Minggu, 14 Juni 2026, pukul : 18:44 WIB
Surabaya
--°C

Gebrakan DBON: IPSI Jatim “Tancap Gas”, Piala BHS 2026 Jadi Kawah Candradimuka Pendekar Dunia


SURABAYA – KEMPALAN: Pasca ditetapkannya Pencak Silat sebagai pilar utama dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur langsung bergerak cepat. Menggerakkan roda organisasi dengan akselerasi tinggi, IPSI Jatim resmi mengumumkan gelaran Kejurprov Pencak Silat Piala BHS 2026 yang akan menggetarkan Surabaya pada 18-22 Mei mendatang.

Ketua Umum IPSI Jatim, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menegaskan bahwa kejuaraan ini adalah langkah konkret, bukan sekadar wacana. Ia ingin memastikan bahwa Jawa Timur tetap menjadi barometer pencak silat nasional yang berkontribusi langsung pada target DBON.

“Saya tidak ingin pendekar Jawa Timur hanya jadi penonton di panggung internasional sekelas Olimpiade. Kita harus menjadi aktor utama! Panggung dunia harus kita kuasai, dan pendekar kita harus pulang dengan kalungan medali emas. Ini soal harga diri!” tegas BHS dengan penuh semangat.

BACA JUGA  Polisi dan Petani Kelola Tanaman Jagung di Desa Kemantren, Untuk Peningkatan Swasembada Pangan

Sinkronisasi Organisasi dan Prestasi


Senada dengan visi tersebut, Ketua Harian IPSI Jatim, Hoslih Abdullah menyatakan bahwa Piala BHS 2026 merupakan momentum vital bagi organisasi untuk melakukan talent scouting secara sistematis. Menurutnya, masuknya silat dalam DBON menuntut IPSI Jatim untuk bekerja lebih profesional dan terukur.

“Piala BHS ini adalah realisasi dari instruksi Ketum untuk segera menggerakkan seluruh lini organisasi. Kami di jajaran pengurus harian memastikan bahwa kompetisi ini menjadi filter teknis yang ketat. Silat sudah masuk DBON, artinya standar kita bukan lagi lokal, tapi standar emas dunia,” ujar Cak Dul sapaan akrab Hoslih Abdullah.

Cak Dul menambahkan bahwa ajang ini sekaligus menjadi ujian bagi seluruh Pengkab dan Pengkot se-Jatim untuk menunjukkan hasil pembinaan di daerah masing-masing. “Kami ingin melihat sejauh mana roda pembinaan di daerah bergerak. Piala BHS akan menjadi rapor awal menuju PON 2028,” imbuhnya.

BACA JUGA  Khofifah Bangga, Program ADEM di Jatim  Cetak Generasi Papua Berprestasi dan Berkarakter

Detail Kompetisi:


Pendaftaran peserta akan dibuka pada 1-10 Mei 2026, disusul Technical Meeting pada 17 Mei, dan laga perebutan takhta juara pada 18-22 Mei 2026. Mengikuti regulasi internasional terbaru, kategori yang dipertandingkan meliputi:

  • Kategori Tanding (Laga): Kelas A hingga Kelas Bebas (Putra & Putri).
  • Kategori Seni: Tunggal, Ganda, Regu (TGR), dan Solo Kreatif.

Jawa Timur kini bersiap. Dengan sinergi antara visi besar BHS dan pengawalan organisasi oleh Hoslih Abdullah, Piala BHS 2026 diprediksi akan melahirkan generasi emas pendekar Jatim yang siap mengguncang kancah global.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan) 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.