imajinasi berubah menjadi satu sosok.

Maka saya bersyukur Prof Pry tidak jadi muncul di Agrinex. Dengan demikian saya masih terus bisa punya ribuan imaji tentang sosok Pry itu.

Biarlah Leong tetap Putu. Biarlah mBediun tetap Aryo. Sutisna tetap Otong. Aena tetap Yea. Dan yang lainnya juga. Biarlah mereka tetap jadi Joker Disway. Menimbulkan teka-teki tapi melahirkan imajinasi.

Pasca Agrinex ini, setiap kali membaca komentar Viona, saya tidak lagi punya imajinasi yang kaya. Yang saya ingat dari Viona justru persoalan yang ia hadapi. Yang begitu rumit. Yang saya juga sulit membantunya.

BACA JUGA: Hukuman Goreng

Saya pun terus berpikir kapan bisa ikut membantu memecahkan persoalan yang dihadapi keluarganya. Saya terus membongkar catatan lama: adakah teman saya di Tiongkok yang bisa ikut menyelesaikannya.

Tidak mudah: buyutnya punya rumah besar di Xiamen. Sang Buyut sudah lama meninggal di Xiamen.

Kakeknya pun (anak sang buyut) sudah lama meninggal. Ayahnya yang masih hidup: di salah satu kota di Indonesia. Saudara ayahnya masih tiga yang hidup: semua tinggal di Indonesia. Saudara ayahnya yang lain, sudah meninggal. Salah satunya meninggal di Hong Kong. Yang di Hong Kong itulah yang memegang sertifikat rumah di Xiamen itu. Sebelum meninggal ia menyerahkan sertifikat itu ke putrinya. Sang putri juga tinggal di Hong Kong. Sendirian. Sudah tua. Sekitar 70 tahun.

Masalah timbul dua tahun lalu: pemerintah Tiongkok ingin menggunakan rumah itu untuk museum. Yakni museum yang terkait dengan hubungan Tiongkok dan Indonesia. Kota Xiamen bukan ibu kota provinsi Fujian, tapi kota terbesar di provinsi itu. Juga kota pelabuhan yang indah. Modern. Dari pelabuhan Xiamen ini, duluuuuu, banyak penduduk Fujian merantau ke Asia Tenggara. Termasuk ke Indonesia.

BACA JUGA: UT Ojat

Pemerintah Tiongkok ingin membayar ganti rugi rumah tersebut. Senilai sekitar Rp 100 miliar. Tentu pemerintah Tiongkok menyerahkan uang itu ke pemegang sertifikat yang tinggal di Hong Kong.

Masalahnya, bukan hanya yang di Hong Kong itu ahli waris Sang Buyut. Ahli waris lain kirim surat ke pemerintah Tiongkok. Agar pembayaran dilakukan ke semua ahli waris.

Pemerintah Tiongkok ternyata merespons surat ahli waris itu. Pemerintah memberi waktu tiga tahun. Agar semua ahli waris bersepakat. Kalau dalam tiga tahun tidak ada kesepakatan, uang akan tetap dibayarkan ke pemegang sertifikat.

Batas tiga tahun itu sudah terlewat dua tahun. AyahV iona tinggal punya waktu satu tahun.

Maka sampai satu tahun ke depan, setiap kali membaca komentar Viona, persoalan itulah yang akan terus hidup di benak saya. Imaji yang luas menyempit menjadi satu persoalan warisan.

Tentu saya tidak mau menanggung itu sendirian. Mulai hari ini Anda pun harus ikut memikirkannya.

***

Belajar Menyikapi Kehilangan

Thamrin Dahlan

Ini dia kisah haru biru Kaum Perusuh di Agrowisata Agrinex Pandeglang Banten. Selama 2 hari 1 malam. Menutup akhir tahun 2022. Di perkebunan buah Desa Cikeusik milik Ibu Rifda Ammarina. Haru biru itu menyisakan kenangan terbaik sepanjang tahun.

20 Perusuh Disway pun mendapat hadiah terindah nan tiada disangka duga.

Duka selama 2022 terbalas sudah. Menjelma jadi suka ria. Itulah pengalaman jasmani rohani bersebab berbagi duka sejujurnya mengurangi beban derita. Status sahabat dunia maya mengubah menjadi sahabat dunia nyata.

BACA JUGA: Chui Mie

Kebersamaan sejatinya tertaut karib ketika enerji hati tersambung. Kerendahan hati seorang mantan menteri BUMN mencairkan suasana. Hadirin terharu mendengarkan kisah hidup Abah. Beliau seorang survival andal.

Di sana ada pelajaran penting tentang kehidupan. Abah berkisah bagaimana sikap Ayahanda ketika melepas putri sulung (nan patah hati) merantau ke Kalimantan. Kehilangan nan tidak ditangiskan. Belajar ikhlas menerima keadaan sesulit apa pun.

