Senin, 15 Juni 2026, pukul : 03:57 WIB
Surabaya
--°C

Pemkot Surabaya Buka UDG 2026, Perkuat Karakter Generasi Muda Hindu

Peserta saat mengikuti kegiatan lomba seni membaca weda dalam rangka Utsawa Dharma Gita (UDG) Kota Surabaya 2026.

Lomba

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya membuka Utsawa Dharma Gita (UDG) Kota Surabaya 2026 sebagai upaya memperkuat karakter generasi muda Hindu sekaligus melestarikan sastra, seni, dan budaya keagamaan Hindu yang diwariskan secara turun-temurun. Ajang yang diikuti 184 peserta tersebut menjadi wadah pembinaan pemahaman ajaran Hindu, pengembangan bakat generasi muda, serta penguatan kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan yang harmonis.

Kegiatan yang berlangsung di Wantilan Agung Dewa Ruci, Pura Segara Kenjeran, Minggu (14/6), mengusung tema “Samawacana Sarwa Bhawa Ekatwa: Penguatan Literasi Ekoteologi Menuju Harmonisasi Kehidupan.” Tema tersebut mengajak umat Hindu memahami bahwa manusia, alam, dan Tuhan merupakan satu kesatuan yang harus dijaga keseimbangannya.

Mewakili Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Dedik Irianto mengatakan, UDG bukan sekadar ajang perlombaan keagamaan, melainkan sarana memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Kitab Suci Weda.

“Utsawa Dharma Gita bertujuan meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai luhur dalam Kitab Suci Weda, melestarikan seni budaya dan sastra adiluhung bangsa, serta memperkuat harmonisasi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Dedik.

BACA JUGA  Resmi Pimpin PKB Surabaya, Gus Afif Siapkan Strategi Besar Hadapi Pemilu 2029

Menurutnya, nilai-nilai Dharma Gita menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas, toleran, dan memiliki kepedulian sosial.

Dedik menegaskan bahwa pemahaman agama yang baik akan menghadirkan ketenteraman dalam kehidupan beribadah maupun bermasyarakat. Pada saat yang sama, nilai-nilai tersebut berperan penting dalam memperkuat kerukunan, toleransi, dan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.

“Umat beragama yang memiliki pemahaman kuat terhadap ajaran agamanya akan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah maupun bangsa. Semangat inilah yang ingin terus kita tumbuhkan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan Utsawa Dharma Gita sejalan dengan visi Surabaya sebagai kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan. Karena itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh dan siap menjadi motor penggerak pembangunan kota.

“Mari jadikan Utsawa Dharma Gita sebagai sarana memperkuat literasi keagamaan, meningkatkan toleransi, serta menumbuhkan semangat gotong royong. Semoga kegiatan ini mampu mengarahkan generasi muda pada aktivitas yang positif dan produktif,” tuturnya.

BACA JUGA  Kenalkan Teknologi Kapal Cepat, ITS - Rusia Audiensi dengan Gubernur Jatim

Sementara itu, Ketua Panitia Utsawa Dharma Gita 2026 Kolonel (Purn) I Made Sueca mengatakan, antusiasme peserta menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pembinaan generasi muda Hindu di Surabaya.

“Tahun ini tercatat sebanyak 184 peserta mengikuti 10 cabang lomba utama. Ini menjadi bukti bahwa generasi muda Hindu Surabaya semakin antusias mempelajari, melestarikan, dan mengembangkan Dharma Gita,” ujar I Made Sueca.

Menurutnya, Utsawa Dharma Gita merupakan wadah pembinaan umat Hindu melalui pendalaman ajaran Weda sekaligus pelestarian seni, sastra, dan budaya Hindu yang diwariskan secara turun-temurun.

Tahun ini peserta berkompetisi dalam berbagai kategori, mulai dari membaca sloka, palawakya, kakawin, nyanyian keagamaan Hindu, dharmawacana berbahasa Indonesia dan Inggris, dharmawiwada atau debat keagamaan Hindu, menghafal sloka, dharmacarita (seni bercerita budaya keagamaan Hindu), hingga tembang macapat.

“Para peserta terbaik nantinya akan mendapatkan pembinaan untuk mewakili Kota Surabaya pada Utsawa Dharma Gita tingkat Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya, mereka berpeluang melaju ke tingkat nasional dan membawa nama Surabaya di ajang yang lebih tinggi,” jelasnya.(Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.