Jumat, 1 Mei 2026, pukul : 11:50 WIB
Surabaya
--°C

Dominasi Bintang Putra Sidoarjo di Pare: Segel Juara Trofeo dan Tegaskan Status Sebagai Kawah Candradimuka Timnas

KEDIRI –KEMPALAN: Stadion Canda Bhirawa, Pare, menjadi saksi bisu keperkasaan talenta muda Sidoarjo. Pada Minggu (29/3/2026), Bintang Putra Sidoarjo (BPS) resmi menahbiskan diri sebagai kampiun dalam gelaran Trofeo bergengsi yang mempertemukan kekuatan muda dari Soeratin Persedikab Kabupaten Kediri dan Persemag Magetan.
Kemenangan ini bukan sekadar raihan trofi biasa, melainkan bukti sahih konsistensi BPS dalam mencetak pemain berkualitas nasional.


Laga Dramatis di Rumput Canda Bhirawa


BPS keluar sebagai juara setelah mengantongi total 4 poin dengan selisih gol yang mencolok, yakni 6-3 (+3). Perjalanan BPS dimulai dengan laga sengit melawan tuan rumah, tim Soeratin Persedikab Kabupaten Kediri. Dalam durasi 2×45 menit yang penuh determinasi, kedua tim harus puas berbagi angka dengan skor imbang 3-3.
Kepastian gelar juara didapat setelah BPS tampil trengginas di laga kedua dengan melibas Persemag Magetan lewat skor telak 3-0 tanpa balas. Sementara itu, Persedikab Kediri harus merelakan posisi puncak dan puas sebagai runner-up. Meski sama-sama mengoleksi 4 poin, Persedikab kalah dalam selisih gol (6-4) dibandingkan BPS. Di sisi lain, Persemag Magetan harus terbenam di posisi juru kunci tanpa poin setelah mengalami kekalahan beruntun.


Komentar Pembina: Sasaran Antara Menuju Piala Soeratin
Pembina BPS, Yudhi Iriyanto, mengaku bangga dengan performa anak asuhnya yang tampil tenang meski bermain di kandang lawan. Namun, ia menekankan bahwa trofi ini hanyalah awal.
“Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar BPS. Namun, perlu dicatat bahwa turnamen trofeo ini adalah sasaran antara. Fokus utama kami tetap mempersiapkan mental dan taktik tim menuju kompetisi resmi Piala Soeratin tahun 2026 mendatang,” ujar Yudhi saat ditemui usai pertandingan
Pabrik Pemain Timnas: Jejak Alfredo Nararya
Keberhasilan BPS menjuarai turnamen di Kediri ini semakin memperkuat reputasi klub sebagai lumbung talenta Timnas Indonesia. Yudhi Iriyanto menambahkan bahwa kurikulum pembinaan di BPS dirancang untuk mencetak pemain siap pakai di level internasional.
Salah satu bukti nyata adalah munculnya nama Alfredo Nararya. Pemain didikan asli BPS ini kini tengah naik daun sebagai pilar Timnas Indonesia U-17 yang sedang dipersiapkan untuk menghadapi Piala AFF U-17 di Sidoarjo akhir April nanti.
“BPS tidak akan berhenti mencetak pemain bertalenta. Sukses kami bukan hanya soal mengangkat piala hari ini, tapi melihat pemain seperti Alfredo Nararya mengenakan jersey Merah Putih. Itu adalah visi utama kami: memastikan jalur estafet pemain dari Sidoarjo ke Timnas Indonesia tidak pernah putus,” tegas Yudhi dengan penuh optimisme.
Dengan modal kemenangan di Pare, Bintang Putra Sidoarjo kini menatap Piala Soeratin 2026 dengan kepercayaan diri tinggi, sekaligus mengirim pesan kuat kepada peta persaingan sepak bola usia muda di Jawa Timur.(Ambari Taufiq /M Fasichullisan)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.