Kehilangan harta, bahkan nanti nyawa, wajib hukumnya disikapi ikhlas. Tahun 2022 Abah merasakan duka sangat bersangat. Hanya 21 perusuh yang tahu berapa besarnya kehilangan harta benda.

Kami tertegun. Wahai dikau seorang nan sangat terkenal. Betapa tegar kuatnya dirimu menahan derita. Seandainya kehilangan seperti itu kami alami (tanpa dibekali makna sejati kehilangan) entah apa yang akan terjadi.

Sarasehan Disway yang tadinya sendu berubah menjadi ceria. Satu per satu perusuh diabsen. Pertanyaan sama ”Anda SMA di mana”. Qadarullah walaupun diundi, ternyata distribusi perusuh nyaris sempurna. Mewakili seluruh profesi, ras, agama, dan antar golongan.

BACA JUGA: Mohamad BBC

Berbaur berbagi pengalaman dan jati diri membuat kaum perusuh semakin menyadari keberadaan siapa dirinya. Kita bukan apa apa dibanding perjuangan berdarah darah Abah.

Jadi teringat lagu lawas Farel Prayoga. Ojo dibanding–bandingke, Yo pasti kalah.

***

Pak Mario Setyo perusuh pertama tiba di titik kumpul Swiss-Belhotel, Serpong. Saya orang kedua. Dari Kramatjati Jakarta Timur, datang pukul 10. 45.

Pertanyaan pertama ”nama Anda di kolom komentar Disway siapa?”

Komentator dari Semarang tergagap: ”Saya pakai nama putri, Viona”.

Nah lho. Melihat penampilan Pak Mario dan tutur kata halus khas wong Jawa Tengah saya pikir tak pantas beliau dikategorikan perusuh. Pasti sanak saudaranya tidak percaya, bahkan warga se RT/RW pun pasti protes. Namun demikianlah nasib para komentator, digelari Abah sang perusuh.

Lambat laun menjelang Salat Jumat, perusuh memenuhi lobi hotel. Apalagi kalau bukan salam salaman dan saling berkenalan. Ternyata hanya Pak M. Arifin, Pekalongan dan Thamrin Dahlan yang nama di Disway dan di KTP sama. Lain perusuh pakai nama samaran alias palsu.

BACA JUGA: Ilmu Hukum

Motif pakai nama beda? Beragam jawaban. Dari takut sama istri, biar nyaman, rahasia rahasiaan sampai motif menyamar agar keteledoran berkomentar tidak disentil admin atau pembaca Disway. Salut denagn dr Sandra dan suami, Mr Hady, namanya betulan.

Pembicaraan perusuh terkait kamp lumayan seru. Apa apaan ini Abah memasukkan kita ke dalam kamp. Apakah ini sejenis hukuman karena sering usil. Anda tahu sendiri dari pelajaran sejarah bahwasanya kamp itu seram mencekam.

Yuk Lihat Kamus Besar Bahasa Indonesia:

kamp dan tenda (kemah dan sebagainya) yang didirikan di alam terbuka sebagai tempat perhentian serdadu, Pramuka, atau musafir; barak; 2 pengasingan: pada zaman penjajahan, tidak sedikit — untuk mengasingkan pemimpin kita yang tertawan;

Nah ketika ditambah kosa kata — konsentrasi menjadi lebih seram: “tempat penahanan warga masyarakat (pada umumnya tanpa melalui proses pengadilan) yang dianggap membahayakan kedudukan pemerintah yang sedang berkuasa”.

BACA JUGA: Tawa Duka

Pak Mario siap mental. Perusuh tak terpilih menakut-nakuti. Ada ular lah, ada badai lah ada …. Anda bisa nambahi sendiri. Akibatnya seorang perusuh gagal masuk kamp. Tampaknya termakan prank. Walaupun sudah di bujuk bujuk Mbak Pipit: aman, aman, dan nyaman, Bapak, jangan risau, ada saya,…

Kami 21 pesuruh eh perusuh tidak ada nan risau. Niat ingin bertatap muka dengan Bapak Dahlan Iskan, mantan menteri BUMN yang fenomenal mengalahkan rasa cemas. Kapan lagi bisa bersua dan berbincang menimba ilmu sukses selama 48 jam terus menerus dari Abah.

Para pemilik nama palsu semakin akrab selama perjalanan darat ke Desa Cikeusik Agrowisata Agrinex, Pandeglang, Banten. Makan siang di mobil. Mbak Dipa berbaik hati menyediakan 3 kotak kue maknyus. Air mineral lebih dari cukup. Bus bagus, sopir tambun.

Mas Tomy, dirut Harian Disway, yang mengawal perusuh, berbaik hati membuat WAG Agrinex. Jadilah perjalanan, walaupun cukup jauh, namun terasa dekat bersebab ada hiburan. Berkomunikasi di dunia maya melalui WAG Perusuh.

Saya pikir kenapa kok sesama perusuh di bus tidak bicara langsung saja ya. Oh ya fakta non hoax, ada penumpang tertidur pulas karena kecapaian. Itulah perusuh Pekanbaru, Palembang, Malang, Surabaya, dan Bali.

Air langit, sahabat baik Abah. Tapi tidak bagi 21 perusuh. Pasalnya ketika akan senam hujan tetiba reda. Maunya perusuh hujan terus saja di Desa Cikeusik sehingga acara senam delay.

BACA JUGA: Tahun Perusuh

Abah memimpin langsung kegiatan Sabtu pagi, 31 Desember 2022 di Agrinex. Setelah sapa sana sini. Sang instruktur mengajukan 1 kuis berhadiah. Siapa bisa jawab benar dapat kaos.

“Apa yang dimaksud olahraga.?”

Perusuh berebutan menjawab. Semua dapat nilai 5 – 49 persen. Tidak ada jawaban benar 100 persen. Si anak muda jago yel yel, Riki Gana dimenangkan.

Olahraga versi Abah wajib memenuhi 3 syarat.

  1. Gerak tubuh terus menerus,
  2. Paling tidak 15 menit,
  3. Nadi di atas 110 per menit.

Lagu pengiring senam pertama dari Tiongkok. Setelah ditunggu tunggu akhirnya di menit ke 61, lagu Maumere terdengar. Tampak wajah perusuh kembali ceria. Anda sudah tahu ini lagu pop ada teks ke ke kiri ke kiri ke kanan ke kanan

Terus terang, saya 70 tahun dan Pak Arifin 71 tahun, terengah-engah nyaris memisahkan diri. Abah (71 tahun) gerakan senam dari awal sampai akhir tidak ada bedanya. Tetap tangkas gesit seperti Mbak Pipit dan Mbak Nicky, pemandu senam Disway.

Abah sebenarnya menyiapkan 50 judul lagu. Namun untuk perusuh 19 lagu saja. Itu pun para perusuh cukup kelabakan. Terucap tak terdengar (suara hati) timbul syak wasangka apakah senam ini merupakan hukuman bersebab jahil berkomentar.

Hanya Bu Jenni Wijaya, si Sagu yang bisa mengimbangi keperkasaan Abah. Sedangkan 20 perusuh Anda sudah tahu. Gerakan senam seadanya. Mengikuti iringan lagu dangdut pun tidak bersemangat joget. Terus terang hanya kejahilan berkomentar saja yang bisa mengalahkan gerakan senam si Abah. Hahaha.

Senam usai hujan turun deras di kampung Cikeusik. Acara dilanjutkan breakfast setelah mengelap cucuran keringat bagi yang tadi sungguh sungguh olahraga. Ibu Rifda Ammarina, owner Agrinex sengaja menghidangkan menu khas.

Waduh kecapaian tidak ketulungan. Benar benar tersiksa ini jiwa raga. Hanya karena gengsi saja tadi tidak mengundurkan diri. Abah sih tampak tenang tenang saja. Bisa jadi kebiasaan senam setiap hari membuat fisik terbentuk langsing dan selalu bugar.

Di tengah hujan gerimis perusuh beranjak ke villa. Ganti busana pakai baju kaos hitam seragam bertulisan Perusuh. Sesuai jadwal acara akan dilanjutkan sarasehan.

Inilah agenda yang ditunggu-tunggu. Jauh-jauh bela belain datang ke Pandeglang pasti perusuh sudah menyiapkan pantun curhat. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan*
Edisi 7 Januari 2023: Ultah 100

Amat Kasela
“Anti-” adalah bentuk terikat. Bentuk terikat adalah bentuk bahasa yang harus digabung dengan unsur lain agar maknanya menjadi jelas. Penulisannya digabungkan dengan unsur sesudahnya. Ini seperti saya dengan istri tercinta. Istri saya ini bentuk terikat. Harus selalu bersama saya. Nempel. Makanya saya tidak mendaftar ke Agrinex semalam. Kami adalah satu kesatuan. Oya, “anti-” ini punya banyak teman, di antaranya: antar-, pra-, pasca-, non-, pro-, dwi-, panca-, dll.

Zakaria Chen fu
Usul kepda Pak McCarthy (mudahan McCarthy baca)kalau mau melobi imingi mereka dengan jabatan jadi ketua dpr2 dpr3 dpr4 dst…

Leong putu
Saya kok jadi berpikir, Lauren Boebert ini mungkin sekolah UT jurusan tehnik juga. Sama seperti saya. …..

