Rabu, 20 Mei 2026, pukul : 17:46 WIB
Surabaya
--°C

Jebakan “Ball Possession” Tavares Sukses Besar. Kejeniusannya Bawa Green Force Persebaya Tumbangkan Malut United 2-1

Laga persebaya (hijau) , Malut Unitedfi(merah) liga 1 2025-2026 di GBT


SURABAYA –KEMPALAN : Debut manis dicatatkan pelatih anyar Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Green Force Persebaya sukses menaklukkan Malut United dengan skor 2-1.
Kemenangan ini tak lepas dari strategi cerdik Tavares yang membiarkan Laskar Kie Raha mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 81 persen, namun justru mematikan lewat skema transisi cepat dan efektivitas serangan.
Persebaya sudah memimpin sejak babak pertama melalui aksi gemilang Gali Freitas yang mencetak brace (dua gol) penentu kemenangan yakni menit ke 14 dan 37. Meskipun Malut United menguasai jalannya laga secara statistik, pertahanan disiplin yang dibangun Tavares membuat serangan tim tamu seolah menabrak tembok. Malut United hanya mampu memperkecil ketertinggalan satu gol lewat Ciro Alves hingga peluit panjang dibunyikan.
Head coach Bernardo Tavares Usai laga, berani membeberkan kunci kemenangannya adalah membiarkan lawan “terlena” dengan penguasaan bola
“Dalam sepak bola, menang bukan soal berapa lama Anda memegang bola, tapi apa yang Anda lakukan saat memegangnya. Kami sengaja memberikan ruang bagi Malut United untuk menekan agar kami memiliki ruang transisi yang luas di belakang pertahanan mereka. Strategi ini berhasil berkat disiplin pemain dan dukungan luar biasa dari Bonek,” ujar Tavares.

Laga persebaya vs Malut United pekan ke 17 di GBT (foto: M Fasichullisan)

Sementara itu Pelatih Malut United Hendri Susilo mengakui timnya terjebak dalam ritme yang diinginkan lawan. Ia tak mampu menyembunyikan kekecewaannya dan mengakui bahwa pasukannya gagal mempertahankan kedisiplinan di tengah tekanan mental yang diberikan lawan.
“Kami harus mengakui Tavares sangat cerdik hari ini. Kami menguasai permainan, tapi gagal mengonversi Hpeluang menjadi gol. Sebaliknya, mereka memanfaatkan setiap celah kecil dari kesalahan kami. Ini menjadi pelajaran mahal bagi tim kami yang sedang berjuang di papan atas,” ujar Hendri dalam sesi konferensi pers usai laga.
Lebih lanjut Hendri Susilo mengatakan, para pemain terlena dan sadar akan jebakan ” Betman” tim lawan.
“Kami terlalu asyik menyerang dan merasa nyaman memegang bola, namun kehilangan fokus saat transisi negatif. Ini pelajaran berharga bagi kami bahwa penguasaan bola tinggi tidak menjamin tiga poin jika lawan bermain sangat efektif seperti Persebaya hari ini,” ungkap Hendri Susilo
Kemenangan 2-1 ini terasa sangat emosional bagi Bernardo Tavares. Pasalnya, laga ini merupakan debut manis sang pelatih bersama tim barunya di awal tahun 2026.
Juru taktik asal Portugal) ini mendapatkan “kado istimewa” berupa raihan tiga poin penuh yang sekaligus mematahkan rekor buruk timnya saat menghadapi tim-tim papan atas. Dukungan suporter di stadion menjadi pelengkap kebahagiaan Tavares yang sempat merasa waswas sebelum laga dimulai.(Ambari Taufiq /M Fasichullis).

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.