Jumat, 5 Juni 2026, pukul : 04:28 WIB
Surabaya
--°C

Dobrak Dominasi Elite, Satpam Donilo Tantang Incumbent di Pilkades Siwalanpanji: Bukti Pemimpin Bisa Lahir dari Siapa Saja

SIDOARJO-KEMPALAN: “Memberi contoh itu mudah, tetapi menjadi contoh itu sulit.” Pepatah itu kini hidup dalam gelaran Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Siwalanpanji, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Di panggung yang biasa didominasi pengusaha, akademisi, pensiunan ASN, hingga TNI-Polri, muncullah sosok tak terduga: Doni Fitraudin. Pria yang kesehariannya berseragam satpam di Perumahan Gading Fajar, Buduran, ini nekat mendobrak tradisi demi membawa perubahan nyata.Akrab disapa Donilo, pria grapyak dan murah senyum ini maju sebagai calon kepala desa nomor urut 1. Lawannya adalah petahana (incumbent) nomor urut 2.

Komitmen Total di Pendopo Delta Wibawa Rabu (13/5), deklarasi Pilkades Damai berlangsung khidmat. Donilo menarik perhatian saat mengacungkan dua jempol tinggi-tinggi—simbol dukungan penuh terhadap Pemkab Sidoarjo dan Dinas PMD. “Dua jempol ini tanda mutlak saya sepakat demi Siwalanpanji. Pilkades damai dan anti politik uang bukan formalitas, tapi harga mati. Kita harus memimpin dengan hati dan integritas, bukan isi tas,” tegas Donilo usai acara.

BACA JUGA  WFH ASN Pemprov Jatim Berlanjut, Jadwal Berubah Jadi Setiap Jumat

Visi-Misi Tajam dan Nyata

Meski berlatar profesi sederhana, visi-misi Donilo tak kalah tajam. Prioritas utamanya: tata kelola desa yang bersih dan akuntabel. Ia ingin membawa pengalaman dari organisasi Pemuda Pancasila (PP)—yang teruji lewat aksi sosial nyata—ke dalam birokrasi desa.

“Saya ingin Siwalanpanji maju secara nyata, bukan slogan di baliho. Pengalaman di PP mengajarkan arti berbagi kebahagiaan dan hadir saat warga butuh. Itu yang akan saya terapkan,” tambahnya.

Dukungan Tokoh Muda dan Warga

Langkah berani Donilo memantik dukungan. Romi, tokoh muda visioner asal Siwalanpanji, menyebut Donilo sebagai “representasi pemimpin organik yang memahami akar rumput.”Warga Perumahan Gading Fajar, tempatnya bekerja, juga bangga. “Pak Doni visioner, disiplin, dan selalu tersenyum membantu warga. Saya yakin desanya akan lebih transparan,” ujar Budi seorang perwakilan warga.Kontestasi nomor urut 1 vs nomor urut 2 ini bukan sekadar pilkades biasa. Ini simbol perlawanan kelas pekerja yang siap bertransformasi menjadi teladan nyata.(Ambari Taufiq/ M Fasichullisan).

BACA JUGA  Polsek Sidoarjo Kota Cek Lahan Jagung di Desa Lebo, Dukung Program Ketahanan Pangan
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.