Mirza Mirwan
Sekadar meluruskan. Nama anggota DPR dari GOP Dapil 23 California itu yang benar adalah KEVIN McCarthy, bukan PAUL McCarthy, seperti ditulis Pak DI. Kebetulan Paul McCarthy adalah nama sosok terkenal, juga dari California. Tapi ia bukan politisi, melainkan seniman patung (pematung). Usianya 20 tahun lebih tua ketimbang McCarthy politisi yang Kevin itu. Mungkin Pak DI teringat Paul McCartney, the Beatles, yang jauh lebih gaek lagi.

Otong Sutisna
Anggota DPR Amerika ultah 100 tahun, Para korban tragedi Kanjuruhan sudah menunggu 100 hari …. kejelasan siapa yang bertanggung jawab….
bitrik sulaiman
Halaman rumah ada pohon jambu Tempat berteduh di kala senja Janganlah kita mudah jemu Beramah tamah dengan calon mertua Kapak tajam menebang kayu Kayu ditebang sebab sudah tua Kepakkan sayap kebhinnekaanmu Agar lancar terpilihnya jadi ketua. Maaf aku tambahi.

Fiona Handoko
selamat pagi bpk thamrin. janganlah kita jemu/ beramah tamah dengan calon mertua/ kepakkan sayap kebhinnekaanmu/ agar lancar terpilih jadi ketua/

Amat Kasela
Guru TK termasuk istri idaman lelaki. Anak-anak orang saja dia sayangi, apalagi anak sendiri.

AnalisAsalAsalan
Seharusnya masa “pengabdian” wakil rakyat dibatasi maksimal dua periode. Masa, wakil kok delapan kali berturut-turut? Itu wakil apa tuan tanah? Hahahahaha.

bagus aryo sutikno
NEGERI PARA BEDEBAH Istri saya guru TK. Kebetulan dia wali kelas A, murid2nya rerata umur 5-6 tahun, walau ada yg 4 tahun. Hari ini pembagian report, evaluasi pengajaran dan feedback siswa. Ada 1 muridnya yh umur masih 4 tahun bermasalah. Terlalu dini masuk TK. Tapi karena latar belakang, akhirnya Ok3y masuk sekolah. Oleh istri saya, anak ini mendapat review negatif, kurang bisa ini dan kurang bisa itu serta nilai dibawah rerata kelas. Alhamdulillah, kemarin istri saya didemo wali murid + punggawa2 partai. Ternyata lurr, anak yg bermasalah itu cucu ketua partai nok mBediun. Setelah mencak2 selama 1 jam, dia mengancam istri saya. Dengan senyum manis, istri saya bilang, “coba check review terbaru, kelihatannya anda salah lihat”. Istriku dah printout review terbaru, all clear and clean. Sorenya di group WA tersiar kabar, petugas partai sedang negoisasi prestasi cucu sang ketua partai. Itulah politik, tidak di Amerika tidak di Iran, petugas partai itu adalah kasta tersendiri. Bangsawannya ksatria atau kesatrianya bangsawan. Bangsatnya nggak ketulungan. #sabar ya istriku, entar malam kita malam mingguan yaa

Otong Sutisna
Anggota dewan disana sama disini ga jauh beda, bikin undang – undang buat orang lain… ketika merugikan dirinya sendiri dan kelompoknya…eh ketiduran

agus budiyanto
Kesimpulan, menduduki jabatan sudah lama dan sudah tua, susah untuk berubah.

yohanes hansi
Mc Carthy lobinya gak pake duit sih..

Fa Za
Di mana-mana yang namanya konservatif, apakah itu ideologi politik ataupun paham keagamaan, dianggap tidak pas dengan kebutuhan masyarakat modern yg lebih mengutamakan kebebasan individu dan terjaganya hak asasi. Paham konservatif lebih banyak menjaga tradisi dibanding membuat inovasi.

Amat Kasela
Selamat berlibur bersama keluarga. Keluarga sendiri kan? Bukan keluarga orang.

AnalisAsalAsalan
Memilih ayah kandung anaknya.

Saiful Ahmad
Mungkin mulai sekarang konstitusi Amerika harus sedikit mengadopsi konstitusi Indonesia. Anggota DPR yang tidak sejalan dengan arah kebijakan partai dipecat sebagai kader. Otomatis dipecat juga sebagai anggota DPR. Seperti siapa itu yang mantan kader PKS dari NTB yang sekarang jadi pegurus Partai Gelora.

