SURABAYA-KEMPALAN: Time rally merupakan olahraga otomotif tertua di Indonesia. Sejak Ramadhan 2006, mulai muncul komunitas pecinta olahraga time rally yang terdiri dari beberapa club mobil di Surabaya untuk menggelar kejuaraan reli di bulan suci Ramadhan. Tahun ini jadi penanda dua dekade terbentuknya komunitas tersebut.
Nah, sejak 2006, mereka juga rutin menggelar ajang bernama Ramadan on the Road, atau ROTR. Tahun ini, jadi edisi ke-20 ajang balapan tersebut digelar di Surabaya. Dengan ROTR-lah mereka mencoba mempertahankan eksistensinya.
Tahun ini ROTR diikuti sebanyak 25 peserta (mobil) dan berlangsung pada 7 Maret lalu. Dari ke-25 peserta tersebut, lima mobil di antaranya merupakan peserta wanita.
’’Pemenang tahun ini, berhak untuk membuat soal (tantangan) dalam edisi berikutnya,’’ seru Surya Haksara, sebagai salah satu pecinta komunitas time rally di Surabaya.

Tahun ini, Gerry Rosanto, Anto, dan Ariza dari tim Club Spirit 83 yang jadi pembuat soal. Tahun depan, giliran Susila Hutama dan Sigit dari club AMX clan yang harus membuat soal bagi peserta lainnya.
Sekadar diketahui, time rally merupakan kegiatan otomotif yang bertumpu pada ketepatan waktu. Memerlukan ketelitian, kecerdasan, dan kerjasama tim di dalam menganalisis sebuah soal. Kerja sama itu antara driver dan dua navigator.
Waktu, kecepatan, dan jarak adalah dasar dari kejuaraan time rally kali ini. Tahun ini, pereli dari Surabaya dan Jakarta akan mewakili Indonesia dalam ajang balapan kelas dunia di Tiongkok, September mendatang.
Bukan hanya rally, ROTR juga konsisten selalu menyelipkan misi sosialnya dalam setiap edisi ROTR. Yaitu dengan mengunjungi beberapa panti asuhan yang ada di Surabaya.
Mulai dari panti yatim, panti wreda, dan yayasan penderita anak cacat atau YPAC disabilitas. ’’Karena hanya digelar setiap bulan suci Ramadan, balapan time rally itu pun dinamai dengan ROTR,’’ tegasnya. (YMP)


Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi