Minggu, 3 Mei 2026, pukul : 03:46 WIB
Surabaya
--°C

Keaslian Ijazah Jokowi Dilindungi Kekuasaan: Karena Keasliannya Tidak Dapat Dibuktikan?

Ternyata dengan memenjarakan Bambang Tri dan juga Gus Nur dalam tudingan riwayat hidup dan riwayat pendidikannya melalui tangan-tangan kekuasaan karena saat itu Jokowi masih berkuasa.

Oleh: Muslim Arbi

KEMPALAN: Jika saja ijazah Joko Widodo itu memang benar dan asli maka kekuasaan tidak perlu melindunginya.

Perlindungan kekuasaan itu terlihat saat Bambang Tri yang menulis Buku Jokowi Undercover 1 dan 2. Mestinya Buku dijawab dengan buku. Kalau memang benar Ijazah Jokowi yang dituduhkan palsu itu dibantah dengan buku.

Dengan keaslian Ijazahnya, maka fakta, data, dan sejarah sekolah Jokowi dari SD, SMP, SMA hingga UGM dengan mudah dibuktikan berdasarkan riwayat hidup dan riwayat pendidikan, termasuk riwayat kuliahnya.

Jika semua itu benar dan asli. Maka Jokowi akan menulis atau meminta orang lain untuk menulis buku. Dan, tidak perlu memenjarakan Bambang Tri dan juga Gus Nur sampai tahunan mendekam di penjara.

Dengan memenjarakan Bambang Tri dan Gus Nur dalam kasus Ijazah Jokowi dan tudingan terhadapnya adalah cara melindungi diri dengan kekuasaan dan tetap  berupaya untuk menyembunyikan hal yang sebenarnya terkait dengan pendidikan dan riwayat hidupnya Joko Widodo.

Ternyata dengan memenjarakan Bambang Tri dan juga Gus Nur dalam tudingan riwayat hidup dan riwayat pendidikannya melalui tangan-tangan kekuasaan karena saat itu Jokowi masih berkuasa.

Seolah mengirim pesan agar siapa pun jangan sampai mengusik soal riwayat hidup dan pendidikan Jokowi.

Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia (Trio RRT) merupakan alumni asli UGM terusik soal klaim Jokowi alumni UGM. Lalu Trio bertiga itu lakukan penilitian dan menyorot dari sisi forensik dan gestur fisik ditambah dengan gugatan-gugatan ke Pengadilan oleh Egi Sudjana Dkk.

Tetapi tampaknya kekuasaan saat ini, toh masih berupaya untuk melindunginya. Sehingga, Roy Dkk dan Egi Dkk itu ditetapkan tersangka dan dicekal ke luar negeri.

Meski demikian perjuangan Doktor M. Taufik dan Kawan-kawan di Solo yang terus lakukan gugatan di Pengadilan di Solo, secara pelan untuk mengusut dan menguji terus soal klaim Ijazah Jokowi ini.

Hotman Paris Hutapea mengeluh. Dia diminta agar jangan ikut campur dalam kasus Ijazah Jokowi sebagaimana viral di medsos yang menghebohkan publik.

Menjadi pertanyaan. Kalau memang benar riwayat hidup dan riwayat pendidikan Jokowi itu benar dan asli, mengapa harus melindungi semua itu dengan tangan kekuasaan dan penekanan pemenjaraan dan mentersangkakan sejumlah pihak yang mempertanyakan soal Ijazah Jokowi?

Kalau benar riwayat hidup dan pendidikan Jokowi itu asli, tuliskan buku untuk menjawab buku-buku yang sudah beredar.

Jokowi Undercover Satu dan Dua karya Bambang Tri, Jokowi’s White Paper karya Roy, Rismon, dan Dokter Tifa serta buku yang ditulis oleh Rizal Fadillah.

Dan, tidak perlulah melindungi keaslian Riwayat Hidup dan Riwayat Pendidikan Jokowi, termasuk oleh Prabowo Subianto. Karena meski dilindungi sekuat apa pun, Emas Palsu tidak dapat dikatakan Asli. Apalagi Ijazah. Kalau Palsu akan tetap Palsu.

*) Muslim Arbi, Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.