Jimmy Marta
Gk terasa tahun depan itu sudah 2024. Padahal sekarang masih 2023…. -Cak lontong

Jimmy Marta
Lanjut berita mutilsasi di kamar kost bekasi. Kemaren korban sudah ter identifikasi. Wanita dewasa AHW 54 th. Itu setelah dna nya confirm dg anaknya yg lebih 5 th lalu meninggal karena jatuh di apartemen kalibata. Pelaku MEL (34) melakukan mutilasi setelah dua minggu korban dibunuh. Yakni November 2021 silam. Setelah mencekik, pelaku bingung bgmn agar tetangga gk ada yg tahu. Kemudian motong2 korban dan dikemas dlm dua kontainer. Namun MEL bingung lagi, ini mau dikirim kemana. Namun jangan tannya soal motif. Itu hanya perlu saat anda ke tanah abang beli batik…

Jimmy Marta
Lanjut berita mutilsasi di kamar kost bekasi. Kemaren korban sudah ter identifikasi. Wanita dewasa AHW 54 th. Itu setelah dna nya confirm dg anaknya yg lebih 5 th lalu meninggal karena jatuh di apartemen kalibata. Pelaku MEL (34) melakukan mutilasi setelah dua minggu korban dibunuh. Yakni November 2021 silam. Setelah mencekik, pelaku bingung bgmn agar tetangga gk ada yg tahu. Kemudian motong2 korban dan dikemas dlm dua kontainer. Namun MEL bingung lagi, ini mau dikirim kemana. Namun jangan tannya soal motif. Itu hanya perlu saat anda ke tanah abang beli batik…

Komentator Spesialis
Ini saya baru baca di koran asing, yang terpilih jadi US House speaker ternyata Kevin McCarthy. Lalu dari mana asal usul kita dapat Paul McCartney ya ? Wkwkwk… Ternyata titelnya House Speaker, bukan ketua DPR. Jadi Speakernya ada di Amerika, yang matiin Mic nya ada di Indonesia.

EVMF
Pak Pry, Orang-orang independen (non partisan) kadang-kadang terbangun juga dari mimpi panjangnya ; yang terlalu idealis, terlalu berlandaskan kajian, terlalu teoritis. Toh faktanya capres-cawapres dicalonkan mesti lewat partai politik. Pemikiran orang-orang independen untuk saat ini belumlah mendapat tempat, karena tidak/belum ada undang-undang mengenai capres-cawapres independen. Mengenai Pak Mahfud MD – Bu Sri Mulyani (think tank – teknokrat ekonomi) ; sepertinya ini mendekati idealisme-nya sebagian kaum independen, walaupun bertukaran posisi.

Pryadi Satriana
‘Bakat’, ‘ambisi’, dan ‘tanggung jawab’. ‘Bakat’ itu dari Allah. ‘Ambisi’ itu faktor manusianya. ‘Tanggung jawab’ menjembatani keduanya. Orang yg punya ‘bakat’ harus ‘mempertanggungjawabkannya’ melalui ‘ambisinya’. Jadi, ‘ambisi’ itu maknanya positif, ‘goal-oriented’, berusaha mewujudkan tujuan yg diinginkan. Nah …, caranya harus ‘bermoral’. Terkait ini, saya punya ‘catatan khusus’ tentang Ganjar, Anies, dan Prabowo. Ganjar jelas ‘ambisi jadi presiden’, makin tampak setelah jadi gubernur, yg ‘rajin keliling Jateng’, tentunya didokumentasikan & di-‘up load’, baik ketika “melakukan tugas sbg gubernur Jateng, ‘menyapa’ masyarakat Jateng, maupun ‘memberi cindera-mata bagi wong cilik’ di Jateng!” Itu rutin dilakukan! Puan dg sinis mencibir,”Gubernur yg getol ‘main medsos’ untuk pencitraan!” Itulah kesalahan Puan yg fatal! ‘Main medsos’ itu dampaknya jauh lebih dahsyat drpd ‘mesin politik partai’! Justru krn ‘main medsos’ itu, ndhak ada yg bisa mengalahkan popularitas Ganjar di Jateng! Salahkah ‘main medsos’ itu? Ndhak! Itu justru cara cerdik ‘membuat masyarakat Jateng (maupun Indonesia) utk tahu lebih dekat – lebih ‘personal’ – dg Ganjar’! Terkait moralitas, Ganjar ‘tersandung’ dg rencananya ‘merenovasi rumah kader PDIP yg bikin heboh itu’! Belum saya ‘riset’ ttg itu, tapi saya rasa itu sudah ndhak betul walaupun ada klarifikasi dari pihak terkait yg rencananya memberikan bantuan utk merenovasi rumah kader PDIP tsb.! Itu yg membuat Ganjar ‘ternoda’ di mata saya. (bersambung)

Wawan Wibowo
Selama manusia warna kulitnya masih berbeda, rambutnya masih berbeda, agamanya masih berbeda, dan tetek bengeknya masih berbeda maka politik identitas masih akan laku.

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Ultah 100

BEGITU mudah Puan Maharani terpilih sebagai ketua DPR Indonesia. Begitu sulit Paul McCarthy untuk bisa jadi ketua DPR Amerika.

