SIDOARJO–KEMPALAN: Di saat mendung gelap krisis kepercayaan dan polemik kepemimpinan tengah mengguncang singgasana KONI Sidoarjo, sebuah anomali luar biasa justru lahir dari kolam-kolam latihan. Persatuan Akuatik Seluruh Indonesia (Akuatik) Kabupaten Sidoarjo memilih “tuli” terhadap hiruk-pikuk konflik internal organisasi dan tetap fokus pada satu tujuan: Prestasi di Jalur Air.
Di tengah panasnya isu mosi tidak percaya anggota cabor terhadap Ketua Umum KONI, Akuatik Sidoarjo justru menjawab tantangan besar dari Pengprov Akuatik Jatim dengan penuh keanggunan. Mereka tidak hanya menyiapkan atlet, tapi juga bersiap menjadi tuan rumah yang elegan bagi ribuan tamu se-Jawa Timur.
Misi Kemanusiaan di Balik Kompetisi

Tokoh senior sekaligus pelatih kawakan Akuatik Sidoarjo, Suyanto, atau yang akrab disapa Ando, menegaskan bahwa kepentingan atlet di atas segalanya. Ia tak ingin kisruh organisasi mengorbankan nasib ribuan atlet dari 38 kabupaten/kota yang akan bertamu ke Kota Delta.
“Kami ingin menyambut tamu istimewa kami dengan sebaik-baiknya. Sidoarjo siap menjadi tuan rumah Kejurprov Akuatik Jatim 2026 yang ramah dan profesional,” tegas Ando.
Persiapan dilakukan secara total. Mulai dari kemegahan Kolam Renang Sendang Delta untuk disiplin renang, renang indah, polo air, dan loncat indah, hingga tantangan alam di Venue OWS Kalimati, Kecamatan Tarik. Segala ugo rampe atau perlengkapan teknis disiapkan secara mandiri dan elegan demi menjaga marwah Sidoarjo sebagai barometer olahraga di Jatim.
Tuah Stadion Gelora Delta dan Filosofi “Dua Alam”

Ada pemandangan unik sekaligus menyentuh saat pelepasan kontingen Akuatik Sidoarjo dilakukan. Tak seperti biasanya, seremoni pelepasan justru digelar di tengah hamparan rumput Stadion Gelora Delta. Fenomena ini seolah menegaskan jati diri atlet Akuatik Sidoarjo yang tangguh di “dua alam”: darat dan air.
Di darat mereka ditempa kedisiplinan, di air mereka meraih kejayaan. Sebanyak 75 personel yang terdiri dari atlet renang, OWS, polo air, loncat indah, hingga renang indah—lengkap dengan tim ofisial dan mekanik—telah didoktrin untuk tidak goyah oleh “riak ombak” birokrasi yang tengah memanas.
Dukungan Penuh Pemerintah Kabupaten

Langkah berani Akuatik Sidoarjo ini mendapat restu penuh dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Disporapar. Sebagai pengelola sarana dan prasarana olahraga, Disporapar memastikan fasilitas dalam kondisi prima.
“Kami sangat welcome dan mendukung total. Kami tidak ingin mengecewakan, apalagi mencederai perasaan tamu-tamu kami dari seluruh penjuru Jawa Timur,” ujar Yudhi Iriyanto Kadisporapar Sidoarjo.(08/04)
Pembina Sidoarjo Aquatic Club (SAC) pun menaruh harapan besar agar Kejurprov yang berlangsung pada 10-12 April ini berjalan mulus. Bagi mereka, suksesnya acara ini adalah pembuktian bahwa dedikasi pelatih dan semangat atlet jauh lebih kuat daripada polemik kursi jabatan.
Selamat datang di Kota Delta. Biarlah air kolam tetap tenang membawa prestasi, meski badai organisasi sedang menguji.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi