Sabtu, 23 Mei 2026, pukul : 11:29 WIB
Surabaya
--°C

Proliga 2026 Terbaru : Keajaiban dari Ranjang Rumah Sakit: Oleksandra Bytsenko Bawa Phonska Plus Kirim Sinyal Bahaya ke Final Four!

BOJONEGORO –KEMPALAN : Atmosfer GOR Utama Bojonegoro menjadi saksi bisu runtuhnya dominasi Bandung bjb Tandamata. Dalam laga hidup-mati yang penuh dengan ketegangan, Bandung bjb Tandamata dipaksa berlutut tanpa balas 0-3 (20-25, 24-26, 16-25) oleh keganasan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, Minggu (15/2/2026) malam.

Kekalahan menyakitkan ini melempar bjb Tandamata ke tepi jurang. Kini, nasib mereka menuju Final Four tak lagi di tangan sendiri. Mereka wajib menyapu bersih dua laga sisa sambil berdoa agar para pesaingnya Jakarta Livin’ Mandiri, Popsivo Polwan, dan Electric PLN tergelincir dalam drama yang sama.

Magis Lodi dan Kembalinya Sang Ratu dari Peraduan


Laga ini bukan sekadar soal taktik, melainkan tentang “magis” dan mental baja. Pelatih Phonska Plus, Ales busandro Lodi, menunjukkan kelasnya sebagai maestro strategi. Saat bjb Tandamata menurunkan kekuatan penuh lewat duo Italia, Anastasia Guerra dan Giulia Angelina, Lodi menjawabnya dengan menghidupkan kembali “senjata mematikan” yang sempat hilang.

Publik dibuat terpana dengan kehadiran Oleksandra Bytsenko. Padahal, sepuluh hari terakhir, bintang Ukraina itu harus berjuang melawan sakit di bangsal rumah sakit. Namun malam ini, ia tampil layaknya gladiator. Servis ace mautnya di akhir set pertama tidak hanya memberikan kemenangan 25-20 bagi Phonska, tapi juga meruntuhkan kepercayaan diri anak-anak Bandung.

BACA JUGA  Sidoarjo Cetak Sejarah Raih Penghargaan Kearsipan Tertinggi ANRI, Sekolah dan Digitalisasi Guru Jadi Penentu

Drama ‘Deuce’ yang Menghancurkan Mental
Titik balik paling dramatis terjadi di set kedua. Bandung bjb sebenarnya sempat berada di atas angin saat menyentuh set point 24-23. Satu poin lagi untuk menyamakan kedudukan. Namun, instruksi dingin Alessandro Lodi saat time out mengubah segalanya.

Medi Yoku dan kolega tampil tenang di bawah tekanan, memaksakan deuce, dan secara luar biasa membalikkan keadaan menjadi 26-24. Kekalahan di set kedua ini menjadi “pukulan maut” bagi mental bjb Tandamata.

Tembok Kokoh Shella Bernadheta
Di set ketiga, bjb Tandamata kehilangan arah. Serangan-serangan Guerra dan Angelina yang biasanya mematikan, kini berkali-kali membentur tembok kokoh yang dibangun Shella Bernadheta dkk. Phonska Plus “menggila” dengan keunggulan telak 19-10, sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan skor mencolok 25-16.

BACA JUGA  Memutus Nadi Kemacetan Sidoarjo, Proyek Flyover Gedangan Senilai Rp480 Miliar Mulai Disosialisasikan

Suara Dari Pinggir Lapangan
Usai laga, pelatih bjb Tandamata Risco Herlambang tak mampu menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengakui timnya kalah kelas dari sisi legiun asing malam ini.
“Kami banyak melakukan unforced error. Seandainya set kedua bisa kami ambil, ceritanya akan berbeda. Kini kami hanya bisa berjuang di Sentul dan berharap ada keajaiban dari hasil tim lain,” ujar Risco dengan nada getir.

Di sisi lain, Alessandro Lodi memuji perjuangan heroik anak asuhnya.
“Atlet saya adalah profesional sejati. Dalam cuaca panas dan kondisi fisik Oleksandra yang baru keluar rumah sakit, mereka bertarung dengan hati. Kami beruntung memilikinya malam ini,” tutur Lodi dengan bangga.

Kini, bjb Tandamata harus bersiap melakukan perjalanan “ziarah” ke Padepokan Voli Sentul pada 19 dan 22 Februari mendatang. Misi mereka mustahil, namun dalam Proliga, tidak ada yang benar-benar selesai sebelum peluit akhir dibunyikan.(Ambari Taufiq M Fasichullisan)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.