Sudah 10 kali dilakukan pemungutan suara. Masih juga gagal. Sudah tiga hari pemilihan ketua DPR Amerika itu berlangsung: masih buntu.

Partai Republik, kali ini memang memegang mayoritas: 222 kursi. Partai Demokrat hanya 212 kursi. Tapi sebagian anggota DPR Republik membelot.

Pembelotan itu sudah mulai terdeteksi bulan lalu. Tapi jumlah mereka hanya 7 orang. Maka Partai Republik memasuki acara pemilihan dengan optimistis.

Begitu dilakukan pemungutan suara, yang membelot ternyata 19 orang. Kalau saja Demokrat mengajukan calon, ketua DPR-nya akan dari Demokrat.

Tapi kedewasaan politik di Amerika sudah mirip Indonesia: sebagai partai yang kalah Pemilu Demokrat tidak mengajukan calon. Itu tidak bisa diterima secara etika politik.

BACA JUGA: Hukuman Goreng

Di pemilihan itu semua anggota DPR dari Demokrat kompak: akan memilih tokoh Republik yang dinilai berideologi liberal. Yakni anggota DPR kulit hitam dari Florida: Byron Donalds. Maka di pemilihan itu nanti Donalds bisa memperoleh 213 suara. Yang 212 dari Demokrat, satu lagi dari dirinya sendiri.

Awalnya Donalds memilih McCarthy. Tapi di pemungutan suara ke 6 ia memilih suami istrinya.

Siapa 20 pembelot itu?

Mereka adalah anggota DPR yang beraliran konservatif. Semua anggota DPR Republik adalah konservatif, tapi yang 20 itu die hard-nya.

Salah satunya: Lauren Boebert. Dia dari Dapil 03 Colorado. Tidak tamat SMA. Dia berhenti sekolah ketika melahirkan anak pertama di umur 18 tahun. Kini umurnyi 36 tahun. Anaknyi 4 orang.

Ayahnyi dulu seorang Demokrat. Pun dia sendiri. Sempat 2 tahun di Demokrat. Umur 18 Laurel punya anak. Umur 21 tahun Laurel kawin. Umur 22 tahun pindah ke Republik.

BACA JUGA: UT Ojat

Laurel jadi aktivis: anti aborsi, anti larangan senjata api, anti masker, anti vaksinasi. Dia aktif kampanye agar orang terang-terangan saja ke mana-mana membawa senjata api.

Akhirnya Laurel punya ijazah dari semacam sekolah terbuka.

Ciri-ciri kelompok anti McCarthy seperti itu. Sangat konservatif.

Masih ada satu lagi: mereka juga anti kemapanan. McCarthy dianggap bagian dari kelompok mapan. McCarthy memang sudah 8 kali jadi anggota DPR. Dianggap sudah karatan. Sudah sulit berubah.

Orang seperti McCarthy dianggap tidak akan berani membuat keputusan besar. Misalnya menolak semua anggaran yang diusulkan Presiden Joe Biden. Atau membawa keluarga Biden ke ranah hukum. Apalagi melakukan impeachment pada Biden.

McCarthy sudah sejak 2007 jadi anggota DPR. Yakni dari Dapil 23 California. Itulah Dapil yang wilayahnya membentang antara perbatasan Los Angeles sampai ke perbatasan Nevada.

BACA JUGA: Chui Mie

McCarthy dianggap sudah sangat matang. Berpengalaman. Sebelum ini pun ia sudah menjabat ketua fraksi Republik di DPR. Ia merasa punya hak untuk mencalonkan diri sebagai ketua DPR. Apalagi pendukungnya banyak. Terutama anggota DPR lama yang terpilih kembali.

Yang menolak McCarthy umumnya memang anggota baru. Mereka bersikap: pokoknya tidak McCarthy. Bahkan salah satunya sangat gila: justru mencalonkan Donald Trump.

Memang tidak ada ketentuan ketua DPR Amerika itu harus anggota DPR. Pun mantan anggota. Yang harus anggota DPR itu adalah yang memilih. Maka, teoretis, Trump bisa saja jadi ketua DPR.

Demokrat sangat sabar menunggu Republik untuk mengatasi masalah internal mereka. McCarthy sudah melobi kelompok pembangkang. Masih belum berhasil. Sudah menawarkan banyak jabatan di bawah ketua, belum berhasil.

Tawaran terbaru dari McCarthy adalah ini: setuju untuk mempermudah memecat ketua DPR. Satu orang saja yang meminta agar Ketua DPR diberhentikan sudah bisa dilakukan pemungutan suara. Belum juga berhasil.

BACA JUGA: Mohamad BBC

“Target kami, McCarthy harus mundur dari pencalonan,” ujar mereka seperti disiarkan secara luas oleh berbagai media di sana.

Apakah Donalds si kulit hitam dari Florida akan jadi pilihan berikutnya? Pasti tidak. Nama Donalds dimunculkan sebagai simbol anti McCarthy saja.

Drama politik ternyata bisa terjadi di mana saja. Sebelum ketua DPR berhasil terpilih DPR Amerika belum akan bisa berfungsi apa-apa. Dan yang seperti ini sudah sangat lama tidak terjadi. Kejadian terakhirnya: 1923.

Anggap saja ini ulang tahun ke 100-nya. (*)

Komentar Pilihan Dahlan Iskan*
Edisi 6 Januari 2023: Hukuman Goreng

Fiona Handoko
selamat pagi bpk thamrin. naik pesawat dari bandara halim/ turun di kota timbuktu/ status sebagai ponakan sudono salim/ tidak banyak membantu/

thamrindahlan

#7 Janji di Kemang bersua sepupu/ / Berharap bahagia bila bertemu/ Hidup memang harus begitu/ Pengadilan dunia kebenaran semu/

rid kc
Penyebab harga migir naik itu apa? Apa karena mafia migor? Mafia migor ini yang seharusnya ditangkap tapi kenapa yang ditangkap bukan mafianya.

Sri Wasono Widodo
Pilih jawaban yang benar: A. Memperdagangkan nasionalisme demi cuan minyak goreng, B. memperdagangkan minyak goreng menggadaikan nasionalisme, C. menggoreng harga minyak goreng memperdagangkan nasinalisme, D. perdagangan minyak goreng menggoreng nasionalisme

bagus aryo sutikno
Membaca kisah diatas, tentang LCW, didalam hati bertanya-tanya, Boss Dahlan menulisnya dengan tetesan air mata berapa liter..? Semoga air mata itu cukup untuk menghalau masa lalu ya Boss. Menghalau pedihnya beragro wisata. #peace

Jimmy Marta
Tuntutan jaksa 8 tahun dan denda 1M. Putusan hakim 1 tahun dan denda 100 jt. Terasa janggal dan jauh. Hakim terkesan ragu. Terjadi dissenting opinion di tim. Kalau begitu mereka harusnya pakai adagium hukum yg terkenal, “Lebih baik membebaskan seribu orang yg bersalah dari pada menghukum satu orang yg tak bersalah”.

Otong Sutisna
Jadi orang jujur kadang tidak selalu bahagia. Pernah suatu hari pulang kantor kemalaman, istri nanya…habis darimana?. Saya bilang habis bantuin janda yang kedinginan…. langsung istri marah, nangis… terus langsung minta di anterin ke ibunya, seperti sebuah lirik lagu yang mungkin anda sudah tahu. Padahal penjelasan saya belum selesai…tapi ponis bersalah sudah ketuk palu. Maka sejak itu saya jarang bicara jujur, beli sepeda harga 20 jt, bilang 5jt….habis makan atau ngopi bareng dengan Imel bilang dengan Ilham….kalau nama di hp itu berguru dari @LP…..nama di kontak Junaedi yang jawab suaranya pasti lembut…..

Jokosp Sp
Harga perkilo daging masih lebih murah. Namun Cost bulanannya akan jauh lebih mahal. Biaya maintenance, biaya tempat ( rumah tinggalnya ), biaya salonnya, belum biaya dokternya. Ampun – ampum Om Amat aku gag sanggup.

Amat Kasela
Saat kenaikan harga migor tahun lalu, mayoritas yang demo adalah ibu-ibu. Itu karena migor masuk ranah kewenangan ibu-ibu. Mereka yang terdampak langsung. Mereka yang megang keuangan rumah tangga, sebagai pemangku kebijakan. Mereka juga yang menjadi pelaksana, belanja langsung di kios dan pasar. Bapack-bapack mah santai saja kalau sudah ngasih setoran. Pokoknya tinggal makan, aja. Selesai urusan perut. Nah, mungkin kalau harga daging meroket baru bapack-bapack mulai dibuat pusing. Mesti mikir nyari tambahan lagi buat beli daging. Bagaimana tidak, harga daging sekarang sudah bisa dikatakan mahal, tetapi masih dalam jangkauan kantong. Mulai harga ratusan ribu, jutaan, puluhan juta, mungkin juga ratusan juta. Tergantung kualitas dagingnya juga sih.

Juve Zhang
Pejabat tinggi itu pemain bilyard semua ,untuk nembak masukan no.3 yg di sodok no 5. Wkwkw

Amat Kasela
Pohon kelapa tidak berdahan/ Ambil sejumput si akar pinang/ Saat jaya banyak berkawan/ Kala jatuh banyak menghilang. #Kawan_enak-enak

yea aina
Berbuah lebat durian musang/ Disengat lebah rasa nyeri menghujam/ Saat menjabat kawan disayang/ Kala bersalah kawan jadi kambing hitam/

Leong putu
Ada udang di balik batu / Uang ada didalam saku / Memang selalu begitu / Saat malang gak ada yg mbantu / …. 365_mantun saku

AnalisAsalAsalan
@LP Kosong adalah isi. Isi adalah kosong. Komentar kosong berarti penuh isi. Hahahahaha.

AnalisAsalAsalan
“Kalau saja putusan pengadilan tinggi nanti LCW bebas alangakah teraniayanya tokoh muda ini,” tulis Abah. Ini menunjukkan Abah tidak paham hukum. Ada banding, kasasi, dan peninjauan kembali (PK). PK adalah keputusan final karena sudah ditetapkan bahwa PK tidak bisa di-PK lagi. Pelajaran bagi orang awam hukum — seperti saya dan banyak perusuh di sini — hati-hatilah. Apa yang menurut kita baik belum tentu sesuai (tidak disalahkan) di hukum positif. Apa yang menurut kita adil belum tentu disebut adil di hukum positif. Apa yang menurut kita tidak adil belum tentu disebut tidak adil di hukum positif. Jadi, mari bersama-sama melek hukum. Btw, sebagai orang IT, ternyata saya juga belum paham UU ITE. Hahahahaha.

Agus Suryono
TIDAK MERUGIKAN SIAPA-SIAPA TETAPI DIHUKUM..? Weibinanto Halimjati. Atau Lie Chin Wei. Menurut Abah: tidak terbukti memperkaya diri, tidak terbukti memperkaya orang lain, tidak terbukti merugikan keuangan negara, tetapi ia dihukum. Sedangkan menurut berita, LCW dihukum, karena dianggap terbukti, SECARA BERSAMA, dengan Dirjen Perdagangan Luar Negeri, melakukan KORUPSI, sebagaimana dakwaan SUBSIDER, dan merugikan: 1. Kerugian negara Rp 6,047 T 2. Kerugian ekonomi Rp 12,312 T. Dari kerugian negara Rp 6,047 T, negara menanggung beban Rp 2,9 T. Begitulah pertimbangan Hakim dan Jaksa, menurut BERITA..

Amat Kasela
Istri tua tak boleh tahu adanya istri muda. Biarlah tetap menjadi rahsia (kata orang Malaysia). Rahsia itulah yang membuat bahagia.

Handoko Luwanto
Imaginer Polling Kalo tidak ada bukti dakwaannya, kira-2 apa ya yg bikin penegak hukum menjatuhkan vonis ke LCW ? Silakan pilih alasan di bawah ini : 1). desakan istri para penegak hukum yg kesal karna migor sempat langka & meroket harganya. 2). tekanan Rusia yg jenuh terus-2 an dituduh sbagai penyebab tunggal krisis dunia. 3). kambing hitam lagi kosong di pasaran. 4). invincible hand without gloves

Re Hanno
Aduh, janganlah menyalahkan hidup, Abah. Hidup tidak tak tahu apa-apa. Dia hanya menjalani saja.

Johannes Kitono
Nanti kalau saat banding dan LCW harus masuk penjara.JPU menang dan Tupoksinya harus di tambah. Setiap hari ada divisi yang bertugas mengawasi naik turunnya harga cabe, telur, ayam dan bahkan harga tiket pesawat menjelang liburan Nataru. PKL yang dagang cabe, ayam dan telur pasti aman karena tidak cukup dana bayar lawyer utk beracara di Pengadilan. Tapi pedagang grosir dan Airlines harus super hati hati. Kenaikan harga bisa dianggap kerugian negara dan bisa berakhir di penjara. Anehnya, KPPU yang bertugas mengawasi persaingan usaha kok diam saja kalau pengusaha migor dianggap sekongkol merugikan negara.

Johannes Kitono
Nanti kalau saat banding dan LCW harus masuk penjara.JPU menang dan Tupoksinya harus di tambah. Setiap hari ada divisi yang bertugas mengawasi naik turunnya harga cabe, telur, ayam dan bahkan harga tiket pesawat menjelang liburan Nataru. PKL yang dagang cabe, ayam dan telur pasti aman karena tidak cukup dana bayar lawyer utk beracara di Pengadilan. Tapi pedagang grosir dan Airlines harus super hati hati. Kenaikan harga bisa dianggap kerugian negara dan bisa berakhir di penjara. Anehnya, KPPU yang bertugas mengawasi persaingan usaha kok diam saja kalau pengusaha migor dianggap sekongkol merugikan negara.

Er Gham
Ganjar? Anies? Puan? Prabowo? Emang jadi pemilunya ? Hehehehe…

*) Dari komentar pembaca http://disway.id

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.